Kabid Humas: Bukan ditolak, tapi diarahkan untuk vaksin
Elshinta
Rabu, 20 Oktober 2021 - 19:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Kabid Humas: Bukan ditolak, tapi diarahkan untuk vaksin
Sumber foto: Hamdani/elshinta.com

Elshinta.com - Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy mengklarifikasi pemberitaan terkait adanya penolakan terhadap laporan korban dugaan percobaan pemerkosaan di Polresta Banda Aceh.

Secara tegas Winardy menyampaikan, bahwa tidak ada penolakan yang dilakukan kepolisian di jajaran Polda Aceh terhadap laporan yang ingin disampaikan oleh masyarakat.

Saat itu, katanya, pelapor diminta untuk scan QR Code PeduliLindungi, di situ diketahui yang bersangkutan belum vaksin. Selanjutnya ditawarkan untuk divaksin, lalu pelapor menyatakan tidak bisa, karena ada penyakit bawaan.

Kemudian petugas menawarkan untuk diperiksa oleh dokter dan diterbitkan surat keterangan, akan tetapi korban menolak. Lalu pelapor dengan keinginannya sendiri pulang meninggalkan Mako Polresta.

"Jadi, tidak ada yang namanya penolakan, bahasanya jangan dipelintir. Yang ada, pelapor diarahkan untuk vaksin dan setelah itu silakan melaporkan kembali," tegas Winardy saat konferensi pers, Rabu (20/10) di Mapolda Aceh.

Selain itu, Winardy juga meluruskan tentang pemberitaan tidak adanya tanda bukti lapor saat korban melanjutkan laporannya ke Polda Aceh. Dalam hal ini, ia juga dengan tegas mengatakan itu sesuai dengan konsultasi yang diterima penyidik.

Karena, setiap laporan yang dianggap krusial dan sensitif, pihak SPKT mengarahkan pelapor untuk konsul ke bagian yang menanganinya, dalam hal ini Unit PPA Ditreskrimum Polda Aceh.

"Saat konsul, petugas menerimanya dengan baik. Bahkan diberikan makan dan minum. Namun, saat itu pelapor merasa tidak nyaman karena yang mengambil keterangan adalah Polisi Pria. Karena para Polwan sedang melaksanakan vaksinasi massal Ditreskrimum. Pelapor bersama pendamping memilih pulang dan akan melaporkannya kembali saat ada Polwan. Nomor petugas pun sudah dikasih," terang Winardy.

Namun demikian, Polda Aceh melalui Ditreskrimum yang diwakili Unit PPA sudah mengerahkan anggotanya ke lapangan untuk melakukan pendalaman dan langkah proaktif dengan mendatangi pelapor. Setelah diinterview dan meninjau TKP, petugas langsung menuntaskan laporan tersebut di rumah korban.

"Penyidik juga sudah mengambil keterangan lengkap dari pelapor ke rumahnya. Sehingga, sekarang kasus dugaan pemerkosaan tersebut resmi ditangani Ditreskrimum Polda Aceh," ujar Winardy seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Rabu (20/10).

Dalam kesempatan itu juga Winardy mengimbau, agar masyarakat yang belum vaksin untuk segera melaksanakannya. Karena itu perlu untuk mempercepat terciptanya herd immunity di Aceh.

Saat ini, Aceh baru 28 persen yang vaksin dan urutan ke-31 se-Indonesia. Oleh karena itu, segera vaksin di gerai-gerai vaksin yang disediakan pemerintah.

Apalagi, katanya, apliaksi PeduliLindungi mengharuskan masyarakat vaksin agar bisa dengan mudah mengakses tempat-tempat tertentu, seperti pelayanan publik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Antisipasi banjir dan longsor, personel lalu lintas siaga
Minggu, 28 November 2021 - 17:58 WIB
Personel dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh bersiaga untuk mengantisipasi terjadinya...
 Begi-bagi jamu, Operasi Zebra Candi ala Satlantas Polres Kudus
Minggu, 28 November 2021 - 14:26 WIB
Puluhan anggota Satuan Lalu Lintas Polres Kudus, Jawa Tengah berkumpul di sisi timur kawasan Alun-a...
Satgas TNI Yonif 123 berikan bantuan tas-buku anak di perbatasan
Minggu, 28 November 2021 - 10:27 WIB
Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/Rajawali di bawah Kolakopsrem 174/ATW Merauke menjadi gu...
Satgas Yonif 512 bagikan pakaian untuk warga perbatasan RI-PNG
Minggu, 28 November 2021 - 09:03 WIB
Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Kalilapar dipimpin Danpos Letda Inf Wahyu...
Kodim Polewali Mandar sisir pelosok ajak warga divaksin
Minggu, 28 November 2021 - 08:51 WIB
Kodim 1402 Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menyisir pelosok desa setempat untuk mengajak ...
Satgas Yonif 512 layani pengobatan gratis warga perbatasan RI-PNG
Sabtu, 27 November 2021 - 20:51 WIB
Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada ...
Dinkes Sulsel: Hoaks jadi kendala utama vaksinasi di pedesaan
Sabtu, 27 November 2021 - 09:35 WIB
Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan mencatat bahwa hoaks atau berita bohong terkait vaksin COVID-19 me...
Antisipasi gangguan kamtibmas, Polres Semarang siapkan rencana pengamanan unjuk rasa ormas
Jumat, 26 November 2021 - 19:14 WIB
Sejumlah aksi menyampaikan pendapat di muka umum atau unra terjadi di sejumlah tempat di Jateng pada...
Satgas TNI Yonif 131 bagikan sembako ke warga perbatasan RI-PNG
Jumat, 26 November 2021 - 08:11 WIB
Satgas Yonif 131/Brs melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis dan pembagian semba...
Kapolri minta jajaran petakan potensi kerawanan jelang Nataru
Kamis, 25 November 2021 - 07:11 WIB
Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo S Prabowo, meminta seluruh jajarannya...
InfodariAnda (IdA)