Dindik Kabupaten Tangerang sesalkan adanya penyegelan sekolah
Elshinta
Selasa, 26 Oktober 2021 - 21:11 WIB |
Dindik Kabupaten Tangerang sesalkan adanya penyegelan sekolah
Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kiarapayung di Kampung Kayu Item, Desa Kiarapayung, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten disegel oleh warga yang mengaku sebagai ahli waris lahan (.)

Elshinta.com - Sekretaris Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang, Banten Fahrudin menyesalkan adanya penyegelan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kiarapayung oleh warga yang mengaku sebagai ahli waris lahan sekolah tersebut.

"Menurut saya, gunakan kearifan lokal supaya anak-anak tetap sekolah. Pemerintah daerah juga akan berusaha menyelesaikan masalah ini. Kasihan para siswa sejak pandemi COVID-19, selama 1 tahun lebih tidak belajar tatap muka," kata Fahrudin di Tangerang, Selasa.

Ia mengaku pihaknya prihatin setelah melihat kondisi siswa-siswi SDN Kiarapayung di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, yang saat ini tidak bisa ikut pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di hari pertama.

"Sekolah mereka telah disegel oleh pihak ahli waris lahan, karena masih disengketakan," katanya.

Ia membenarkan jika gedung SDN Kiarapayung tersebut telah dimenangkan oleh ahli waris di pengadilan dan pihaknya telah menerima putusan tersebut, dan siap untuk melakukan penyelesaian pembayaran ganti rugi lahan itu.

"Ya (lagi dianggarkan). Kasihan anak-anak yang mau PTM tertunda. Yang sekolah juga masyarakat daerah itu juga kan. Artinya, ada kearifan lokal, itu saja yang saya harapkan," ujarnya.

Sebelumnya, SDN Kiarapayung di Kampung Kayu Item, Desa Kiarapayung, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten disegel oleh warga yang mengaku sebagai ahli waris lahan yang ditempati lembaga pendidikan itu.

"Sejak awal gugatan di tahun 2019 sampai putusan pengadilan pada 9 Juni 2020, telah dimenangkan ahli waris terkait hak atas lahan. Lahan yang menjadi sengketa itu seluas kurang lebih 3.000 meter yang dipakai sekolah," kata ahli waris tanah, Muhidin.

Ia mengatakan alasan dilakukannya penyegelan sekolah itu karena tidak adanya titik temu antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dengan ahli waris terkait dana pengganti hak atas tanah yang telah dipakai untuk sekolah tersebut.

"Selama ini belum ada upaya dari pemerintah daerah terkait upaya pemanggilan ahli waris terhadap putusan dari pengadilan ini," ujarnya.

Menurut dia, hingga saat ini setelah ada putusan dari pengadilan pun dari Pemkab Tangerang maupun Bupati Ahmed Zaki Iskandar tidak ada upaya baik untuk menyelesaikan persoalan ini terhadap ahli waris.

Oleh karenanya, pihaknya menuntut agar Pemkab Tangerang segera melakukan ganti rugi terkait pemakaian lahan yang kini digunakan sebagai gedung sekolah tersebut.

"Kalau kami menuntut agar pemda melakukan ganti rugi, karena sudah 45 tahun berdiri tanpa ada koordinasi dengan ahli waris," kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Program GIZ sarat manfaat bagi pendidikan di Batubara
Rabu, 01 Desember 2021 - 16:05 WIB
Bupati Batubara H Zahir berterima kasih kepada Pemerintah melalui Kemendikbud dan Ristek atas keperc...
Peringati Hari Guru Nasional, Bupati Magelang apresiasi peran guru
Rabu, 01 Desember 2021 - 11:55 WIB
Upacara peringatan Hari Guru Nasional ke-27 dan HUT ke-76 PGRI di Kota Magelang menjadi momentum bag...
 Dies Natalis ke-65, UKSW siap hadapi tantangan zaman
Rabu, 01 Desember 2021 - 11:35 WIB
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah  menggelar upacara dalam rangka perin...
Perpustakaan digital beri dukungan besar dunia pendidikan selama pandemi
Selasa, 30 November 2021 - 15:36 WIB
Pada masa pandemi Covid-19, peluang perpustakaan digital dalam mendukung dunia pendidikan, semakin b...
Gelar wisuda, Stiper Santo Thomas Aquinas Jayapura siap wujudkan ahli pertanian
Selasa, 30 November 2021 - 14:06 WIB
Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Santo Thomas Aquinas Jayapura mewisuda 178 sarjana baru, Senin (29/11/...
 Guru di Aceh diminta majukan ekosistem pendidikan
Selasa, 30 November 2021 - 13:06 WIB
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara Jamaluddin, S.sos, M.Pd mengajak par...
Gelar wisuda 2021, Usakti siap wujudkan `The New Generation of Entrepreneur`
Selasa, 30 November 2021 - 10:35 WIB
Universitas Trisakti (Usakti), pada hari Ahad (28 /11) menggelar wisuda secara daring menjelang Dies...
Literasi jadi fondasi membangun masyarakat berpengetahuan
Senin, 29 November 2021 - 18:12 WIB
Literasi adalah faktor esensial dalam upaya membangun fondasi yang kokoh dalam membangun masyarakat ...
Tingkatkan motivasi belajar murid, Satgas Yonif 751/VJS bagikan tas dan alat tulis
Minggu, 28 November 2021 - 20:57 WIB
Tingginya moril para pelajar dalam bersekolah dan menuntut ilmu tidak terlepas dari kelengkapan pera...
TIM mahasiswa UMM juarai LKTII 
Minggu, 28 November 2021 - 13:18 WIB
Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Malang, Jawa Timur kembali menorehkan prestasi ...
InfodariAnda (IdA)