Menteri PUPR dorong investor Turki berinvestasi di infrastruktur RI

Elshinta
Minggu, 07 November 2021 - 11:49 WIB |
Menteri PUPR dorong investor Turki berinvestasi di infrastruktur RI
Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono (kiri) dan Menteri Perdagangan Turki Mehmet MUŞ dalam pertemuan di Ankara, Turki. ANTARA/HO-Kementerian PUPR

Elshinta.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Basuki Hadimuljono mendorong investor Turki melakukan investasi di sektor-sektor infrastruktur Indonesia.

"Kami mendorong investor-investor dari Turki untuk berinvestasi di berbagai sektor infrastruktur baik melalui skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), maupun Engineering, Procurement, Construction (EPC)," ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (7/11).

Menurut Menteri PUPR, terdapat banyak potensi investasi antara Indonesia dan Turki.

Dalam kunjungan kerja hari ketiga di Kota Ankara, Ibu Kota Turki, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Duta Besar RI untuk Turki Lalu M. Iqbal melanjutkan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Turki H.E Dr. Mehmet MUŞ di Kantor Kementerian Perdagangan Turki, Sabtu (6/11).

Pertemuan kali ini merupakan tindak lanjut pertemuan bilateral antara Indonesia dengan Turki sebelumnya yang dilakukan secara virtual pada Juni 2020 sekaligus menyiapkan kerangka kerja sama yang akan diusulkan menjadi salah satu topik pertemuan Presiden Joko Widodo dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan pada awal Februari 2022.

Pertemuan Menteri Basuki dengan Menteri Perdagangan Turki Mehmet MUŞ juga untuk menjajaki minat kerja sama yang disampaikan para pengusaha dan kontraktor Turki saat kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama Turkish Contractors Association (TCA), Turkey Construction Consultant Union (ACTEA) dan 2 (dua) perusahaan konstruksi besar Turki, Nurol Construction dan SUMMA, pada 12-13 Oktober 2021.

“Saya berharap pertemuan hari ini akan menjadi awal langkah kita dalam kerjasama infrastruktur yang lebih baik dan memperkuat kerjasama bilateral kita," kata Menteri PUPR.

Usai bertemu dengan Menteri Perdagangan Turki, Menteri Basuki melanjutkan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki H.E. Adil Karaismailoglu di Istanbul, tepatnya Camlica Tower TV dan Radio yang merupakan gedung tertinggi di Turki, 369 meter, yang baru diresmikan pada tiga bulan lalu.

Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa Negara Turki siap mendukung Indonesia dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Kementerian PUPR menyakini bahwa pembangunan infrastruktur masih banyak menyediakan peluang investasi yang dapat dikerjasamakan dengan perusahaan konstruksi dari luar negeri, khususnya Turki.

Pada kesempatan tersebut juga dibahas tentang penambahan frekuensi penerbangan Indonesia - Turki dari 6 kali menjadi 10 kali setiap minggu untuk meningkatkan konektivitas di bidang angkutan udara, dalam rangka mendukung kegiatan perekonomian khususnya perdagangan barang dan jasa, investasi, dan pergerakan orang dari kedua negara.

Kesepakatan yang dicapai pada pertemuan akan dikonkritkan dalam Business Forum antara Asosiasi Kontraktor Turki (TCA) dengan Asosiasi Kontraktor Indonesia serta antara Asosiasi Konsultan Turki (ATCEA) dengan asosiasi konsultan Indonesia yang rencananya diselenggarakan di Jakarta pada awal 2022.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kunjungi Lasem, Mendag Zulkifli Hasan: Saya dukung pengembangan Kota Pusaka
Kamis, 29 September 2022 - 19:23 WIB

Kunjungi Lasem, Mendag Zulkifli Hasan: Saya dukung pengembangan Kota Pusaka

Elshinta.com, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan meninjau pembangunan Kota Pusaka Lasem dan...
Badan Pangan: Jaminan produk halal ikut menjaga ketahanan pangan
Kamis, 29 September 2022 - 14:51 WIB

Badan Pangan: Jaminan produk halal ikut menjaga ketahanan pangan

Elshinta.com, Deputi III Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Badan Pangan Nasional...
Rupiah Kamis pagi menguat 35 poin
Kamis, 29 September 2022 - 09:47 WIB

Rupiah Kamis pagi menguat 35 poin

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi men...
IHSG Kamis dibuka menguat 19,52 poin
Kamis, 29 September 2022 - 09:35 WIB

IHSG Kamis dibuka menguat 19,52 poin

Elshinta.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka mengua...
Bank Mandiri belum berencana naikkan suku bunga kredit
Rabu, 28 September 2022 - 19:59 WIB

Bank Mandiri belum berencana naikkan suku bunga kredit

Elshinta.com, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Darmawan Junaidi menyatakan pihaknya belu...
Ekonom: Pemangkasan biaya aplikasi bisa berdampak pada ekosistem ojol
Rabu, 28 September 2022 - 19:47 WIB

Ekonom: Pemangkasan biaya aplikasi bisa berdampak pada ekosistem ojol

Elshinta.com, Pemotongan biaya sewa aplikasi ojek online (ojol) dinilai tidak hanya berdampak pada p...
Dukung pembangunan IKN, GRP fokus siapkan baja ramah lingkungan 
Rabu, 28 September 2022 - 19:06 WIB

Dukung pembangunan IKN, GRP fokus siapkan baja ramah lingkungan 

Elshinta.com,
Sinergi Pemerintah Pusat dan pemda mengendalikan inflasi
Rabu, 28 September 2022 - 17:11 WIB

Sinergi Pemerintah Pusat dan pemda mengendalikan inflasi

Elshinta.com, Pada tahun 2022, berbagai negara telah mulai pulih dari dampak COVID-19. Akan tetapi, ...
Teten sebut kesadaran masyarakat beli produk dalam negeri meningkat
Rabu, 28 September 2022 - 15:23 WIB

Teten sebut kesadaran masyarakat beli produk dalam negeri meningkat

Elshinta.com, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan saat ini tren kesadaran masyarakat u...
Presiden sebut bansos akan ditambah jika APBN berlebih
Rabu, 28 September 2022 - 14:35 WIB

Presiden sebut bansos akan ditambah jika APBN berlebih

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan jika terdapat kelebihan dana di APBN, maka pe...

InfodariAnda (IdA)