Polda Aceh bongkar praktik tambang ilegal galian C, 2 unit alat berat diamankan
Elshinta
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 17:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Polda Aceh bongkar praktik tambang ilegal galian C, 2 unit alat berat diamankan
Sumber foto: Hamdani/elshinta.com

Elshinta.com - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Ditreskrimsus kembali mengungkap dan membongkar praktik tambang ilegal jenis galian C di Kabupaten Aceh Besar. Hal tersebut disampaikan Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Sony Sanjaya, S.I.K., dalam keterangan singkatnya, Kamis (21/10) di Mapolda Aceh.

Sony menyampaikan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya kegiatan penambangan galian C berupa tanah timbun (urug) di Kabupaten Aceh Besar yang sangat meresahkan.

Kemudian, lanjut Sony, Tim dari Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

"Kita sudah lakukan penyelidikan dan benar di sana ada lokasi penambangan galian C berupa tanah timbun (urug). Setelah diobservasi, tim juga menemukan alat berat yang sedang melakukan kegiatan penggalian tanah," beber Sony seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Sabtu (23/10).

Setelah itu, kata Sony, petugas melakukan interview terhadap operator eksavator dan pengelola lokasi penambangan. Kemudian diketahui bahwasanya kegiatan tersebut tidak memiliki Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) atau ilegal.

"Setelah diperiksa, ternyata tidak ada izin. Kemudian, untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan, 2 unit alat berat jenis eksavator merek Komatsu diamankan ke Mapolda," ujarnya.

Selain itu, petugas pun sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi yang mengetahui praktik penambangan tersebut, dan salah satu dari mereka yaitu pengelola kegiatan penambangan sudah dijadikan tersangka.

"Satu orang sudah dijadikan tersangka, perannya selama ini adalah pengelola kegiatan penambangan yang tidak memiliki izin alias ilegal," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pembunuhan disertai mutilasi di Kedungwaringin bermotif dendam
Minggu, 28 November 2021 - 21:24 WIB
Kepolisian mengungkapkan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria berinisial RS yang...
Polres Indramayu bekuk 11 geng motor di bawah umur penganiaya warga
Minggu, 28 November 2021 - 21:11 WIB
Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu, Jawa Barat, membekuk 11 anggota geng motor yang menganiaya...
Polres Sukoharjo gagalkan penjualan puluhan ekor anjing
Minggu, 28 November 2021 - 16:56 WIB
Polres Sukoharjo, Jawa Tengah berhasil menggagalkan perdagangan 51 ekor anjing ke Wilayah Sukoharjo....
 Empat pelaku penembakan pos polisi di Aceh Barat menyerahkan diri
Minggu, 28 November 2021 - 15:13 WIB
Empat pelaku yang terlibat dalam penembakan pos polisi di Panton Reu, Kepolisian Resort (Polres) Ac...
 47 adegan rekontruksi, memperjelas peran tersangka dukun pengganda uang
Kamis, 25 November 2021 - 19:57 WIB
Satreskrim Polres Magelang menggelar rekontruksi(adegan ulang)  kasus tindak pidana pembunuhan bera...
 Polisi tahan 5 tersangka kasus korupsi pekerjaan jalan di Simeulue
Kamis, 25 November 2021 - 19:35 WIB
Kepolisian Daerah Aceh melalui Ditreskrimsus melakukan penahanan terhadap 5 tersangka kasus Tindak P...
Tim Tindak 2 Polda Jabar amankan kades di Bogor,  ini penyebabnya
Kamis, 25 November 2021 - 19:25 WIB
Tim Tindak 2 Saber Pungli Jabar di bawah komando AKBP Zul Azmi menangkap Rah, oknum Kades Sukarharja...
Bejat! Seorang ayah di Salatiga cabuli anak kandung bertahun-tahun
Rabu, 24 November 2021 - 17:11 WIB
MS, seorang ayah tega mencabuli anak kandungnya sendiri. Perbuatan tersangka dilakukan sejak tahun 2...
Polisi tetapkan tujuh tersangka pencabulan dan kekerasan 
Rabu, 24 November 2021 - 12:04 WIB
Tujuh orang resmi jadi tersangka dari 10 orang terduga pelaku dalam kasus pencabulan dan persekusi ...
Sindikat copet asal Jakarta susun rencana besar di ajang MotoGP 2022
Selasa, 23 November 2021 - 19:58 WIB
Empat anggota sindikat copet asal Jakarta yang tertangkap mencuri telepon genggam penonton dalam aja...
InfodariAnda (IdA)