Babel gelar Festival Budaya Melayu skala nasional di Belitung
Elshinta
Jumat, 22 Oktober 2021 - 18:47 WIB |
Babel gelar Festival Budaya Melayu skala nasional di Belitung
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman bersama Forkopimda Babel gowes atau bersepeda bareng di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang, Belitung Jumat, (22/10/2021). (Aprionis)

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menggelar Festival Budaya Melayu berskala nasional di Pulau Belitung, guna meningkatkan kunjungan wisatawan untuk membangkitkan ekonomi masyarakat di negeri laskar pelangi itu.

"Festival Budaya Melayu ini akan dimulai 29 November hingga 4 Desember 2021," kata Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan dalam keterangan persnya di terima Antara Babel di Pangkalpinang, Jumat.

Ia menegaskan Festival Budaya Melayu di Pulau Belitung harus dipersiapkan dengan matang, karena ini sangat penting untuk memberikan kesan terbaik bagi peserta, sehingga akan berdampak positif bagi pariwisata Belitung.

"Kita harus menyatukan persepsi. Itu harus dipahami. Saya maunya selepas acara ini peserta mau balik lagi ke Belitung, tapi kalau kecewa dia tidak akan mau lagi balik," katanya.

Ia menyakini dengan kekompakan yang ditunjukkan para pelaku pariwisata ini, penyelenggaraan Festival Budaya Melayu akan sesuai dengan harapan.

"Itulah alasan saya mengajak kalian menyelenggarakan ini, biar tidak ada honor penyelenggara. Jadi event ini dari kalian untuk kalian juga. Jadi kalau festival ini banyak orangnya akan lebih dahsyat juga hasilnya," ujarnya.

Ketua Penyelenggara Festival Budaya Melayu Dino Leonandri mengatakan event berskala nasional diinisiasi oleh beberapa asosiasi bidang pariwisata yang tergabung dalam Forum Komunikasi Industri Pariwisata Belitung.

"Jadi yang menginisiasi Festival Budaya Melayu ini terdiri dari beberapa asosiasi profesi pariwisata, seperti HGMA, Asosiasi GM Hotel Belitung, dan ASPPI," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Miris! Cagar budaya Multatuli telantar
Minggu, 28 November 2021 - 19:12 WIB
Akademisi Sekolah Tinggi Agama Islam ( STAI) Latansa Mashiro Rangkasbitung Mochamad Husen menyoroti ...
Tiga kiai sepuh dukung Rais Aam majukan jadwal Muktamar NU
Minggu, 28 November 2021 - 15:55 WIB
Tiga kiai sepuh dari tiga pesantren berpengaruh di Jawa Timur mendukung penuh Rais Aam PBNU KH Mifta...
Pemkab Mimika: Gereja-gereja terapkan prokes selama ibadah Natal
Sabtu, 27 November 2021 - 18:41 WIB
Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua meminta gereja-gereja di wilayah itu agar tetap menerapk...
PBNU serahkan IMB untuk masjid dan musala se-Jakarta
Sabtu, 27 November 2021 - 18:25 WIB
Adalah momen  bersejarah bagi para warga NU DKI khususnya bagi mereka yang telah memiliki masjid da...
Kiai Said Aqil Siradj diminta kembali maju jadi Ketum PBNU di Muktamar ke-34 NU
Sabtu, 27 November 2021 - 06:25 WIB
Dukungan terhadap KH Said Aqil Siroj untuk kembali maju menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul ...
Petani Temanggung gelar sedekah bumi seusai panen tembakau
Jumat, 26 November 2021 - 23:57 WIB
Para petani di Desa Petarangan, Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menggelar tradisi sedeka...
Pencairan BLT buruh rokok Kudus tunggu jadwal dari Pemprov Jateng
Jumat, 26 November 2021 - 22:57 WIB
Pencairan bantuan langsung tunai (BLT) buruh rokok di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menunggu jadwal ...
KSP usung Kabupaten Fakfak jadi percontohan moderasi beragama
Jumat, 26 November 2021 - 18:09 WIB
Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mengusung Kabupaten Fakfak di Papua Barat menjadi percontohan untuk p...
PWNU Banten setuju arahan para kiai sepuh muktamar diundur 2022
Jumat, 26 November 2021 - 15:28 WIB
Ketua PWNU Banten Kyai Bunyamin menyatakan akan taat dan patuh pada arahan para Kyai Sepuh yang tela...
Kata pembuat film `The Flame` tentang kekuatan film dokumenter
Jumat, 26 November 2021 - 15:05 WIB
Para pembuat film `The Flame` atau judul Bahasa Indonesia `Bara` mengatakan film dokumenter memiliki...
InfodariAnda (IdA)