Terdapat antrean solar di SPBU Kerawang Kudus, Pertamina pastikan stok BBM aman
Adanya peningkatan permintaan bahan bakar minyak utamanya solar subsidi di salah satu SPBU di Kudus Jawa Tengah sehingga terjadi antrean ditanggapi oleh pihak Pertamina.

Elshinta.com - Adanya peningkatan permintaan bahan bakar minyak utamanya solar subsidi di salah satu SPBU di Kudus Jawa Tengah sehingga terjadi antrean ditanggapi oleh pihak Pertamina. Dimana peningkatan permintaan ini dikarenakan keberhasilan Pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Indonesia, aktivitas masyarakat terus meningkat dan kembali normal. Keberhasilan pemerintah dalam program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdampak pada peningkatan kebutuhan BBM, termasuk retail dan industri.
Terkait kenaikan signifikan solar subsidi di SPBU 44.593.09 Kerawang, Kecamatan Jekulo, Kudus, Pertamina berkomitmen untuk memenuhinya dan paralel berkoordinasi dengan BPH Migas untuk terkait kuota Solar subsidi. Pertamina Patra Niaga terus memastikan stok maupun proses penyaluran (supply chain) aman berjalan dengan baik, bahkan telah dilakukan penambahan penyaluran Solar subsidi di SPBU tersebut. Hal ini disampaikan oleh Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Minggu (17/10).
Selain penambahan penyaluran, Pertamina juga memastikan kecukupan dan distribusi Solar subsidi, mengoptimalkan produksi kilang, serta melakukan monitoring penyaluran agar tepat sasaran antara lain dengan sistem digitalisasi dan pemantauan secara real time melalui Pertamina Integrated Command Centre (PICC). Dalam proses penyalurannya, Pertamina Patra Niaga juga mematuhi regulasi dan ketetapan pemerintah yang berlaku. Saat ini Pertamina Patra Niaga terus melakukan penghitungan proyeksi kebutuhan Solar Subsidi dan memastikan suplai yang kami lakukan dapat memenuhi peningkatan demand yang terjadi. Adapun untuk stok dan penyaluran BBM non subsidi seperti Dexlite, Pertamina Dex, Pertamax, dan Pertalite, Pertamina pastikan dalam kondisi aman, masyarakat tidak perlu khawatir.
Selain berkoordinasi dengan pihak terkait, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menyalurkan Solar Subsidi dengan tepat sasaran sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) 191/2014 dan Surat Keputusan (SK) Kepala BPH Migas No 04/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2020. Sementara itu, untuk pembelian BBM jenis solar disemua SPBU diwajibkan dicatat semua nomer kendaraan, handpone pemilik serta dibatasi maksimal hanya Rp. 200 ribu.