Satnarkoba Polres Salatiga canangkan Kampung Tangguh Anti Narkoba
Berangkat dari tingginya peredaran narkoba di Salatiga, Jawa Tengah yang sudah memprihatinkan, Satnarkoba Polres Salatiga mencanangkan Kampung Tangguh Anti Narkoba. Dalam pencanangan ini juga dilakukan tes urin.

Elshinta.com - Berangkat dari tingginya peredaran narkoba di Salatiga, Jawa Tengah yang sudah memprihatinkan, Satnarkoba Polres Salatiga mencanangkan Kampung Tangguh Anti Narkoba. Dalam pencanangan ini juga dilakukan tes urin.
Kasat Narkoba Polres Salatiga Iptu Wikan Sri Kardiono menjelaskan, dengan pencanangan atau didirikannya Posko Kampung Tangguh Anti Narkoba diharapkan angka peredaran narkoba dapat ditekan mengingat dengan merangkul tokoh masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan warga sendiri dinilai sangat efektif karena kepolisian tidah bisa bekerja sendiri dalam memerangi peredaran narkoba.
Ditambahkan Kasat Narkoba, kasus peredaran narkoba di Salatiga khususnya di kalangan remaja memang sangat tinggi hal ini terlihat dari ungkap kasus narkoba selama satu bulan saja ada sekitar ada 7 kasus.
"Berangkat dari tingginya peredaran narkoba maka dicanangkan Kampung Tangguh Anti Narkoba. Karena peredaran narkoba di Salatiga sudah memprihatinkan," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Jumat (29/10).
Sementara itu Ya Ohahu Hiya dari Gerakan Rakyat Anti Madat (Geram) Kota Salatiga mengatakan, pencanangan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Perumahan Mutiara Tingkir, Salatiga ini merupakan pilot projec untuk kelanjutan Kampung Tangguh Anti Narkoba lainya di Salatiga mengingat tingginya peredaran narkoba di Salatiga.
"Geram sendiri sebagai fasilitator membantu memberikan edukasi bahaya narkoba kepada masyarakat dan cara pencegahanya. Dalam pencanangan Kampung Tangguh Anti Narkoba ini juga dilakukan sampel tes urin kepada sekitar 15 perwakilan dan hasilnya semuanya negatif," ujarnya.