Kurang dari 24 Jam, Satreskrim Polresta Cirebon ringkus delapan pelaku penganiayaan
Elshinta
Selasa, 26 Oktober 2021 - 14:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Kurang dari 24 Jam, Satreskrim Polresta Cirebon ringkus delapan pelaku penganiayaan
Sumber foto: Yohanes Charles/elshinta.com.

Elshinta.com - Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka-luka.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman mengatakan, delapan pelaku itu berinisial IP, MI, SH, MK, ML, dan IK. Selain itu, dua pelaku lainnya merupakan kategori anak di bawah umur yang berinisial M dan S.

Diketahui para pelaku berasal dari salah satu kecamatan di Kabupaten Cirebon. Mereka terbukti menganiaya tiga korban secara bersama-sama pada Minggu (24/10/2021) dinihari sekitar pukul 01.30 WIB di wilayah Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

"Para pelaku menganiaya korban menggunakan kayu, batu bata, dan lainnya. Bahkan, sepeda motor korban juga dirusak oleh pelaku," ujar Arif, di Mapolresta Cirebon seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Yohanes Charles, Selasa (26/10).

Ia mengatakan, peristiwa itu bermula saat para pelaku berpapasan dengan sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor dan dinilai meresahkan. Kemudian tiga korban kebetulan melintas sehingga para pelaku menduga mereka kelompok pemuda yang sebelumnya melintas.

Para pelaku langsung menganiaya ketiga korban menggunakan kayu, batu bata dan lainnya. Akibatnya, para korban tersebut mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Arjawinangun untuk mendapatkan perawatan medis.

Nahas, salah satu korban meninggal dunia pada Minggu malam saat menjalani perawatan intensif di RSUD Arjawinangun. Sementara dua korban lainnya yang mengalami luka-luka masih mendapatkan perawatan medis.

"Para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP dan diancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Kami juga mengamankan barang bukti berupa kayu, batu bata, pakaian, sepeda motor, dan lainnya," kata Arif.

Pihaknya memastikan akan menindak tegas kelompok geng motor maupun arak-arakan sepeda motor yang mengganggu kondusivitas masyarakat. Bahkan, layanan hotline pengaduan pun dibuka untuk masyarakat Kabupaten Cirebon yang merasa terganggu dengan aktivitas tersebut.

Dalam kasus kali ini, jajarannya berhasil meringkus para tersangka kurang dari 24 jam. Hal tersebut sebagai bukti nyata keseriusan Polresta Cirebon dalam memberantas aksi kelompok-kelompok yang meresahkan warga.

"Tidak ada toleransi terhadap bentuk kekerasan apapun kepada masyarakat, dan ini menjadi upaya kami dalam melindungi masyarakat dan mewujudkan kamtibmas yang kondusif. Para orang tua juga harus menjaga anaknya dari pergaulan dan pengaruh lingkungan negatif yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas," ujar Arif Budiman.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pembunuhan disertai mutilasi di Kedungwaringin bermotif dendam
Minggu, 28 November 2021 - 21:24 WIB
Kepolisian mengungkapkan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria berinisial RS yang...
Polres Indramayu bekuk 11 geng motor di bawah umur penganiaya warga
Minggu, 28 November 2021 - 21:11 WIB
Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu, Jawa Barat, membekuk 11 anggota geng motor yang menganiaya...
Polres Sukoharjo gagalkan penjualan puluhan ekor anjing
Minggu, 28 November 2021 - 16:56 WIB
Polres Sukoharjo, Jawa Tengah berhasil menggagalkan perdagangan 51 ekor anjing ke Wilayah Sukoharjo....
 Empat pelaku penembakan pos polisi di Aceh Barat menyerahkan diri
Minggu, 28 November 2021 - 15:13 WIB
Empat pelaku yang terlibat dalam penembakan pos polisi di Panton Reu, Kepolisian Resort (Polres) Ac...
 47 adegan rekontruksi, memperjelas peran tersangka dukun pengganda uang
Kamis, 25 November 2021 - 19:57 WIB
Satreskrim Polres Magelang menggelar rekontruksi(adegan ulang)  kasus tindak pidana pembunuhan bera...
 Polisi tahan 5 tersangka kasus korupsi pekerjaan jalan di Simeulue
Kamis, 25 November 2021 - 19:35 WIB
Kepolisian Daerah Aceh melalui Ditreskrimsus melakukan penahanan terhadap 5 tersangka kasus Tindak P...
Tim Tindak 2 Polda Jabar amankan kades di Bogor,  ini penyebabnya
Kamis, 25 November 2021 - 19:25 WIB
Tim Tindak 2 Saber Pungli Jabar di bawah komando AKBP Zul Azmi menangkap Rah, oknum Kades Sukarharja...
Bejat! Seorang ayah di Salatiga cabuli anak kandung bertahun-tahun
Rabu, 24 November 2021 - 17:11 WIB
MS, seorang ayah tega mencabuli anak kandungnya sendiri. Perbuatan tersangka dilakukan sejak tahun 2...
Polisi tetapkan tujuh tersangka pencabulan dan kekerasan 
Rabu, 24 November 2021 - 12:04 WIB
Tujuh orang resmi jadi tersangka dari 10 orang terduga pelaku dalam kasus pencabulan dan persekusi ...
Sindikat copet asal Jakarta susun rencana besar di ajang MotoGP 2022
Selasa, 23 November 2021 - 19:58 WIB
Empat anggota sindikat copet asal Jakarta yang tertangkap mencuri telepon genggam penonton dalam aja...
InfodariAnda (IdA)