Peretas masuki sistem e-mail FBI, kirim ribuan pesan
Elshinta
Minggu, 14 November 2021 - 13:41 WIB |
Peretas masuki sistem e-mail FBI, kirim ribuan pesan
FBI - Badan Intelijen dan Keamanan Domestik AS. ANTARA/Shutterstock/pri. (ANTARA/Shutterstock)

Elshinta.com - Peretas memasuki sistem surat elektronik (e-mail) Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) pada Sabtu dan mengirim puluhan ribu pesan peringatan tentang kemungkinan serangan siber, menurut agen dan spesialis keamanan FBI.

Ada sejumlah surat elektronik palsu tampak berasal dari alamat e-mail resmi FBI yang berakhiran @ic.fbi.gov, kata FBI dalam sebuah pernyataan.

"Meskipun perangkat keras yang terkena dampak insiden itu dimatikan dengan cepat setelah ditemukannya masalah, situasinya masih sedang berlangsung," kata FBI.

Para peretas mengirim puluhan ribu e-mail berisi peringatan tentang kemungkinan serangan siber, kata organisasi pelacak ancaman siber, Spamhaus Project, di akun Twitter-nya.

Salinan e-mail yang diunggah oleh Spamhaus di Twitter menunjukkan judul surat elektronik yang bertuliskan "Mendesak: Aktor ancaman dalam sistem" dan tampak diakhiri dengan sebuah persetujuan dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS.

FBI adalah bagian dari Departemen Kehakiman AS.

Bloomberg News melaporkan insiden itu pada Sabtu (13/11).

Baik FBI maupun Badan Keamanan Siber dan Keamanan Infrastruktur AS mengetahui insiden tersebut, kata pernyataan FBI.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
AS berkomitmen terus dukung penyediaan air bersih
Selasa, 18 Januari 2022 - 23:31 WIB
Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Lembaga Pembangunan Internasional AS (United States Agency f...
CDC sebut masker kain tak efektif tangkal Omicron
Selasa, 18 Januari 2022 - 16:56 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut masker kain sudah tak efek...
Maskapai AS peringatkan 5G bisa membawa petaka penerbangan
Selasa, 18 Januari 2022 - 12:58 WIB
Sejumlah maskapai penerbangan besar Amerika Serikat pada Senin memperingatkan bahwa `bencana` penerb...
Warga AS disarankan tidak bepergian ke Kanada
Selasa, 11 Januari 2022 - 10:55 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Senin (10/1) menyarankan warga...
Rusia: Tak ada konsesi di bawah tekanan AS terkait krisis Ukraina
Senin, 10 Januari 2022 - 10:07 WIB
Rusia mengatakan pada Minggu (9/1) bahwa pihaknya tidak akan membuat konsesi di bawah tekanan Amerik...
Kebakaran apartemen di New York tewaskan 19 orang, termasuk 9 anak
Senin, 10 Januari 2022 - 09:10 WIB
Sembilan belas orang tewas, termasuk sembilan anak, dan belasan lainnya terluka ketika kebakaran mel...
AS dakwa pria Kolombia bersekongkol membunuh Presiden Haiti
Rabu, 05 Januari 2022 - 11:19 WIB
Badan-badan berwenang Amerika Serikat pada Selasa (4/1) mendakwa seorang pria Kolombia melakukan kon...
CDC AS tetap sarankan isolasi COVID 5 hari, tak perlu tes lagi
Rabu, 05 Januari 2022 - 10:45 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pada Selasa mempertahankan panduan yang dirilisn...
Serangan drone terhadap pasukan AS digagalkan di barat Baghdad
Rabu, 05 Januari 2022 - 10:01 WIB
Dua pesawat nirawak (drone) bermuatan bahan peledak ditembak jatuh pada Selasa (4/1) oleh pertahanan...
AS izinkan suntikan ketiga vaksin Pfizer untuk anak 12-15 tahun
Selasa, 04 Januari 2022 - 10:18 WIB
Badan pengawas makanan dan obat-obatan (FDA) Amerika Serikat pada Senin (3/1) mengizinkan penggunaan...
InfodariAnda (IdA)