Polda Metro tangkap 48 WN China dan Vietnam terkait pencurian data
Elshinta
Sabtu, 13 November 2021 - 23:25 WIB |
Polda Metro tangkap 48 WN China dan Vietnam terkait pencurian data
Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Yusri Yunus (tengah) memberikan keterangan penangkapan 48 warga negara asing (WNA) berkebangsaan China dan Vietnam terkait kasus dugaan pemerasan dan pencurian data lintas negara berkedok aplikasi kencan dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (13/11/2021). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Elshinta.com - Polda Metro Jaya menangkap 48 warga negara asing (WNA) berkebangsaan China dan Vietnam terkait kasus dugaan pemerasan dan pencurian data lintas negara berkedok aplikasi kencan.

"Ini kejahatan lintas negara yang para tersangkanya adalah warga negara asing keturunan China dan Vietnam. Ada 48 tersangka disini kita amankan dan korbannya rata-rata adalah warga Taiwan dan China sendiri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Yusri Yunus di Jakarta, Sabtu.

Yusri mengungkapkan, modus para pelaku ini adalah mencari korbannya dengan memanfaatkan aplikasi kencan.

Di dalam aplikasi tersebut pelaku mencari secara acak (random) data korban-korban warga negara China. Kemudian dicocokkan dengan satu aplikasi lagi dan berganti personal dengan WeChat atau Line.

"Di sana para tersangka bisa mengirimkan link 'phishing' website ke korban," ujar Yusri.

Para pelaku ini kemudian meminta korbannya untuk mendaftar melalui link situs "phishing" yang ternyata digunakan untuk mencuri data pribadi dari ponsel korbannya. Salah satu data yang dicuri adalah daftar kontak milik korbannya.

Dari 48 tersangka yang ditangkap Polda Metro Jaya, empat diantaranya adalah perempuan yang berperan memancing korbannya untuk melakukan panggilan video (video call) mesum yang direkam diam-diam oleh para tersangka dan digunakan untuk memeras korbannya.

"Pelaku wanita ini memancing korban untuk membuka baju, kemudian korban terpancing. Inilah dasar mereka memeras si korban," kata Yusri.

Yusri mengatakan, pemeriksaan terhadap 48 tersangka tersebut masih berjalan lantaran para pelaku tersebut baru saja ditangkap pada Jumat malam (12/11) sekitar pukul 20.00 WIB.

Para tersangka ditahan di Rumah Detensi Imigrasi sambil menunggu proses hukum dan koordinasi dengan kepolisian China untuk proses selanjutnya.

Adapun pasal yang dilanggar para tersangka di Indonesia adalah UU ITE Pasal 30 Juncto Pasal 48 dan atau Pasal 28 ayat 1 Juncto Pasal 45 ayat 1 dan atau Pasal 35 Juncto Pasal 51 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dinsos Kabupaten Tangerang siapkan 1.000 paket untuk tiga kecamatan
Jumat, 21 Januari 2022 - 15:24 WIB
Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Banten sudah menyiapkan dan mendistribusikan bantuan sembako seban...
Ardhito Pramono tiba di RSKO Cibubur untuk rehabilitasi
Jumat, 21 Januari 2022 - 12:53 WIB
Musisi Ardhito Pramono tiba di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur pada Ju...
Warga harap polisi tingkatkan patroli di lokasi rawan tawuran pelajar
Jumat, 21 Januari 2022 - 11:25 WIB
Warga berharap polisi meningkatkan patroli di lokasi rawan tawuran pelajar seperti di sekitar jembat...
Sudin Bina Marga Jakpus temukan gulungan kulit kabel di gorong-gorong
Jumat, 21 Januari 2022 - 08:35 WIB
Satuan Tugas Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Pusat menemukan puluhan kilogram gulungan kulit k...
BPBD Jakarta keluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat
Jumat, 21 Januari 2022 - 07:59 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melalui akun Twitter resminya @BPBDJakarta me...
BMKG minta waspadai hujan petir dan angin kencang di Jaksel dan Jakbar
Jumat, 21 Januari 2022 - 07:35 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan...
Polisi evakuasi belasan nasabah yang demo tiga hari di Prudential
Jumat, 21 Januari 2022 - 06:01 WIB
Polres Metro Jakarta Selatan mengevakuasi 16 nasabah yang menggelar aksi unjuk rasa selama tiga hari...
Pemkot Tangerang berlakukan kembali WFH terkait lonjakan kasus
Kamis, 20 Januari 2022 - 20:31 WIB
Pemerintah Kota Tangerang mengeluarkan kebijakan penerapan bekerja dari rumah (WFH) bagi pegawai  t...
Kota Tangerang alami lonjakan COVID-19 harian capai 84 kasus
Kamis, 20 Januari 2022 - 19:07 WIB
Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menyebutkan terjadi peningkatan kasus harian COVID-...
Pemkot Jaktim berencana ubah trotoar di depan RSU UKI jadi taman
Kamis, 20 Januari 2022 - 17:19 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Timur berencana menjadikan trotoar di depan Rumah Sakit Umum (RSU) Universit...
InfodariAnda (IdA)