Bea Cukai Ngurah Rai Bali kembangkan `National Logistic Ecosystem` 
Elshinta
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 16:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Bea Cukai Ngurah Rai Bali kembangkan `National Logistic Ecosystem` 
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta.com - Upaya Bea Cukai Ngurah Rai dalam merintis atau mengembangkan pembangunan National Logistics Ecosystem (NLE) pengangkutan udara menemui titik terang. Dalam sebuah forum yang diselenggarakan di Hotel Mercure Bali, Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Kusuma Santi Wahyuningsih menyampaikan, kini kantornya (Bea Cukai Ngurah Rai) telah mempunyai peta proses bisnis ekspor produk hasil perikanan dan kelautan di Bali.
 
“Pemetaan proses bisnis ekspor produk kelautan dan perikanan adalah langkah yang pertama kali kami lakukan. Disini kami bermain peran seolah-olah kami adalah eksportir, kami ingin mengetahui tahapan-tahapan yang dilalui eksportir sampai realisasi ekspornya. Saat ini kami sudah punya petanya,” kata Kusuma Santi Wahyuningsih kepada wartawan di Badung, Bali seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Sabtu (23/10).
 
Untuk menyusun peta proses bisnis ekspor produk kelautan dan perikanan, Bea Cukai Ngurah Rai telah mengajak rapat bersama pihak internal dan eksternal antara lain, perusahaan eksportir produk kelautan dan perikanan, instansi yang berwenang di bidang karantina ikan, keamanan penerbangan, hingga Bank Sentral (Bank Indonesia). 
 
Ia mengatakan,  proses bisnis ekspor produk kelautan dan perikanan dilakukan dengan media One on One Meeting kepada 16 perusahaan terpilih dan menyebarkan kuesioner ke sejumlah eksportir produk kelautan dan perikanan.

“Disamping itu, kami juga telah menggelar rapat bersama instansi terkait yang berhubungan dengan ekspor produk kelautan dan perikanan, serta Kantor Pusat DJBC dan Bank Indonesia (Bank Sentral) terkait devisa hasil ekspornya,”  tegasnya.
 
Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan bahwa hasil pemetaan proses bisnis ekspor produk kelautan dan perikanan yang telah diperoleh akan disusun sebagai kajian beserta usulan perbaikan dan efisiensi tata laksana ke Kantor Pusat DJBC.
 
“Hasil pemetaan proses bisnis ekspor produk kelautan dan perikanan ini kami lengkapi dengan usulan perbaikan dan efisiensi tata laksana dalam satu bentuk kajian, untuk selanjutnya kami sampaikan ke Kantor Pusat DJBC,” tambahnya.
 
Sementara itu, Penataan Ekosistem Logistik Nasional merupakan program pemerintah untuk meningkatkan kinerja logistik nasional melalui penyelarasan arus lalu lintas barang dan dokumen baik international maupun domestik berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 5 tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional.

Penataan Ekosistem Logistik Nasional berorientasi pada kerja sama antar instansi melalui pertukaran data, simplifikasi proses dan penghapusan repetisi dan duplikasi, dengan dukungan sistem teknologi informasi yang mencakup seluruh proses logistik terkait dan menghubungkan sistem-sistem logistik eksisting, sehingga mampu memperbaiki iklim investasi dan meningkatkan daya saing perekonomian nasional.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Jaga kesejukan mahasiswa Papua tanam pohon
Sabtu, 04 Desember 2021 - 15:48 WIB
Kota Salatiga, Jawa Tengah yang terkenal sejuk karena berada di kaki Gunung Merbabu, beberapa saat t...
 Ganjar Praowo: Pemerintah pusat jangan asal beri izin penambangan
Sabtu, 04 Desember 2021 - 15:25 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat tidak asal memberikan izin penambangan....
IISIA: Industri baja harus dukung pemerintah menuju nol karbon
Selasa, 30 November 2021 - 15:12 WIB
Vice Chairman Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA), Kimin Tanoto mengatakan, indus...
Masyarakat kurang perhatikan isu perubahan iklim akibat literasi rendah dan minim aksi
Selasa, 30 November 2021 - 15:06 WIB
Masih minimnya aksi nyata dan rendahnya literasi masyarakat Indonesia menjadikan isu perubahan iklim...
KLHK tegaskan peran penting generasi muda untuk pelestarian air
Senin, 29 November 2021 - 20:23 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menegaskan bahwa kerja sama semua pihak, terutama ...
DPW Partai Gelora Kalsel tanam 130.000 pohon untuk hijaukan kembali Banua
Senin, 29 November 2021 - 14:06 WIB
Isu perubahan lingkungan atau Climate Change yang menjadi program utama partai Gelora semakin masif,...
DEN dan Gubernur Jawa Tengah sepakat usung pengembangan EBT
Minggu, 28 November 2021 - 20:35 WIB
Dewan Energi Nasional (DEN) dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sepakat bersama-sama mengusung p...
DLH pastikan pengelolaan sampah WSBK Sirkuit Mandalika tuntas
Jumat, 26 November 2021 - 13:12 WIB
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat memastikan pengelolaan sam...
Rembang tanam 1000 bibit pohon lewat #AksiCintaBumi
Kamis, 25 November 2021 - 14:24 WIB
Pemerintah Kabupaten Rembang melakukan #AksiCintaBumi dengan menanam 1000 bibit pohon di kawasan GOR...
Kalsel terus berupaya pulihkan DAS
Selasa, 23 November 2021 - 20:55 WIB
Pemerintah Proviisi Kalimantan Selatan terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan terutama di D...
InfodariAnda (IdA)