Kak Seto: Semua pihak perlu pastikan kesiapan anak jalankan PTM
Elshinta
Selasa, 26 Oktober 2021 - 23:55 WIB |
Kak Seto: Semua pihak perlu pastikan kesiapan anak jalankan PTM
Psikolog Seto Mulyadi dalam diskusi `Adaptasi Anak Demi Sukses Pendidikan Tatap Muka` yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (26/10/2021). (ANTARA/Zubi Mahrofi)

Elshinta.com - Psikolog Seto Mulyadi mengingatkan semua pihak untuk memastikan kesiapan anak menjalankan adaptasi kebiasaan baru dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

"Selain persiapan protokol kesehatan di sekolah, anak juga harus dipersiapkan jangan sampai tidak menjalankan protokol kesehatan," ujar Seto Mulyadi dalam diskusi "Adaptasi Anak Demi Sukses Pendidikan Tatap Muka" yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, kesiapan anak melaksanakan PTM terbatas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dapat dilakukan sekolah melalui pemberian simulasi secara daring.

Dengan begitu, ketika peserta didik datang ke sekolah untuk melaksanakan PTM terbatas tidak banyak melakukan kesalahan.

"Mungkin ada simulasi atau pelatihan penerapan protokol kesehatan sehingga saat terjun kelapangan tidak melakukan kesalahan lagi," tutur Kak Seto, demikian ia biasa disapa.

Fasilitas daring juga dapat dimanfaatkan untuk peserta didik menjalin komunikasi dan bersosialisasi dengan teman-teman sekolahnya.

"Selama ini kita sudah memanfaatkan media daring, namun jangan hanya terbatas pada akademik belaka, tapi juga pada hal-hal yang non akademik. Misalnya, antar siswa saling menunjukkan prestasinya masing-masing di luar akademik sehingga anak tertarik untuk berkomunikasi dengan sesama teman saat di sekolah," ujarnya.

Menurut dia, kegiatan tersebut juga dapat memulihkan mental anak dan membuat anak lebih semangat saat kembali ke sekolah untuk menjalankan PTM terbatas.

Dalam kesempatan itu, Kak Seto juga mengatakan, selain memulihkan mental anak, para orang tua diminta untuk terlebih dahulu sehat secara mental.

"Yang paling penting orang tua juga harus menyadari harus tetap menjaga kesehatan, baik kesehatan fisik maupun kesehatan mental," katanya.

Ia menilai, seringkali orang tua lupa menjaga kesehatan mental. Dengan mental orang tua yang baik maka tidak mudah panik dan lelah yang bisa menimbulkan emosi negatif.

"Kemudian juga menjalankan ibadah, berdoa, bersyukur dan sebagainya. Itu membuat orang tua sehat mental," kata Kak Seto.

Di samping itu, ia juga meminta kepada para orang tua untuk menghentikan segala tindakan kekerasan pada anak.

"Karena banyak laporan pada pandemi ini atas nama kurikulum dan sebagainya anak terlalu ditekan, justru kadang-kadang oleh orang tuanya," tuturnya.

Ia menyarankan agar para orang tua untuk mengembangkan kebiasaan diskusi dalam keluarga dan saling menguatkan.

"Jadikan keluarga sebagai tim pendukung yang tangguh yang memberikan apresiasi dan penguatan. Dengan demikian, daya resiliensi, daya adaptasi terhadap situasi pandemi yang masih berkepanjangan ini juga akan semakin diperkuat," ujar Kak Seto.*

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemerintah Indonesia akan tingkatkan kerja sama dengan Palestina
Minggu, 28 November 2021 - 21:47 WIB
Pemerintah Indonesia menyatakan akan terus meningkatkan kerja sama di berbagai bidang dengan Palesti...
Indonesia larang kunjungan dari delapan negara cegah importasi Omicorn
Minggu, 28 November 2021 - 19:46 WIB
Pemerintah Indonesia melarang akses perjalanan internasional dari delapan negara di Afrika untuk men...
Warga penerima vaksin COVID-19 dosis lengkap sudah capai 94,3 juta
Minggu, 28 November 2021 - 18:57 WIB
Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 melaporkan jumlah warga Indonesia yang telah menerima vaksin dosis l...
Satgas: Positif COVID-19 bertambah 264 kasus tertinggi di Jakarta
Minggu, 28 November 2021 - 17:44 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan jumlah kasus harian terkonfirmasi positif COVID...
 Kodam XVII/Cenderawasih fokus percepat vaksinasi Covid-19 di Provinsi Papua 
Minggu, 28 November 2021 - 17:14 WIB
Dalam rangka meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Papua, Kodam XVII Cenderawasih meng...
 KSPSI Jabar kawal penetapan UMK 2022 dengan unjuk rasa dan mogok kerja
Minggu, 28 November 2021 - 16:48 WIB
Berdasarkan amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) angka (7) pada pokoknya menyatakan untuk menangguh...
 Dukung percepatan vaksinasi, Polres Kediri vaksin ribuan santri
Minggu, 28 November 2021 - 15:33 WIB
Ribuan santri di Pondok Pesantren Darussalam Sumbersari, Desa Kencong, Kecamatan Kepung, Kabupaten ...
 Antisipasi banjir, Babinsa dan masyarakat gotong royong bangun tanggul 
Minggu, 28 November 2021 - 14:06 WIB
Dalam rangka mengantisipasi bahaya banjir yang sewaktu-waktu bisa terjadi terlebih di musim penghuja...
 Warga Boyolali bangun rumah unik berbentuk sepatu dekat pintu tol 
Minggu, 28 November 2021 - 13:35 WIB
Dedy Sariyawan (46) warga Dukuh Berdug Rt.01 Rw.05, Desa Kragilan Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah m...
Ganjar bantu 2 ton cat untuk perindah Nepal Van Java
Minggu, 28 November 2021 - 13:09 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyerahkan bantuan berupa 2 ton cat kepada masyarakat Dusun But...
InfodariAnda (IdA)