Top
Begin typing your search above and press return to search.

Topan Kompasu di China selatan, banjir di utara renggut tiga nyawa

Topan Kompasu menerjang wilayah China selatan, sementara banjir telah menewaskan 15 orang di wilayah utara. Namun kekuatan topan yang bergerak di atas Pulau Hainan melemah saat memasuki Teluk Beibu pada Kamis pagi.

Topan Kompasu di China selatan, banjir di utara renggut tiga nyawa
X
Ilustrasi-Seorang wanita berjalan dengan payung di tengah hujan saat Topan Chanthu mendekati Shanghai, China, Selasa (14/9/2021). REUTERS/Aly Song

Elshinta.com - Topan Kompasu menerjang wilayah China selatan, sementara banjir telah menewaskan 15 orang di wilayah utara. Namun kekuatan topan yang bergerak di atas Pulau Hainan melemah saat memasuki Teluk Beibu pada Kamis pagi.

Biro Meteorologi Hainan mencatat topan yang terjadi sejak Rabu (13/4) pukul 15.30 waktu setempat (14.30 WIB) itu berkecepatan 118,8 kilometer. Otoritas di Provinsi Hainan telah membatalkan sejumlah penerbangan, perjalanan kereta api, dan feri yang terhubung dengan wilayah Provinsi Guangdong.

Sejumlah taman kanak-kanak, sekolahan, lokasi proyek konstruksi, dan objek wisata ditutup sementara pada Rabu (13/10). Kontrol lalu lintas di sepanjang jembatan Hong Kong-Zhuhai-Makau ditingkatkan, namun semua kapal dilarang melintas di bawahnya.

Sementara itu, banjir di Provinsi Shanxi telah menewaskan 15 orang, sedangkan lima lainnya tidak diketahui nasibnya. Bencana banjir yang terjadi pada 2-7 Oktober telah menyebabkan kerugian ekonomi hingga mencapai 5 miliar yuan (Rp11 triliun).

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire