Relawan Jokowi bakal rilis nama pejabat diduga terlibat bisnis PCR
Elshinta
Senin, 01 November 2021 - 18:35 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Relawan Jokowi bakal rilis nama pejabat diduga terlibat bisnis PCR
Sumber foto: https://bit.ly/31knwBf/elshinta.com.

Elshinta.com - Dugaan keterlibatan menteri, politisi dan konglomerat dalam pengadaan PCR Alkes diungkap di Majalah Tempo. Ini memunculkan kemarahan kelompok relawan Jokowi. Ketua Jokowi Mania (JoMan), Imanuel Ebenezer menyatakan agar menteri, politisi dan konglomerat terkait harus bertanggung jawab di depan hukum atas mahalnya harga PCR.

"Satu setengah tahun lalu harga PCR mahal. Bahkan pernah di atas 1.2 juta di awal Pandemik. Sekarang terbongkar semua, ada dugaan kongsi pengusaha dan politisi cari cuan," kata Noel sapaan akrabnya.

Dia menegaskan dalang dan mafia bisnis kesehatan ini harus menyetop aksi cari cuannya. Mereka bisa berbisnis energi, tambang, sawit dll yang tidak merugikan masyarakat terdampak pandemik 

"Apalagi menterinya yang terlibat. Dia harus mundur," kata Noel.

Aktivis pro demokrasi ini menambahkan, berdasar data didapatnya, ada sejumlah menteri yang bertanggung jawab dari pengadaan PCR ini. Majalah Tempo sendiri  kata Noel, mengungkapkan keterlibatan politisi dan pengusaha di bisnis ini.

"Data saya ada menteri terlibat. Beruntung bagi kita, Indonesia nemiliki Jokowi yang cepat tanggap menurunkan harga PCR hingga di bawah 300 ribu.  Di India saja bisa 200 ribu, kenapa di Indonesia tidak bisa," tegas aktivis 98 ini 

Noel melanjutkan akan merilis nama nama pejabat  dan pengusaha terkait yang bertanggung jawab dengan mahalnya biaya PCR 1.5 tahun terakhir ini 

Dirinya menegaskan akan membawa data data tersebut ke lembaga hukum.

"Dari kepala sampai ekor harus tanggung jawab. Siapa pun yang memiskinkan rakyat terdampak pandemik harus dihukum MATI. Saya akan kawal itu apapun resikonya," tandas Noel.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pasien rawat inap Wisma Atlet per hari ini tambah 51 orang
Jumat, 21 Januari 2022 - 20:45 WIB
Jumlah pasien yang dirawat di RS Darurat Khusus Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, per Jumat, ...
Polisi seriusi dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Manado
Jumat, 21 Januari 2022 - 20:05 WIB
Kepolisian Daerah Sulawesi Utara melalui Polresta Manado terus intensif mendalami perkara dugaan tin...
 Kapolda Sulut tinjau vaksinasi di SD Islam Yapim Manado 
Jumat, 21 Januari 2022 - 19:10 WIB
Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno didampingi Kabid Humas Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kabid Dokkes...
 Varian Omicron masuk Jateng, masyarakat diimbau waspada dan taat prokes
Jumat, 21 Januari 2022 - 18:55 WIB
Varian Omicron masuk Jateng, masyarakat diimbau waspada dan taat prokes. Imbauan tersebut disampaika...
 Varian Omicron masuk Jateng, 9 pasien terpapar
Jumat, 21 Januari 2022 - 18:47 WIB
Varian Omicron telah masuk ke Jawa Tengah. Informasi yang diterima Polda Jateng ada sembilan pasien ...
37 penghuni asrama terpapar Covid-19, MAN 2 lakukan isolasi di Gedung PSPB
Jumat, 21 Januari 2022 - 18:12 WIB
Jumlah siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 yang reaktif hasil swab antigen bertambah. Dari hasil s...
 Vaksin dan penularan landai, PPKM Kabupaten Karawang turun ke level 1
Jumat, 21 Januari 2022 - 17:58 WIB
Kabupaten Karawang, memasuki PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 1 mulai dari...
Waspada! warga Kabupaten Manggarai Timur terpapar Covid-19
Jumat, 21 Januari 2022 - 17:35 WIB
Setelah sempat nol kasus Covid-19 selama kurang lebih tiga bulan terakhir, terhitung dari bulan Okto...
BKKBN dan Dirjen Bina Pemdes sinergi program percepatan penurunan stunting
Jumat, 21 Januari 2022 - 16:44 WIB
Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Yusharto Huntoyungo, didampingi Direktur Kelemba...
 Polda Sumut periksa nakes yang diduga suntik vaksin kosong kepada siswa SD
Jumat, 21 Januari 2022 - 15:36 WIB
Video seorang tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas sebagai vaksinator, diduga menyuntikkan vaksin ...
InfodariAnda (IdA)