Pencatatan kekayaan intelektual penting agar tidak diklaim asing
Elshinta
Rabu, 27 Oktober 2021 - 20:41 WIB |
Pencatatan kekayaan intelektual penting agar tidak diklaim asing
Tangkapan layar Kepala Sub Direktorat Pelayanan Hukum dan Lembaga Manajemen Kolektif, Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri Kementerian Hukum dan HAM, Agung D Sasongko, pada sosialisasi perkembangan seni pertunjukan yang dipantau di Jakarta, Rabu. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Elshinta.com - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengatakan pencatatan beragam kekayaan intelektual komunal yang ada di Indonesia menjadi suatu hal penting dan strategis agar tidak diklaim pihak asing.

"Ini bisa jadi bahan bagi kita kalau seandainya ada pihak asing yang mengklaim dan Indonesia sudah memiliki datanya," kata Kepala Sub Direktorat Pelayanan Hukum dan Lembaga Manajemen Kolektif, Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Agung D Sasongko, pada sosialisasi perkembangan seni pertunjukan yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan yang dimaksud dengan kekayaan intelektual komunal ialah segala hal yang mencakup ekspresi budaya tradisional, pengetahuan tradisional, sumber daya genetik, hingga potensi indikasi geografis.

Semua hal yang bersinggungan dengan itu wajib dan semestinya harus diinvetarisasi dan didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM guna melindungi dari klaim pihak lain. Saat ini mereka telah memiliki pusat data kekayaan intelektual yang dikolaborasikan dengan sejumlah kementerian di Tanah Air.

Keberadaan pusat data kekayaan intelektual tersebut penting sekali. Sebab, selama ini jika ada pihak-pihak lain yang mengklaim suatu kekayaan intelektual milik Indonesia, maka harus dibuktikan dengan data-data yang ada.

Sehingga, pusat data yang ada di Kemenkumham akan berperan strategis bilamana ada pertikaian soal kekayaan intelektual yang bisa saja diklaim oleh pihak asing. "Jadi kita punya data dan bukti faktual yang dimiliki pemerintah," ujarnya.

Ia mengatakan, pada dasarnya hak cipta atas suatu karya, perlindungannya otomatis yakni sejak hal itu diwujudkan dan dipublikasikan sehingga dengan perlindungan otomatis itu pencipta memiliki kewajiban mendokumentasikan barang yang diciptakannya.

Sedangkan pencatatan dalam undang-undang sebetulnya untuk melindungi atau mengantisipasi hasil cipta seseorang bilamana ia tidak mendokumentasikan hasil karyanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Air pasang rendam jalan dan rumah warga di Kapuas Kalteng
Senin, 06 Desember 2021 - 09:07 WIB
Air pasang kembali merendam sejumlah jalan dan rumah warga di Kota Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, K...
Hujan lebat disertai angin diprakirakan meliputi sebagian besar provinsi
Senin, 06 Desember 2021 - 08:31 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini perihal potensi hu...
Hamilton redam Verstappen di tengah kacaunya GP Arab Saudi
Senin, 06 Desember 2021 - 07:31 WIB
Lewis Hamilton meredam perlawanan sengit Max Verstappen di Grand Prix Arab Saudi yang sarat drama pa...
Budidaya lalat hitam PHKT bantu siapkan ibu kota baru ramah lingkungan
Minggu, 05 Desember 2021 - 23:31 WIB
Program Budidaya Lalat Hitam atau Bulatih dari PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) di Kabupate...
Yogyakarta gelar vaksinasi malam hari sasar warga rentan sosial
Minggu, 05 Desember 2021 - 21:11 WIB
Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Puskesmas Gedongtengen menggelar vaksinasi pada malam hari untuk ...
Kasus masih proses di pengadilan, KPMH sebut seruan Rizieq tak pantas
Minggu, 05 Desember 2021 - 18:18 WIB
Direktur eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) Habib Muannas Alaidid memberikan respon t...
Kepala BNPB: Segera bentuk posko terpadu tanggap darurat erupsi Semeru
Minggu, 05 Desember 2021 - 15:10 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto meminta segera di...
Pasien rawat inap Wisma Atlet hari ini berkurang empat orang
Minggu, 05 Desember 2021 - 14:06 WIB
Jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, pe...
Satgas Covid-19 Kota Bandung lakukan pengetatan selama PPKM Level 3 Nataru
Minggu, 05 Desember 2021 - 13:26 WIB
Jelang libur panjang Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota...
Pemkot Bandung siapkan langkah strategis tekan angka pengangguran
Minggu, 05 Desember 2021 - 13:13 WIB
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, Darto memastikan telah menyiapkan sejumlah la...
InfodariAnda (IdA)