Peringati Sumpah Pemuda, Lima Benua gelar 'Art Klaten'
Sanggar Seni Lima Benua menggelar peringatan hari sumpah pemuda di desa Belang Wetan, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah.

Elshinta.com - Sanggar Seni Lima Benua menggelar peringatan hari sumpah pemuda di desa Belang Wetan, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (27/10).
Kegiatan Art Klaten digelar pertama kalinya oleh Lima Benua yang bertujuan mengajak pemuda pemudi kabupaten Klaten untuk Indonesia terus bergerak dan bersemangat turut membangun ekonomi kreatif dengan terus berkarya dengan memanfaatkan barang barang buangan.
Temanku Lima Benua yang akrab dipanggil Liben (19) seorang remaja sekaligus pemrakarsa Art Klaten kepada Elshinta mengatakan dengan adanya kegiatan ini akan membangun jejaring baik di tingkat lokal,nasional bahkan internasional sebagaimana pemuda di masa lalu yang mengadakan pertemuan antar suku untuk mencapai tujuan.
"Kita ini bukan pemuda pemudi yang rapuh dan kita mengambil hikmat dari peristiwa sumpah pemuda yakni bagaimana memperkuat karakter bangsa pada diri kita.Komitmen persatuan dan kesatuan dimulai dengan kegiatan Art Klaten ini," jelas mahasiswi seni di kampus Jogja itu.
Art Klaten ini mengusung karya dari dari tujuh seniman yang menyimbulkan 700 pemuda yang saat itu berkumpul untuk mencapai tujuan yakni indonesia merdeka.
Pembukaan Art Klaten diawali dengan tarian burung garuda yang menari di atas karpet jong-jong dan pulau-pulau di Indonesia.
"Untuk bakti pemuda pemudi kepada ibu pertiwi bersama sama mencuci kaki ibu kita sebagai tanda bakti kita kepada ibu pertiwi dimana kita dilahirkan," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Wiwik Endarwati, Jumat (29/10).
Liben berharap dengan diselenggarakan Art Klaten ini diharapkan bisa mendorong pemuda pemudi kreatif untuk bangkit dan tetap produktif selama pandemi covid-19.
"Bersamaan dengan hari sumpah pemuda 2021 kita jadikan spirit untuk terus berkarya meskipun dengan keterbatasan.saya didukung Syahrul Efendi,Totok Krebo Dedek Friga serta lingkungan sekitar berkarya dengan barang buangan ditampilkan disini untuk menggerakan ekonomi kreatif masyarakat klaten,semoga kami bisa menggelar setiap tahunnya," pungkasnya