Komisi IV DPR kembangkan percontohan teknologi pertanian di Magelang
Elshinta
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 17:48 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Komisi IV DPR kembangkan percontohan teknologi pertanian di Magelang
Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta.com - Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDIP  dapil VI Jateng, Vita Ervina mengatakan, pihaknya telah mengembangkan percontohan teknologi pertanian khususnya tanaman kentang di Desa Suko Makmur, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

“Pada tahun ini melalui program aspirasi kami kembangkan  percontohan teknologi pertanian di Desa Suko Makmur Kecamatan Kajoran,  Kabupaten Magelang,” kata Vita saat menyampaikan sambutan secara daring, dalam kegiatan Bimtek “Teknik Produksi Benih Kentang Bermutu” di Wisma Sejahtera Kota Magelang Jateng.

Menurutnya, kegiatan bimtek ini menjadi salah satu strategi program aksi dukungan pemerintah bersama Komisi IV  DPR RI kepada masyarakat di sektor Pertanian dalam upaya “Membangun Indonesia Tangguh melalui pembangunan pertanian”. 

Ia menambahkan, pemerintah juga terus menerus memberikan dukungan program bantuan yang langsung menyentuh dan berpihak kepada petani. "Mulai dari sisi hulu, pendampingan budidaya hingga pasca panen, seperti penyediaan benih berkualitas, modernisasi teknologi pertanian, pengendalian  organisme pengganggu tanaman, sarana prasaranas, asuransi usaha pertanian dan  subsidi pupuk hingga KUR,” imbuhnya.

Vita mengatakan, Kabupaten Magelang sebagai salah satu kabupaten penghasil tanaman kentang, tentunya menjadi tantangan bagi pemerintah maupun masyarakat sebagai petani untuk meningkatkan produktivitasnya. Sehingga, dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mencukupi kebutuhan pangan baik tingkat lokal maupun nasional.

“Dalam upaya peningkatan produktivitas diperlupakan berbagai upaya salah satunya adalah penyediaan benih bermutu dan bersertifikat. Pemerintah melalui Balitbangtan tentunya terus berupaya menciptakan teknologi terbarukan sehingga benih-benih yang ditanam oleh petani adalah benih yang berkualitas,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Sabtu (23/10). 

Sementara itu,, Kepala  Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, Romza Ernawan menambahkan, pihaknya  terus berupaya mendorong para petani kentang menanam kentang unggulan.Karena, selain dikonsumsi sebagai sayuran, juga  kentang dari petani di Kabupaten magelang juga dikonsumsi sebagai makanan olahan.

Saat ini luas lahan kentang di Kabupaten Magelang mencapai 216 hektare yang ada di wilayah Kecamatan Ngablak, Pakis, Sawangan, Kajoran dan Kaliangkrik.

Romza mengatakan,  dari luas lahan tanaman kentang seluas 216 hektare tersebut, 60,5 hektare di antaranya  telah menjalin kemitraan dengan sebuah perusahaan di Surabaya untuk dijadikan bahan makanan olahan.

"saat ini baru sejumlah petani kentang di Kecamatan Pakis yang melakukan kemitraan dengan perusahaan tersebut. Sedangkan lainnya hingga saat ini masih digunakan sebagai  kentang konsumsi biasa," ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk pemasaran kentang dari para petani di Kabupaten Magelang saat ini tidak mengalami kendala yang berarti. Bahkan, kentang-kentang produksi petani Kabupaten Magelang tersebut sudah ada yang menembus pasar pasar swalayan. Untuk harga juga relatif cukup stabil. 

Ia menambahkan, untuk meningkatkan mutu produksi kentang tersebut sangat diperlukan adanya bimbingan teknis bagi para petani kentang.
selain itu, pihaknya juga mengapresiasi bimbingan teknis “Teknik Produksi Benih Kentang Bermutu” yang diselenggarakan  balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah. Kegiatan bimbingan teknis tersebut juga difasilitasi anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDIP dapil VI Jateng, Vita Ervina.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Erick Thohir: Pandemi Covid telah mengganggu rantai pasok global
Rabu, 01 Desember 2021 - 15:07 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan pandemi Covid-19 telah mengganggu sistem rantai pasok global...
Kemenkeu siapkan Rp11 triliun untuk program Kartu Prakerja 2022
Rabu, 01 Desember 2021 - 14:47 WIB
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menyatakan pihaknya telah menyiap...
BPS catat inflasi 0,37 persen pada November 2021
Rabu, 01 Desember 2021 - 14:35 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,37 persen pada November 2021 karena secara um...
 DPR: RUU Migas masuk dalam UU Komulatif Tahun 2022
Rabu, 01 Desember 2021 - 12:07 WIB
DPR memastikan pembahasan RUU Migas akan dibahas dan disahkan  dalam pembahasan UU Komulatif di DPR...
APBK Aceh Utara Tahun 2022 Rp2,471 triliun disahkan
Rabu, 01 Desember 2021 - 11:24 WIB
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabu...
Menko Marinves apresiasi pembangunan Bandara Internasional Dhoho Kediri
Rabu, 01 Desember 2021 - 11:06 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kunjungan ker...
Pemkot Surabaya intervensi warga Kenjeran nunggak biaya perawatan RS
Rabu, 01 Desember 2021 - 10:37 WIB
Pemerintah Kota Surabaya melakukan intervensi kepada warga Kenjeran yang bayinya didiagnosa menderit...
Rupiah Rabu pagi melemah 10 poin
Rabu, 01 Desember 2021 - 09:59 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi melemah 10 poin
IHSG Rabu dibuka menguat 10,59 poin
Rabu, 01 Desember 2021 - 09:47 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu dibuka menguat 10,59 poin
Presiden Jokowi tegaskan Indonesia belum impor beras sama sekali di 2021
Selasa, 30 November 2021 - 18:57 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia belum melakukan impor beras sama sekali pada 2021...
InfodariAnda (IdA)