PKS beri kesempatan anak muda untuk 'nyaleg'
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sangat serius untuk melibatkan anak muda dalam kancah politik. Anak muda dinilai memiliki kreativitas tinggi sehingga diperlukan untuk berpartisipasi membangun bangsa.

Elshinta.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sangat serius untuk melibatkan anak muda dalam kancah politik. Anak muda dinilai memiliki kreativitas tinggi sehingga diperlukan untuk berpartisipasi membangun bangsa.
"Kreatifitas dan semangat anak anak muda sangat diperlukan untuk ikut membangun bangsa dan negara, juga turut memecahkan solusi masalah kebangsaan," demikian disampaikan Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, dalam acara launching pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) muda PKS di Kota Magelang, Jawa Tengah.
Pendaftaran caleg muda ini, merupakan bentuk keseriusan PKS memberi kesempatan pada mereka.
Ahmad Syaikhu juga menambahkan, berdasarkan statistik dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, diprediksi usia produktif kembali mendominasi pada pemilu 2024 dengan jumlah 191.570.000 penduduk atau 67,9% dari total penduduk. Di mana sekitar 85juta penduduk merupakan usia 17-35tahun.
Ia menilai bahwa pemilih muda cenderung akan memilih wakil rakyat yang mampu mewakili ide-ide serta kreatifitas anak muda, atau bahkan mewakili generasinya. "Untuk itu, perlu sekiranya PKS untuk melibatkan anak muda dalam pemilu 2024 nanti," katanya.
Diharapkan dengan banyaknya anak muda yang terlibat, bahkan duduk dikursi legislatif, maka proses demokrasi dan pemerintahan Indonesia kedepan akan memiliki wajah-wajah dan ide baru yang lebih fresh.
Sementara itu ketua DPW PKS Jawa Tengah Muh. Haris menyampaikan, bahwa PKS Jateng menargetkan komposisi caleg muda sebanyak 15% dari total caleg PKS di Jateng. Dan sebagai bentuk keseriusan maka beberapa caleg muda akan mendapatkan prioritas dalam pencalonan kedepan.
Langkah nyatanya adalah akan memberikan nomor prioritas kepada beberapa caleg muda. "Karena menurut kami anak muda bukan hanya sebagai alat penggaet suara, tetapi adalah wakil dari generasi muda itu sendiri,” tuturnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Rabu (10/11).
Haris menegaskan, bahwa keterlibatan anak muda di PKS bukan semata-mata mendekati pemilu saja. PKS Jawa Tengah sendiri sudah membentuk komunitas-komunitas kecil berbasis hobi yang mayoritas diisi oleh anak muda. Keterlibatan anak muda di PKS, sudah dirintis sejak lama.
Komunitas-komunitas anak muda berbasis hoby diantaranya, PKS Art, PKS TV, Relawan Literasi dan lain sebagainya. Pihaknya juga akan membentuk komunitas secara lebih luas lagi, terutama untuk anak muda yang memang ingin terjun langsung ke politik dan membuka kesempatan tersebut melalui pendaftaran caleg muda.
Dalam acara tersebut dilaunching juga secara simbolis pendaftaran caleg muda yang dihadiri oleh Gamal Albinsaid ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS, Anggota legislatif DPRD Jawa Tengah Fraksi PKS, serta Ketua BIdang kepemudaan DPW PKS Ashim adzorif.