Peringati Sumpah Pemuda, BPIP gelar vaksinasi di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Masih banyak warga yang sampai saat ini belum mendapatkan pelayanan vaksinasi COVID-19. Badan Pembina Indeologi Pancasila (BPIP) dan UIN Sunan Kalijaga (SUKA) Yogyakarta menggelar vaksinasi masal agar semakin banyak masyarakat yang bisa tervaksin.

Elshinta.com - Masih banyak warga yang sampai saat ini belum mendapatkan pelayanan vaksinasi COVID-19. Badan Pembina Indeologi Pancasila (BPIP) dan UIN Sunan Kalijaga (SUKA) Yogyakarta menggelar vaksinasi masal agar semakin banyak masyarakat yang bisa tervaksin.
Vaksinasi masal memperingati hari Sumpah Pemuda, Kolaborasi Sentra Vaksinasi BPIP, Polda, Polda DIY, Fakultas Kedokteran UGM, UIN Sunan Kalijaga untuk mewujudkan Indonesia bebas pandemi digelar di Gedung Prof. H.M. Amin Abdullah, kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Jumat (29/10).
Kegiatan vaksinasi dosis 1 untuk masyarakat umum kali ini dilaksakan memperingati peringatan Hari sumpah Pemuda, sebagai momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya peran pemuda dalam menggalang persatuan dan kesatuan untuk meraih kemerdekaan Indonesia, dan pentingnya pemuda dalam setiap jaman, hingga kini peran pemuda tetap penting dalam mengatasi setiap permasalahan bangsa dan negara kesatuan RI.
"Hanya ada di negeri ini. Pemuda Indonesia yang dengan gagah berani menyatakan pergerakan dengan persatuan dan persatuan untuk melawan penjanjah. Dengan Sumpah Pemuda itu, Pemuda Indonesia berhasil penyatukan pergerakan raja-raja yang sendiri sendiri, menjadi bersifat nasional, "kata Kepala BPIP, Prof. K.H. Yudian Wahyudi di UIN Sunan Kalijaga.
Prof. Yudian Wahyudi mengatakan bahwa berkat Sumpah Pemuda setelah 17 tahun dapat mewujudkan kemerdekaan Indonesia.
Peran penting pemuda Indonesia tidak pernah surut untuk NKRI hingga sekarang. Pemuda harus terus ambil bagian dalam semua bidang, untuk menunjukkan di mata dunia bahwa Indonesia yang kaya makmur ini dapat diurus dengan baik, dengan persatuan dan kesatuan para Pemuda Indonesia.
Saat dunia, termasuk negara Indonesia, dalam bahasa Agama sedang diuji dengan Pandemi Covid-19. Pemuda Indonesia harus ambil bagian untuk mensukseskan kegiatan Vaksinasi Nasional. Dengan kekompakan pemuda Indonesia dalam mendukung dan mensukseskan Vaksinasi Nasional, pihaknya optimis Indonesia akan segera lulus dari ujian Pandemi Covid-19.
"Sekarang ini kita masih prihatin. Generasi muda kita yang seharusnya sekolah, namun hanya bermain-main. Namun jika kita kompak tidak mengeluh, termasuk para pemuda bersatu padu turut ambil bagian mengatasi Pandemi Covid-19, tawakal dan terus berdo’a kepada Allah SWT (Tuhan Yang Maha Esa). Maka di tahun tahun mendatang akan banyak lahir Einstain muda, penemu-penemu teknologi dari negeri ini, yang membawa Indonesia dikagumi dunia," ujarnya.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Phil Al Makin, mengatakan kegiatan kolaborasi sentra vaksinasi kali ini merupakan upaya yang sangat baik untuk para pemuda Indonesia. Dengan Vaksinasi, para Pemuda akan tumbuh semakin sehat. Untuk menuju Indonesia yang semakin kuat.
"Semoga Pandemi Covid-19 cepat berlalu, dan Indonesia bisa hidup lebih produktif," ujar Al makin.
Kegiatan Sentra Vaksinasi ini dibuka secara simbolis oleh Kepala BPIP, Prof. Yudian Wahyudi, dengan penyerahan APD kepada tenaga kesehatan. Sementara itu, data masyarakat yang mendaftar vaksninasi berjumlah 1049 orang. Namun dalam pelaksanaannya masyarakat yang tidak mendaftarpun disilakan untuk mengikuti vaksinasi dosis 1, dengan vaksin Sinovac.