Pengelola objek wisata Lampung sebut CHSE mampu tumbuhkan pariwisata

Elshinta
Kamis, 14 Oktober 2021 - 14:24 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
Pengelola objek wisata Lampung sebut CHSE mampu tumbuhkan pariwisata
Penerapan protokol kesehatan yang tercantum dalam salah satu poin sertifikasi CHSE tempat wisata di Lampung. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.)

Elshinta.com - Sejumlah pengelola objek wisata di Provinsi Lampung mengatakan dengan adanya penerapan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, Environment, Sustainability (CHSE) dapat menjadi salah satu upaya menumbuhkan kembali sektor pariwisata.

"Sertifikasi CHSE sudah kami terapkan di objek wisata sejak awal hingga saat ini," ujar Manager Marketing Taman Wisata dan Taman Satwa Lembah Hijau, Yudi Indra Irawan di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan penerapan poin dalam CHSE mampu membangkitkan kembali sektor pariwisata Lampung, yang dalam beberapa bulan terakhir menunda operasional akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Selama penerapan PPKM memang tidak beroperasi sementara, sekarang kembali buka dan kita coba bangkit salah satunya dengan menerapkan CHSE, ini dilakukan untuk meyakinkan wisatawan bahwa tempat wisata ini aman," katanya.

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan (prokes) berbasis sertifikasi CHSE menjadi bentuk menjamin keamanan wisatawan dari paparan COVID-19.

"Dari pintu masuk sampai di kawasan satwa atau wilayah lainnya sudah menerapkan 5 M (mencuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, menjaga jarak) ini jaminan atas keamanan bagi pengunjung dari paparan COVID-19, dan menjadi salah satu upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan," ucapnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh General Manager Secretary Grand Elty, Merti Junita,

"Kita sudah memiliki sertifikat CHSE dan telah di terapkan pula, semua wisatawan harus mentaati peraturan yang ada disini agar terhindar dari COVID-19," ujar Merti Junita.

Ia melanjutkan, adanya penerapan CHSE menjadi salah satu cara untuk kembali menggeliatkan pariwisata di Lampung.

"CHSE ini selain wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat, poin lainnya adalah beragam aktivitas yang ada di objek wisata haruslah ramah lingkungan serta berkelanjutan. Jadi ini menjadi upaya menumbuhkan kepercayaan kepada wisatawan untuk berkunjung," ucapnya lagi.

Berdasarkan data milik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam laman chse.kemenparekraf.go.id jumlah tempat usaha dan tempat wisata yang telah menerapkan CHSE di Lampung berjumlah 100 tempat usaha.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Badan Pangan pastikan Cadangan Beras Pemerintah tersedia
Rabu, 07 Desember 2022 - 08:51 WIB

Badan Pangan pastikan Cadangan Beras Pemerintah tersedia

Elshinta.com, Pemerintah secara penuh menjamin dan memastikan ketersediaan pangan masyarakat secara ...
Dishub Bali sebut ada kemacetan akibat antrean solar subsidi
Rabu, 07 Desember 2022 - 08:27 WIB

Dishub Bali sebut ada kemacetan akibat antrean solar subsidi

Elshinta.com, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bali IGW Samsi Gunarta mengatakan pihaknya mulai mel...
Sebagian besar kota di Indonesia diperkirakan cerah berawan
Rabu, 07 Desember 2022 - 07:31 WIB

Sebagian besar kota di Indonesia diperkirakan cerah berawan

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sebagian besar kota di ...
Puluhan rumah di Waru Sidoarjo rusak diterjang angin kencang
Rabu, 07 Desember 2022 - 00:11 WIB

Puluhan rumah di Waru Sidoarjo rusak diterjang angin kencang

Elshinta.com, Puluhan rumah di Desa Bungurasih dan Desa Medaeng, Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo, ...
Warga satu dusun di Desa Jugosari terisolir dampak lahar dingin Semeru
Selasa, 06 Desember 2022 - 23:55 WIB

Warga satu dusun di Desa Jugosari terisolir dampak lahar dingin Semeru

Elshinta.com, Warga satu dusun di Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur terisolasi karena sa...
Pemkab Bogor butuh 80 nakes untuk buka layanan RSUD Parung
Selasa, 06 Desember 2022 - 23:41 WIB

Pemkab Bogor butuh 80 nakes untuk buka layanan RSUD Parung

Elshinta.com, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Jawa Barat membutuhkan sekitar 80 tenaga kes...
OJK pantau 22 P2P Lending dengan kredit macet di atas 5 persen
Selasa, 06 Desember 2022 - 23:25 WIB

OJK pantau 22 P2P Lending dengan kredit macet di atas 5 persen

Elshinta.com, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini sedang memantau 22 perusahaan Peer-to-Peer (P2P...
Danrem 172/PWY apresiasi putri Papua di ajang Putri Ekowisata
Selasa, 06 Desember 2022 - 23:11 WIB

Danrem 172/PWY apresiasi putri Papua di ajang Putri Ekowisata

Elshinta.com, Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring menyatakan apresiasi atas prestasi yang diraih...
BPBD Bantul sebut terjangan puting beliung berdampak di 142 titik
Selasa, 06 Desember 2022 - 22:55 WIB

BPBD Bantul sebut terjangan puting beliung berdampak di 142 titik

Elshinta.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meny...
Realisasi pendapatan pajak di Batang capai Rp113,7 miliar
Selasa, 06 Desember 2022 - 22:25 WIB

Realisasi pendapatan pajak di Batang capai Rp113,7 miliar

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mencatat realisasi pendapatan dari sektor pa...

InfodariAnda (IdA)