Top
Begin typing your search above and press return to search.

Banyak ungkap kasus besar, Pengamat: Koruptor akan terus serang Jaksa Agung

Para koruptor dinilai tak akan tinggal diam dan akan terus menyerang Kejaksaan Agung, khususnya melalui berita bohong dan pembunuhan karakter Jaksa Agung. Ini mereka lakukan terkait kinerja Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin.

Banyak ungkap kasus besar, Pengamat: Koruptor akan terus serang Jaksa Agung
X
Sumber foto: Supriyarto Rudatin/elshinta.com.

Elshinta.com - Para koruptor dinilai tak akan tinggal diam dan akan terus menyerang Kejaksaan Agung, khususnya melalui berita bohong dan pembunuhan karakter Jaksa Agung. Ini mereka lakukan terkait kinerja Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin.

Demikian dikatakan pakar hukum pidana Dwi Seno Wijanarko dalam keterangan tertulis, Jumat (5/11).

“Prestasi luar biasa Kejagung di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin dalam mengungkap kasus-kasus korupsi membuat koruptor kalap. Mereka menyerang balik menggunakan berbagai cara, termasuk dengan menyebarkan berita bohong dan pembunuhan karakter Jaksa Agung,” kata Dwi Seno seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Supriyarto Rudatin.

Banyak kasus besar yang diungkap Kejaksaan Agung dalam beberapa waktu ini, seperti dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) dan PT Asuransi Jiwasraya. Bahkan, Kejaksaan Agung mengkaji hukuman mati dalam kedua kasus itu.

Menurut Seno, Burhanuddin selaku tokoh sentral di Kejagung menjadi target utama serangan koruptor. Cara kerjanya dengan memanfaatkan kaki tangan mereka di dalam maupun luar lembaga penegak hukum.

“Harapan mereka, jika publik tidak percaya kepada Jaksa Agung, akan muncul ketidakpercayaan juga terhadap Kejaksaan yang sedang menangani kasus mereka,” ungkap dia.

Serangan tersebut, lanjut Dosen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya ini merupakan konsekuensi atas prestasi dan keberanian Kejaksaan Agung membongkar kasus korupsi. "Tercatat, isu negatif kerap menerpa Burhanuddin, antara lain mulai dari isu ijazah atau riwayat pendidikan, hingga konspirasi penggantian Jaksa Agung," ungkapnya.

Dia memperkirakan serangan terhadap Jaksa Agung tidak akan berhenti. Bahkan, serangan diprediksi makin bertubi-tubi sepanjang Korps Adhyaksa terus meningkatkan kinerjanya dalam memberantas korupsi.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire