Gempa susulan beberapa kali guncang Maluku Tengah tak potensi tsunami
Elshinta
Kamis, 04 November 2021 - 13:12 WIB |
Gempa susulan beberapa kali guncang Maluku Tengah tak potensi tsunami
Gempa di Maluku Tengah pada Kamis (4/11/2021). (ANTARA/HO-BMKG Maluku)

Elshinta.com - Gempa tektonik beberapa kali terus mengguncang Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku pada Kamis siang, menyusul gempa awal dengan magnitudo 5,9 yang terjadi sekitar pukul 09.42 WIB atau 11.42 WIT.

Berdasarkan informasi tertulis dari BMKG Stasiun Geofisika Ambon yang diterima ANTARA, hingga pukul 13.00 WIT ada empat kali gempa susulan terjadi Maluku Tengah setelah gempa pertama. BMKG menyatakan gempa-gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Gempa susulan tercatat tidak sebesar gempa pertama. Gumpa susulan pertama terdeteksi pada pukul 11.57 WIT dengan magnitudo 3,4 di kedalaman 12 kilometer (KM). Pusat gempat di 19 KM Utawa Sawai-Malteng di titik koordinat 2.81 LS - 129.21 BT.

Kemudian gempa magnitudo 3,0 terjadi pada 12.07 WIT dengan kedalaman 10 KM di titik koordinat 2.86 LS-129.31 BT, yang berpusat 20 KM Barat Wahai.

Gempa susulan kembali terjadi pada pukul 12.14 WIT dengan magnitudo 3,2 dengan pusat gempa 17 KM Timurlaut Sawai. Titik koordinat 2.9 LS-129.29 BT. Dan gempa susulan terakhir tercatat pada pukul 12.57 WIT dengan magnitudo 3,1 SR dan kedalaman 10 KM.

Pada gempa pertama terasa hingga ke Kota Ambon dan mengakibatkan aktivitas sebagian warga terhenti untuk menyelamatkan diri. Pegawai di kantor Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon juga lari berhamburan keluar bangunan saat gempa terjadi.

Sementara itu, dari Jakarta Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno menyatakan bahwa gempa tektonik yang terjadi Maluku Tengah merupakan jenis gempa dangkal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (Oblique Thrust Fault).

Penyebabnya akibat aktivitas sesar naik Seram Utara (North Seram Thrust).

Bambang juga mengimbau masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak yang diakibatkan oleh gempa. "Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kapolres Langkat salurkan bansos kepada korban angin kencang 
Selasa, 17 Mei 2022 - 14:06 WIB
Kapolres Langkat, Sumatera Utara, AKBP Danu Pamungkas Totok bersama Ketua Bhayangkari Cabang Langkat...
Warga korban bencana alam di Lebak berharap rumah hunian tetap
Senin, 16 Mei 2022 - 19:44 WIB
Masyarakat korban bencana tanah bergerak di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten berharap rumah hunian t...
Plt Bupati Langkat bantu korban angin puting beliung di tiga kecamatan
Senin, 16 Mei 2022 - 15:47 WIB
Plt Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana a...
Sebanyak 3.570 warga terdampak banjir di Desa Pinamula Kabupaten Buol
Minggu, 15 Mei 2022 - 08:31 WIB
Sebanyak 3.570 warga Desa Pinamula, Kecamatan Momununu, Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah (Su...
Kendaraan tertahan di trans Sulawesi akibat banjir
Minggu, 15 Mei 2022 - 08:15 WIB
Kendaraan tertahan di jalur trans-Sulawesi yang menghubungkan antara Kabupaten Mamuju dengan Provins...
Belasan rumah di Lebak rusak karena puting beliung
Selasa, 10 Mei 2022 - 08:47 WIB
Puluhan rumah warga di dua kampung di Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, rusak terkena angin...
Atap rumah warga Meurah Mulia roboh diterjang angin kencang 
Senin, 09 Mei 2022 - 12:17 WIB
Atap sebuah rumah warga di Gampong Saramaba, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, wilayah hukum Polre...
Kecamatan Matang Kuli dan Pirak Timu Aceh Utara kembali diterjang banjir
Senin, 09 Mei 2022 - 12:06 WIB
Angin kencang dan hujan deras selama dua hari terakhir di pedalaman Aceh Utara telah menyebabkan ban...
Permukiman warga di Kebon Pala kebanjiran
Kamis, 05 Mei 2022 - 12:35 WIB
ermukiman warga di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, alami kebanjiran...
 Longsor landa wilayah Wanayasa Purwakarta
Kamis, 05 Mei 2022 - 11:45 WIB
Bencana alam longsor terjadi di wilayah Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat mengaki...
InfodariAnda (IdA)