Mensos ajak mahasiswa cari solusi atasi masalah kemiskinan
Elshinta
Kamis, 14 Oktober 2021 - 18:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Mensos ajak mahasiswa cari solusi atasi masalah kemiskinan
Sumber foto: Remon Fauzi/elshinta.com.

Elshinta.com - Upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri, melainkan perlu membangun sinergitas dan kolaborasi, diantaranya dengan dunia pendidikan dan pemerintah daerah (pemda).

“Kami menggandeng 5.140 mahasiswa  dari berbagai perguruan tinggi yang akan diterjunkan ke tengah masyarakat untuk mengetahui permasalahan sosial dari dekat dan berupaya menyelesaikan masalah kemiskinan di 514 kab/kota di seluruh Indonesia, ” ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam Kuliah Umum (Studium Generale) tentang Pejuang Muda Kementerian Sosial RI tahun 2021 di Gedung Aneka Bhakti (GAB), Jakarta seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Remon Fauzi, Kamis (14/10). 

Dampak dari program Pejuang Muda tersebut akan dirasakan langsung oleh masyarakat ketika para mahasiswa mengerjakan proyek-proyek penanganan kemiskinan dan masalah sosial yang didukung anggaran oleh Kementerian Sosial. 

“Kami siapkan Rp 178 miliar bagi 5.140 mahasiswa yang diambil dari anggaran Kemensos untuk perbaikan data untuk membuat proyek program pengentasan kemiskinan yang sebelumnya direfocusing dan dievaluasi,” kata Mensos.

Dukungan biaya proyek satu kelompok Rp 10 juta dari Kementerian Sosial, namun jika membutuhkan anggaran yang lebih besar akan disinergikan dengan kitabisa untuk menggalang dana dari masyarakat dan pihak-pihak terkait lainnya.
  
“Jika anggaran lebih dari 10 juta untuk proyek permasalahan yang ditemukan di masyarkat akan dikerjasamakan dengan kitabisa untuk menggalang dana dari masyarakat,” ujar Mensos. 

Dalam Pejuang Muda terdapat empat pilihan program, yaitu di bidang bantuan sosial, pemberdayaan, lingkungan, serta fasilitas lingkungan yang terpenting bagi mahasiswa bisa memilih program dengan bobot 20 SKS selama satu semester.

“Mereka tidak hanya terjun langsung ke masyarkat, tetapi boleh memilih salah satu dari empat program yang didukung Kemenag dan Kemdikbudristek melalui program Kampus Merdeka dan mendapat nilai diakhir program,” tandas Mensos Risma. 

Sedangkan, untuk teknis di lapangan mereka akan disebar dalam kelompok kecil sebanyak lima orang dan 10 orang untuk setiap kab/kota untuk menyerap berbagai permasalahan sosial di masyarakat melalui program yang ril.

Di tempat sama, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengapresiasi Pejuang Muda yang dibesut Mensos Tri Rismaharini sebagai program yang inovatif dan luar biasa kreatif dan sebelumnya belum pernah ada. 

“Selama Indoensia merdeka baru kali ini ada program Pejuang Muda yang sangat bagus di mana mahasiswa diturunkan ke kampung-kampung saat pandemi untuk mengatasi persoalan sosial dan jika dianggap tepat dan bisa sebagai solusi. Kita akan dikawal dengan baik serta bila dinilai bagus tahun depan sebagai mitra kerja Kemensos siap menganggarkan,” pungkas Yandri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenkominfo intensifkan komunikasi terkait manfaat presidensi G20 RI
Sabtu, 04 Desember 2021 - 21:56 WIB
Kemenkominfo akan terus melakukan komunikasi publik dalam negeri maupun luar negeri mengenai manfaat...
JPEN dan PGN kerjasama penuhi kebutuhan gas kawasan industri se-Jateng
Sabtu, 04 Desember 2021 - 21:47 WIB
Persoalan kelangkaan gas yang dikeluhkan sejumlah pengusaha di berbagai kawasan industri Jawa Tengah...
Bersinergi bangun negeri dengan ekonomi kreatif berbasis digital start up
Sabtu, 04 Desember 2021 - 17:58 WIB
Harvic Hasnul Qolbi, Wakil Menteri Pertanian mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan inspirasi bag...
UMKM pengguna QRIS capai 13 juta, lebihi target 2021
Jumat, 03 Desember 2021 - 18:23 WIB
Kepala Grup Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Retno Ponco Windarti mengatakan UM...
OJK sebut 228 lembaga keuangan mikro telah kantongi izin usaha
Jumat, 03 Desember 2021 - 12:59 WIB
Deputi Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Institute dan Keuangan Digital Imansyah menyebutkan h...
Menkeu ingatkan proses pemulihan semua negara tak akan mudah dan mulus
Kamis, 02 Desember 2021 - 19:21 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengingatkan proses pemulihan semua negara di dunia tak akan m...
Pemkab Bangka tetapkan kenaikan UMK sebesar Rp32 ribu
Kamis, 02 Desember 2021 - 09:35 WIB
Pemerintah Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menetapkan kenaikan upah minimum kabu...
Rupiah Kamis pagi melemah 18 poin
Kamis, 02 Desember 2021 - 09:23 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi...
IHSG Kamis dibuka menguat 9,66 poin
Kamis, 02 Desember 2021 - 09:10 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, dibuka menguat 9,66 poin
Kemenparekraf fokus berdayakan masyarakat percepat pengembangan DPSP
Kamis, 02 Desember 2021 - 08:59 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memfokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya m...
InfodariAnda (IdA)