Ketua MPR minta pemerintah beri perhatian lebih kepada keraton
Elshinta
Rabu, 27 Oktober 2021 - 16:39 WIB |
Ketua MPR minta pemerintah beri perhatian lebih kepada keraton
Ketua MPR, Bambang Soesatyo (empat kiri), menerima pengurus Forum Silaturahmi Keraton Nusantara, di Jakarta, Rabu (27-10-2021). ANTARA/elshinta.com

Elshinta.com - Ketua MPR, Bambang Soesatyo, mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk memberikan perhatian lebih serta melakukan revitalisasi terhadap infrastruktur, peran, dan fungsi keraton di Indonesia agar kekayaan budaya nasional itu tidak punah akibat termakan zaman.

"Mengingat kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran keraton di berbagai daerah, juga keraton merupakan salah satu sumber seni dan seni budaya bangsa," kata dia, usai menerima delegasi Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), di Jakarta, Rabu.

Delegasi FSKN yang hadir antara lain penasihat FSKN, Teuku Rafly Pasya dan Evi Oktavia, Ketua Umum FSKN, Brigadir Jenderal Polisi (Purn) Dr AA Mapparessa, Sekretaris Umum FSKN, Rd Hanif Radinal, Ketua Departemen Antar Lembaga FSKN, Teuku Rassya Pasha, dan Kepala Sekretariat FSKN, Ahmad Jazuli.

Soesatyo mengatakan, dari 250 keraton sebelum kemerdekaan, setidaknya kini tinggal 54 keraton, itu pun mayoritas sedang terseok-seok agar tetap berdiri dan melestarikan adat dan kebudayaannya. "Dukungan pemerintah dalam merevitalisasi fisik, peran, dan fungsi keraton sangat diperlukan," ujar dia.

Menurut dia, secara peraturan perundangan hingga anggaran, komitmen pemerintah dalam memajukan kebudayaan nasional tidak perlu diragukan. "Hanya tinggal pelaksanaannya di lapangan. Pelibatan keraton ini sangat penting dan tak boleh terlupakan," katanya.

Ia mengatakan pemerintah bisa memanfaatkan Dana Abadi Kebudayaan, yang menurut laporan Kementerian Keuangan pada April 2021 jumlahnya sudah mencapai Rp1 triliun.

Pemerintah pada 2019 juga sudah menyetujui Dana Abadi Kebudayaan yang setiap tahun akan terus ditingkatkan hingga mencapai Rp5 triliun.

Menurut dia, revitalisasi keraton tidak boleh dipandang sebagai pengeluaran, apalagi dianggap membebani keuangan negara. Revitalisasi keraton harus dipandang sebagai investasi sosial dan budaya yang pada akhirnya justru akan mendatangkan berbagai manfaat, termasuk manfaat ekonomi.

"Karena dengan semakin baiknya infrastruktur yang dimiliki keraton akan semakin mendatangkan minat masyarakat untuk berkunjung ke sana. Pada akhirnya masyarakat bisa semakin mencintai seni dan budayanya," kata dia.

Ia bilang, sejak 2019 pemerintah telah menyalurkan dana alokasi khusus kebudayaan ke berbagai pemerintah daerah dengan total mencapai Rp500 miliar.

Dari segi besaran anggaran dan cakupan pemerintah daerah yang menerima, jumlahnya memang masih terbatas, namun akan terus ditingkatkan setiap tahun.
"Pemerintah daerah bisa memanfaatkan dana tersebut untuk meningkatkan pemajuan kebudayaan melalui keraton," kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Peringati Milad GAM ke 45, Bendera Bintang Bulan berkibar di Lhokseumawe
Sabtu, 04 Desember 2021 - 20:34 WIB
Perayaan Milad GAM ke 45 tahun, pengibaran bendera berlambang Bintang Bulan berlangsung di halaman M...
 Panglima Sago Wilayah Jrat Manyang Daerah III Tgk Chik Paya Bakong pimpin Gampong Paya Berandang
Sabtu, 04 Desember 2021 - 20:22 WIB
Juliyandi nomor urut dua Seorang Panglima Sagoe Wilayah Jrat Manyang  Daerah III Tgk. Chik di Paya ...
Megawati ingatkan Repdem tetap jadi banteng pembela rakyat
Jumat, 03 Desember 2021 - 21:55 WIB
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan kepada salah satu organisasi sayap...
JK apresiasi pemikiran Rizal Ramli tetap di jalur ekonomi tak jadi pengusaha
Jumat, 03 Desember 2021 - 14:36 WIB
Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI, Muhammad Jusuf Kalla (JK) mengapresiasi sikap begawan ekonomi Riz...
Presiden perintahkan Polda di perbatasan cegah masuknya Omicron
Jumat, 03 Desember 2021 - 13:19 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajaran Polri, terutama kepolisian daerah (Polda) yang m...
Muhaimin: Dua kandidat ketua umum PBNU kader terbaik
Kamis, 02 Desember 2021 - 23:47 WIB
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyatakan dua kandidat calon ketua umu...
Ribuan warga Dili nikmati Pentas Seni dan Pasar Malam Indonesia
Kamis, 02 Desember 2021 - 21:11 WIB
Ribuan warga Dili datang dan membaur bersama menikmati Pentas Seni dan Pasar Malam Indonesia digelar...
PSI dukung kebijakan Sri Mulyani pangkas anggaran MPR
Kamis, 02 Desember 2021 - 21:01 WIB
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung kebijakan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang memangka...
Pemkab Parigi Moutong jamin kemudahan investasi bagi investor
Kamis, 02 Desember 2021 - 20:09 WIB
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah akan memberikan jaminan kemudahan investasi bag...
NU: Cegah regresi demokrasi selama pandemi
Kamis, 02 Desember 2021 - 17:10 WIB
Pandemi Covid-19 ikut mempercepat penurunan kualitas demokrasi Indonesia dan banyak negara. Meski de...
InfodariAnda (IdA)