Dua pelaku asusila diciduk polisi
Dua pelaku tindak pidana asusila terhadap anak dibawah umur diamankan pihak Kepolisian Resor Langkat, Sumatera Utara pada waktu dan lokasi yang berbeda.

Elshinta.com - Dua pelaku tindak pidana asusila terhadap anak dibawah umur diamankan pihak Kepolisian Resor Langkat, Sumatera Utara pada waktu dan lokasi yang berbeda. JM alias Uddin warga Gang Buntu Lingkungan II Mawar Desa Sei Bilah Timur Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat, diamankan pihak kepolisian dikediamanya, Senin (25/10) sekira pukul 11.00 WIB.
Selang beberapa hari kemudian pihak kepolisian juga mengamankan MK alias Kamal (48) warga Jalan KH. Zainul Arifin Kelurahan Stabat Baru Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat, Jumat (29/10) sekira pukul 07.30 WIB.
Kasubag Humas Polres Langkat Iptu Joko Sumpeno didampingi Kanit PPA Polres Langkat Ipda Sihar Sihotang di halaman Jananuraga Mapolres Langkat dalam konferensi pers seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Kamis (4/11) menjelaskan, pelaku JM alias Udin diamankan pihak kepolisian atas tuduhan telah melakukan tindak pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dibawah umur, korban merupakan tetangganya.
Berdasarkan keterangan korban, pelaku sudah berulang kali melakukan tindak asusila tersebut, dan akhirnya ia melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Pelaku sempat dimassa warga akibat perbuatannya tersebut, dan akhirnya pihak kepolisian mengamankan pelaku.
Sementara itu pelaku MK alias Kamal diamankan unit PPA Polres Langkat atas perkara tindak pidana persetubuhan dan atau perbuatan cabul terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 ayat (1)(2)(3) subs pasal 82 ayat (1) UU No. 17 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Ironisnya pelaku merupakan ayah kandung dari korban, perbuatan bejad tersebut terungkap setelah korban menceritakan kejadianya kepada sepupunya, dan laporan langsung dilanjutkan ke pihak kepolisian.
Kedua pelaku diancam dengan hukuman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun kurungan.