Banjir rendam Mamuju setelah hujan tiga jam

Elshinta
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 00:10 WIB |
Banjir rendam Mamuju setelah hujan tiga jam
Banjir menggenangi jalan sekitar pasar regional Mamuju dan pemukimam warga akibat hujan deras tiga jam, di Mamuju, Jumat (22/10/2021). ANTARA/ M Faisal Hanapi

Elshinta.com - Banjir merendam ruas jalan dan pemukiman warga setelah hujan deras turun selama tiga jam di sejumlah wilayah di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

"Banjir sudah menjadi langganan masyarakat kota Mamuju, hujan deras hanya turun selama tiga jam namun banjir telah merendam ruasa jalan dan ratusan pemukiman penduduk," kata Anca, warga di Kompleks BTN Ampi Kabupaten Mamuju, Jumat.

Ia mengatakan, banjir telah merendam ratusan permukiman warga dengan ketinggian air hingga lutut orang dewasa setelah deras turun sejak pukul 03.00 WITA sampai 06.00 WITA.

"Banjir terus membuat khawatir warga selama ini, kakarena ketika hujan terus turun air banjir menggenangi permukiman warga," katanya.

Menurut warga, buruknya drainase di Mamuju membuat banjir terjadi, sehingga permukiman ruas jalan dan pemukiman warga terendam, sehingg pemerintah setempat diminta menanggulanginya.

Selain kompleks BTN Ampi, banjir juga merendam permukiman warga di perumahan kompleks Pemda Mamuju dan jalan Soekarno Hatta.

Pemukiman warga di daerah tersebut menjadi langganan banjir sehingga mengganggu aktivitas warga, karena barang berharga miliknya dirusak banjir.

Banjir juga merendam kompleks pasar regional Mamuju, sehingga pedagang terganggu aktivitasnya dalam berdagang, karena harus mengamankan barang dagangannya ketempat yang lebih tinggi.

"Banjir besar pernah terjadi di Mamuju awal 2017 banjir, mengakibatkan korban jiwa sejumlah rumah hanyut dan ribuan rumah terendam, sehingga banjir di Mamuju diminta diantisipasi pemerintah," kata Azis warga pedagang.

Bupati Mamuju Sutinah Suhardi pemerintah berupaya terus melakukan melakukan pembersihan drainase yang tersumbat sampah dan menjadi pemicu banjir.

Ia mengatakan terdapat juga drainase yang rusak di Mamuju sehingga air hujan tidak mengalir dengan lancar dan mengakibatkan banjir merendam rumah warga.

"Keterbatasan anggaran akibat penanganan COVID membuat perbaikan drainase harus ditunda dulu pemerintah, dan tetap akan dilakukan perbaikan nantinya," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
13 Agustus 2017: Gempa besar guncang Bengkulu
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 06:13 WIB

13 Agustus 2017: Gempa besar guncang Bengkulu

Lima tahun lalu, pada 13 Agustus 2017 gempa dengan kekuatan besar yakni Magnitudo (M) 6,4 mengguncan...
11 Agustus 2021: Angin puting beliung terjang pemukiman warga di Kutai Kartanegara
Kamis, 11 Agustus 2022 - 06:19 WIB

11 Agustus 2021: Angin puting beliung terjang pemukiman warga di Kutai Kartanegara

Angin puting beliung menerjang Desa Tanjung Berukang di Kecamatan Sepatin, Kutai Kartanegara Provins...
Kapolda Sumut pantau TKP kebakaran hutan dari udara
Selasa, 09 Agustus 2022 - 14:57 WIB

Kapolda Sumut pantau TKP kebakaran hutan dari udara

Kapolda Sumut Irjen Pol. R. Z. Panca Putra S berangkat menuju Samosir untuk meninjau lokasi kebakar...
9 Agustus 2021: Banjir bandang di Cigudeg Bogor, puluhan keluarga mengungsi
Selasa, 09 Agustus 2022 - 06:11 WIB

9 Agustus 2021: Banjir bandang di Cigudeg Bogor, puluhan keluarga mengungsi

Sebanyak 40 keluarga mengungsi akibat banjir bandang yang merendam Cigudeg, Bogor, Jawa Barat. Banji...
8 Agustus 2020: Erupsi Gunung Sinabung, tiga kecamatan terdampak abu vulkanik
Senin, 08 Agustus 2022 - 06:20 WIB

8 Agustus 2020: Erupsi Gunung Sinabung, tiga kecamatan terdampak abu vulkanik

Gunung Sinabung dengan ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut (dpl) mengalami erupsi pada Sab...
6 Agustus 2021: Empat desa di Seram dilanda banjir
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 06:19 WIB

6 Agustus 2021: Empat desa di Seram dilanda banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Timur melaporkan sebanyak 193 jiwa...
5 Agustus 2018: Gempa M 7,0 guncang NTB, ratusan orang tewas
Jumat, 05 Agustus 2022 - 06:18 WIB

5 Agustus 2018: Gempa M 7,0 guncang NTB, ratusan orang tewas

Gempa bumi yang mulanya disebut berskala M 6,8, kemudian dimutakhirkan menjadi M 7,0, mengguncang Lo...
4 Agustus 2021: Angin puting beliung hantam wilayah Panjang Bandarlampung
Kamis, 04 Agustus 2022 - 06:06 WIB

4 Agustus 2021: Angin puting beliung hantam wilayah Panjang Bandarlampung

Warga Panjang, Bandarlampung dikejutkan dengan angin puting beliung pada Rabu 4 Agustus 2021, sekita...
Bencana yang kompleks, BAPENA PPNI Lumajang ajak pentahelix bersinergi 
Rabu, 03 Agustus 2022 - 14:47 WIB

Bencana yang kompleks, BAPENA PPNI Lumajang ajak pentahelix bersinergi 

Ancaman bencana yang kompleks di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur seperti gempa bumi, stunami, erupsi,...
Gempa bumi bermagnitudo 5,6 guncang Aceh Jaya
Minggu, 31 Juli 2022 - 12:15 WIB

Gempa bumi bermagnitudo 5,6 guncang Aceh Jaya

Gempa bumi bermagnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh pada Ahad sekitar pukul 1...

InfodariAnda (IdA)