RAPI terlibat langsung dalam kebencanaan di sejumlah wilayah di Boyolali
Organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah terlibat langsung dalam bidang komunikasi untuk penanganan bencana di sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali.

Elshinta.com - Organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah terlibat langsung dalam bidang komunikasi untuk penanganan bencana di sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali. Seperti dampak bencana erupsi Gunung Merapi, tanah longsor dan kebakaran hutan Gunung Merbabu. Untuk wilayah utara potensi bencana seperti Waduk Kedung Ombo (WKO) wilayah tengah Waduk Cengklik dan potensi bencana angin puting beliung di wilayah Pengging, Kecamatan Banyudono.
Ketua RAPI Wilayah 32 Boyolali, Ayup Sarjono di sela musyawarah Wilayah VII yang digelar di kawasan lereng Merbabu, Desa Ngadirojo, Kecamatan Gladak Sari, Boyolali, Minggu (10/10) mengatakan, RAPI Boyolali selalu bersinergi dengan sejumlah pihak terkait dalam kegiatan sosial.
"Selain itu Rapi juga memiliki pembagian masing masing lokal kegiatan Rapi Boyolali mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten Boyolali dalam program visi dan misi Bupati," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Senin (11/10).
Terkait di masa Pandemi Covid 19 yang kini sudah mulai surut, Ayup Sarjono mengatakan, Rapi wilayah 32 Boyolali ikut andil dalam percepatan penanganan Covid19. Di antaranya sosialisasi kepada warga tentang pentingnya grebek vaksin. Setiap ada even vaksinasi, Rapi terjun langsung ke warga untuk berperan menyampaikan informasi.