Pembangunan JIS bawa misi kesejahteraan bagi warga Jakarta
Elshinta
Jumat, 22 Oktober 2021 - 19:47 WIB |
Pembangunan JIS bawa misi kesejahteraan bagi warga Jakarta
Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi (kanan) bersama Manajer Proyek Jakarta International Stadium (JIS) Arry Wibowo (kiri) saat meninjau kemajuan proyek Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (22/10/2021). ANTARA/ Abdu Faisal

Elshinta.com - Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) membawa misi kesejahteraan bagi seluruh warga DKI Jakarta, termasuk warga Kampung Bayam berjumlah 642 kepala keluarga (KK) yang dulu menghuni kawasan itu, sebelum proyek pembangunan stadion berstandar internasional itu dilaksanakan.

"Roda ekonomi akan bergerak dari sini, sektornya macam-macam, dari sektor 'food and beverages', sektor pariwisata, dan lain-lain," ujar Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Perseroda Widi Amanasto kepada ANTARA di Jakarta Utara, Jumat.

Widi mengatakan sebelum pembangunan JIS, lahan di Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok itu tak terurus bahkan jadi tempat pembuangan sampah sembarangan.

Di atas lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu, warga Kampung Bayam membangun tempat tinggal mereka.

Lalu pemerintah mulai merencanakan pembangunan JIS di lokasi tersebut sebagai ikon baru Ibu Kota yang bisa menjadi pusat roda perekonomian.

Namun, pemerintah tidak serta-merta ingin mengusir warga Kampung Bayam yang tinggal di sana, malah membuat rencana aksi penawaran kepada mereka.

"Apakah mau dibangunkan rumah susun yang lebih layak atau bersedia pindah dengan uang pengganti," kata Widi.

Aksi itu dikenal dengan nama "Resettlement Action Plan" (RAP) atau istilah lainnya program 'ganti untung' karena program tersebut tetap diberikan kepada masyarakat meski mereka menempati lahan yang sebenarnya milik pemerintah.

Warga Kampung Bayam rata-rata memilih tidak menerima tawaran pindah ke rumah susun, mereka lebih memilih pindah secara sukarela dengan uang pengganti, maka permintaan itu pun dikabulkan oleh Jakpro.

Sebagian lagi warga Kampung Bayam yang menerima tawaran pindah ke rumah susun, diseleksi pula oleh Jakpro untuk diberikan pekerjaan sebagai pekerja operasional di Jakarta International Stadium.

Ada yang sebagai tenaga sekuriti, teknisi, tenaga kebersihan (housekeeping), penjaga kantin dan lain-lain yang jumlahnya mencapai 135 KK.

Yang sudah lolos, nantinya akan mendapat hunian pekerja pendukung operasional (HPPO) berbentuk kampung susun yang lokasinya berdekatan dengan JIS.

Widi mengatakan pembangunan HPPO dilaksanakan setelah proyek pembangunan stadion rampung

Jadi, sambil menunggu operasional selesai, mereka belum menerima perlakuan (treatment) apa-apa, tetapi komunikasi tetap dijalin Jakpro dengan mereka selagi menunggu pembangunan JIS selesai.
​​​​​​​
"Mereka pasti ke sini karena sudah dikomunikasikan. Rumah kampung susunnya letaknya di dekat danau (Cincin) Tanjung Priok yang masih di sekitar area JIS juga," kata Widi.

Bangga
Secara terpisah, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengatakan dirinya bangga karena kemajuan pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) membawa misi kesejahteraan bagi seluruh masyarakat DKI Jakarta khususnya yang ada di sekitar Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Ya, kami bangga dengan proses dan kemajuan dari pembangunan ini. Jadi, selain kemajuan-kemajuan secara fisik, kemajuan-kemajuan secara teknologi, nanti juga membawa kesejahteraan bagi warga DKI Jakarta seluruhnya," kata Suhaimi, ditemui saat meninjau proyek pembangunan JIS.

Senada pula respons Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Muhammad Taufik.

Menurut Taufik, pembangunan JIS adalah warisan (legacy) yang ditinggalkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menjabat saat ini kepada masyarakat.

Ia berharap peninggalan itu dikelola oleh tim profesional sehingga terawat dan mampu mendatangkan keuntungan bagi seluruh DKI Jakarta, termasuk masyarakat yang tinggal di dalamnya.

"Kami semua begitu melihat JIS ya, ada rasa bangga Jakarta mempunyai stadion berkualitas internasional dan kapasitasnya terbesar ketiga di dunia. Yang paling penting ke depan bagaimana mengelola ini. Kepemilikan stadion yang bisa multifungsi itu mahal ya karena itu harus dikelola secara profesional," kata Taufik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tarif BisKita TransPakuan diberlakukan awal 2022
Minggu, 28 November 2021 - 21:35 WIB
BisKita TransPakuan saat ini masih uji coba operasional secara gratis di Kota Bogor dan tarif diber...
Anies berharap Persija diusia 93 tahun terus berbenah dan berinovasi
Minggu, 28 November 2021 - 13:53 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap Persatuan Sepak Bola Jakarta (Persija) diusianya ke-93 ...
Polisi miliki CCTV di lokasi penembakan orang di Exit Tol Bintaro
Sabtu, 27 November 2021 - 23:41 WIB
Polres Metro Jakarta Selatan telah memiliki rekaman CCTV di lokasi penembakan yang dialami dua oran...
Pemrov DKI perbaiki penutup drainase vertikal di Cilandak
Sabtu, 27 November 2021 - 22:55 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air memperbaiki sejumlah drainase vertikal...
Polisi masih selidiki kasus penembakan di Exit Tol Bintaro
Sabtu, 27 November 2021 - 20:31 WIB
Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan masih menyelidiki kasus penembakan yang diduga ...
Kapal motor terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa
Sabtu, 27 November 2021 - 20:11 WIB
Kapal motor dengan nama Bandar Bestari terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa Pademangan Jakarta Utara.
Pemkot Jakarta Pusat gelar pelatihan satpam kurangi pengangguran
Sabtu, 27 November 2021 - 10:51 WIB
Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Pemerintah Kota Jakarta Pusat menggelar pelatihan ...
Dinkes DKI sebut 44 persen warga DKI sudah terbentuk imunitas
Sabtu, 27 November 2021 - 10:21 WIB
Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut sebanyak 44 persen warga DKI Jakarta sudah terbentuk imunitasny...
Polda Metro bongkar kasus dugaan korupsi di PT PDS Rp13,1 miliar
Sabtu, 27 November 2021 - 08:09 WIB
Penyidik Polda Metro Jaya membongkar kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa pada salah satu ...
Polisi korban pengeroyokan ormas PP alami luka di kepala
Sabtu, 27 November 2021 - 07:15 WIB
Kabag Operasional Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali yang m...
InfodariAnda (IdA)