Kesadaran nelayan Jepara lengkapi diri dengan `life jacket` meningkat
Elshinta
Kamis, 28 Oktober 2021 - 11:56 WIB |
Kesadaran nelayan Jepara lengkapi diri dengan `life jacket` meningkat
Nelayan tengah mempersiapkan perahunya. Nelayan diwajibkan menyiapkan `life jacket` (jaket pelampung) saat melaut. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Elshinta.com - Kesatuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Kepolisian Resor Jepara, Jawa Tengah, mencatat kesadaran nelayan setempat melengkapi diri dengan alat keselamatan saat melaut, khususnya jaket pelampung (life jacket) sebagai antisipasi ketika terjadi kecelakaan laut semakin meningkat.

"Pasalnya, bantuan jaket pelampung cukup banyak mulai dari Polres Jepara, PLTU, serta PLN hingga instansi lain yang juga peduli terhadap keselamatan nelayan," kata Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Kepolisian Resor Jepara Iptu Lukman Fuadi di Jepara, Kamis.

Untuk itu, kata dia, tidak ada alasan bagi nelayan tidak memakai jaket pelampung saat melaut karena sudah diberikan bantuan alat keselamatan saat melaut.

Adanya pendekatan terhadap para nelayan serta tidak pernah berhenti mengingatkan mereka agar selalu membawa jaket pelampung, akhirnya ada perkembangan karena sudah banyak nelayan yang mematuhi aturan saat melaut melengkapi diri dengan alat keselamatan.

Jika nelayan mematuhi aturan untuk selalu membawa jaket pelampung, kata dia, ketika terjadi laka laut, maka peluang selamat masih cukup besar karena dirinya bisa mengapung lebih lama.

"Nelayan yang ditemukan hanya mengandalkan jerigen maupun sterefoam yang bisa mengapung di air sudah diingatkan, bahwa jaket pelampung jauh lebih menjamin keselamatan nelayan ketika terjadi kecelakaan di laut, daripada benda lain yang bisa dijadikan alat bantu mengapung di air ketika kapal tenggelam atau terbalik," ujarnya.

Upaya mengingatkan nelayan, kata dia, tidak hanya saat melakukan patroli, melainkan saat ada pertemuan dengan para nelayan juga diingatkan untuk melengkapi diri dengan jaket pelampung.

Ia mengakui masih ada nelayan yang tidak membawa jaket pelampung saat melaut dengan berbagai alasan, meskipun sudah memiliki jaket pelampung. 

Harapanyna, kata dia, organisasi nelayan juga ikut serta mengingatkan, termasuk pemilik kapal juga diminta kepeduliannya dengan keselamatan anak buah kapalnya dengan membelikannya jaket pelampung karena banyak nelayan yang hanya sekadar bekerja untuk orang lain.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi tangkap pengedar narkoba bersenjata api rakitan di Muara Enim
Minggu, 05 Desember 2021 - 09:31 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Selatan  menangkap tersangka terduga pe...
 Valencya bebas, Kuasa hukum: Masih ada tiga kasus lain
Sabtu, 04 Desember 2021 - 14:45 WIB
Sambil menangis, Valencya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu ...
Polda Jabar bekuk sindikat pemalsu Kartu Prakerja
Sabtu, 04 Desember 2021 - 11:59 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat membekuk sindikat pemalsu Kartu ...
Bripka MN penembak rekan sejawatnya hingga tewas masih terima gaji
Jumat, 03 Desember 2021 - 19:47 WIB
Brigadir Polisi Kepala MN, penembak rekan sejawatnya hingga tewas di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Te...
Kejaksaan Tinggi NTT tahan mantan bupati Kupang
Jumat, 03 Desember 2021 - 16:50 WIB
Penyidik Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Tinggi Provinsi Nusa Tenggara Timur menahan mantan Bupati K...
Kominfo fokuskan sosialisasi pada masyarakat sambil rampungkan RUU PDP
Jumat, 03 Desember 2021 - 14:48 WIB
Tenaga Ahli Menkominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa Devie Rahmawati menyebutkan Kementerian Kom...
Kejaksaan NTT periksa 30 saksi kasus korupsi aset Pemkab Kupang
Jumat, 03 Desember 2021 - 13:50 WIB
Penyidik Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Tinggi Provinsi Nusa Tenggara Timur telah melakukan pemerik...
Kompolnas terima 3.701 aduan masyarakat terhadap Polri
Jumat, 03 Desember 2021 - 13:39 WIB
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) selama periode Januari-November 2021 menerima 3.701 aduan mas...
Kejari tahan bendahara desa di Seruyan diduga korupsi Rp1,18 miliar
Jumat, 03 Desember 2021 - 08:30 WIB
Kejaksaan Negeri Seruyan, Kalimantan Tengah menahan bendahara Desa Tumbang Laku, Seruyan Hulu, beri...
Nurul Ghufron jelaskan soal harta kekayaannya yang naik
Jumat, 03 Desember 2021 - 07:01 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menjelaskan mengenai harta kekayaannya ...
InfodariAnda (IdA)