Timbulkan kegaduhan, PB Mathla`ul Anwar sesalkan pernyataan Menag 
Elshinta
Selasa, 26 Oktober 2021 - 19:08 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Timbulkan kegaduhan, PB Mathla`ul Anwar sesalkan pernyataan Menag 
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas soal Kementerian Agama (Kemenag) hadiah negara bagi Nahdlatul Ulama (NU), terus menjadi sorotan dan  menuai banyak kritik. 

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Mathla’ul Anwar KH Embay Mulya Sarief menyarankan, agar Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama lebih berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan. Dia khawatir, pernyataan tersebut berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat. 

“Saya menyarankan agar Menteri Agama berhati-hati dalam memberikan pernyataan. Beliau publik figure dan pejabat Negara. Jangan sampai membuat gaduh yang bisa menimbulkan ekses,” ujar Embay usai bertemu Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, MA di Jakarta, Selasa (26/10). 

Dalam kunjungannya, KH Embay Mulya Sarief didampingi sejumlah jajaran pengurus Mathla’ul Anwar. Namun, Embay mengaku, pertemuan tidak menyinggung pernyataan Menag Yaqut Cholil. 

“Kita ke sini ingin melaporkan hasil Musyawarah ke-20 Mathla’ul Anwar. Kita bersama Kementerian Agama melaksanakan berbagai kegiatan, misalnya pendidikan dan dakwah. Ini kegiatan pengabdian kepada masyarakat, di antaranya memberikan penyuluhan agama dan sebagainya,” terang Embay. 

Mathla’ul Anwar yang berdiri pada 1916 di Banten adalah salah satu organisasi Islam tertua di Indonesia. Dibandingkan NU yang berdiri pada 1926, Mathla’ul Anwar 10 tahun lebih tua. Bahkan, pada 1936, MA pernah membantu terselenggaranya Muktamar NU di Menes, Pandeglang.

Terkait pernyataan Yaqut Cholil bahwa Kementerian Agama hadiah bagi organisasi Nahdatul Ulama atau NU, Embay mengaku khawatir bahwa pernyataan tersebut akan menyinggung kelompok yang berada di luar NU. 

“Pernyataan ini bisa menyinggung orang yang berada di luar NU. Padahal semua kelompok berjuang merebut kemerdekaan,” kata Embay. 

Terakhir Embay berpesan kepada Yaqut Cholil, untuk meneladani Rasullullah SAW dalam menjaga lisan atau ucapan. Dia pun mengambil salah satu hadist Nabi Muhammad SAW, agar setiap manusia menjaga lisannya. 

“Berkatalah yang baik, jika tidak maka diamlah. Itu sabda Rasulullah, bukan saya,” tutup Embay. 

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa pernyataannya tentang Kementerian Agama hadiah untuk NU, disampaikan dalam forum internal keluarga besar NU. Pernyataan ini, menurutnya, lebih untuk memotivasi para santri dan pesantren.

"Itu saya sampaikan di forum internal. Intinya, sebatas memberi semangat kepada para santri dan pondok pesantren. Ibarat obrolan pasangan suami-istri, dunia ini milik kita berdua, yang lain cuma ngekos, karena itu disampaikan secara internal," ujar Yaqut saat berada di Solo Jawa Tengah, Senin (25/10). 

Menurut Yaqut, pemeberian semangat merupakan hal yang wajar.  Terlebih kata Yaqut hal tersebut disampaikan dalam forum internal.

Yaqut juga memastikan bahwa Kemenag tidak diperuntukkan hanya untuk NU. Buktinya, kata Yaqut, Kementerian Agama memberikan afirmasi kepada semua agama.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenag Sulsel: 3.000 calon jamaah umrah siap diberangkatkan
Jumat, 03 Desember 2021 - 20:25 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan menyatakan 3.000 calon jamaah umrah suda...
Popart Jakarta siap digelar 4-19 Desember 2021
Jumat, 03 Desember 2021 - 10:42 WIB
Popart Jakarta yakni sebuah gelaran pameran untuk para kreator IP untuk menunjukkan karya terbaik me...
Gus Imron Rosyadi nilai surat Rais Aam telah sesuai anggaran dasar
Rabu, 01 Desember 2021 - 17:57 WIB
Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok KH Imron Rosyadi Hamid menila...
Wartawan senior dan pemerhati musik Bens Leo meninggal dunia
Senin, 29 November 2021 - 11:34 WIB
Wartawan senior dan pemerhati musik Indonesia, Bens Leo meninggal dunia hari ini dalam usia 69 tahun...
Miris! Cagar budaya Multatuli telantar
Minggu, 28 November 2021 - 19:12 WIB
Akademisi Sekolah Tinggi Agama Islam ( STAI) Latansa Mashiro Rangkasbitung Mochamad Husen menyoroti ...
Tiga kiai sepuh dukung Rais Aam majukan jadwal Muktamar NU
Minggu, 28 November 2021 - 15:55 WIB
Tiga kiai sepuh dari tiga pesantren berpengaruh di Jawa Timur mendukung penuh Rais Aam PBNU KH Mifta...
Pemkab Mimika: Gereja-gereja terapkan prokes selama ibadah Natal
Sabtu, 27 November 2021 - 18:41 WIB
Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua meminta gereja-gereja di wilayah itu agar tetap menerapk...
PBNU serahkan IMB untuk masjid dan musala se-Jakarta
Sabtu, 27 November 2021 - 18:25 WIB
Adalah momen  bersejarah bagi para warga NU DKI khususnya bagi mereka yang telah memiliki masjid da...
Kiai Said Aqil Siradj diminta kembali maju jadi Ketum PBNU di Muktamar ke-34 NU
Sabtu, 27 November 2021 - 06:25 WIB
Dukungan terhadap KH Said Aqil Siroj untuk kembali maju menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul ...
Petani Temanggung gelar sedekah bumi seusai panen tembakau
Jumat, 26 November 2021 - 23:57 WIB
Para petani di Desa Petarangan, Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menggelar tradisi sedeka...
InfodariAnda (IdA)