Survei Markplus: Produk fesyen lokal jadi favorit di `e-commerce`
Elshinta
Kamis, 14 Oktober 2021 - 23:45 WIB |
Survei Markplus: Produk fesyen lokal jadi favorit di `e-commerce`
Ilustrasi berbelanja online. (Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels)

Elshinta.com - Head of High-Tech, Property & Consumer Goods MarkPlus, Rhesa Dwi Prabowo, menilai produk fesyen menjadi salah satu tren yang akan tetap bertumbuh, hal tersebut didukung oleh hasil survei Markplus yang menyebutkan kategori fesyen menduduki posisi pertama produk lokal favorit yang dibeli konsumen di platform e-commerce.

“Fesyen itu menjadi salah satu tren yang akan tetap bertumbuh. Bahkan beberapa brand lokal mengudara di New York Square Times, mereka juga kolaborasi dengan beberapa e-commerce yang penjualannya sangat fantastis,” kata Rhesa saat webinar “MarkPlus Insight: Peran E-commerce dalam Mendukung Merek Lokal Selama Pandemi” pada Kamis.

Berdasarkan hasil survei, sebanyak 63,8 persen pengguna e-commerce membeli produk fesyen. Selanjutnya diikuti oleh produk makanan dan minuman sebesar 49,4 persen, produk rumah tangga 48,2 persen, produk mainan dan hobi 40,6 persen, serta produk ibu dan bayi 36,2 persen.

Survei tersebut diambil dari 500 responden, baik laki-laki maupun perempuan, yang merupakan pengguna aktif e-commerce dan pernah membeli produk lokal. Responden berasal dari berbagai kota di seluruh Indonesia yang berusia 18 sampai 44 tahun.

“Selain produk sehari-hari ternyata produk rumah tangga dan mainan juga masuk ke jajaran top 5 produk lokal yang dibeli konsumen karena memang waktu yang dihabiskan di rumah semakin lebih banyak. Mereka mulai menyalurkan hobi-hobinya dengan membeli barang-barang yang mereka minati,” ujar Rhesa.

Ia menyebutkan kecenderungan konsumen membeli produk lokal semakin meninggi karena didorong beberapa faktor, salah satunya pemasaran online menjadi fokus bagi para pelaku usaha produk lokal selama pandemi.

“Sekarang mindset orang Indonesia sudah tidak lagi malu menggunakan produk Indonesia, mungkin kalau dulu harus branded luar negeri. Padahal secara kualitas pun tidak kalah, bahkan lebih bagus, dengan harga yang lebih affordable dan brand-nya pun dikemas dengan lebih fun dan relevan dengan masyarakat,” katanya.

Rhesa juga berpendapat platform e-commerce telah berhasil mengedukasi masyarakat terkait keamanan dan kenyamanan dalam berbelanja online sehingga membuat penetrasinya semakin meningkat.

“Literasi digital yang sudah sangat masif itu bisa membuat industri e-commerce naik signifikan berkali-kali lipat,” ujarnya.

Selain itu, faktor promosi, seperti diskon atau bebas ongkos kirim, meskipun harganya tidak signifikan namun masih menjadi faktor pendorong utama konsumen memilih berbelanja di e-commerce. Terakhir, terkait faktor originalitas e-commerce sehingga konsumen tidak takut jika produk yang dibelinya palsu.

Peranan e-commerce dinilai penting sebagai penyedia kemudahan berbelanja bagi para konsumen saat ini. Data lain dari survei Markplus juga menunjukkan bahwa 51 persen responden memilih Tokopedia sebagai e-commerce yang paling diminati untuk membeli produk lokal, diikuti Shopee (40,8 persen), Lazada (4 persen), Bukalapak (3,4 persen), JD.ID (0,4 persen), dan Blibli (0,4 persen).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Optimisme sambut 2022 dalam koleksi akhir tahun Sapto Djojokartiko
Minggu, 28 November 2021 - 11:03 WIB
Dengan semangat baru dan optimisme yang meningkat dikarenakan keadaan yang diharapkan terus bangkit ...
Pandangan Dian Sastro dan Sejauh Mata Memandang tentang `fast fashion`
Jumat, 26 November 2021 - 17:57 WIB
Pendiri rumah mode Sejauh Mata Memandang Chitra Subyakto dan aktris Dian Sastrowardoyo membagi panda...
Workcation, tren kerja rasa liburan di era kenormalan baru
Rabu, 24 November 2021 - 14:25 WIB
Tren workcation kian meningkat di era kenormalan baru dimana orang-orang memboyong `kantor` mereka...
Tips berkarir di industri teknologi untuk perempuan ala Tokopedia
Rabu, 24 November 2021 - 08:47 WIB
Perusahaan teknologi Tokopedia membagikan sejumlah kiat bagi para perempuan yang ingin berkarir di d...
Waspadai potensi pencurian data dari fitur `Add Yours` Instagram
Rabu, 24 November 2021 - 06:01 WIB
Dalam beberapa pekan terakhir, pengguna media sosial Instagram tengah menikmati fitur stiker \"Add ...
TikTok kini bisa diakses lewat Smart TV
Selasa, 23 November 2021 - 11:52 WIB
TikTok kini sudah bisa diakses di lebih banyak smart TV sehingga bisa mempermudah anda menemukan v...
UNIQLO & JW Anderson hadirkan `Peter Rabbit` di koleksi musim dingin
Selasa, 23 November 2021 - 10:56 WIB
Perusahaan retail pakaian global UNIQLO mengumumkan peluncuran koleksi UNIQLO dan JW Anderson Fall/W...
Kominfo: Perpindahan sistem tv analog ke digital tingkatkan kualitas
Selasa, 16 November 2021 - 14:35 WIB
Direktur Operasi Sumber Daya Kementerian Komunikasi dan Informasi Dwi Handoko menyebutkan bahwa perp...
LinkAja perluas ekosistem digital di sektor pendidikan
Sabtu, 13 November 2021 - 08:45 WIB
Layanan keuangan digital BUMN LinkAja memperluas ekosistem digitalnya di sektor pendidikan, serta me...
Kenali CAMILAN sebelum ikut pinjaman online
Kamis, 11 November 2021 - 16:27 WIB
Asosiasi Fintech Indonesian (AFTECH) mengingatkan akronim CAMILAN sebelum mengunduh dan mengikuti la...
InfodariAnda (IdA)