Jalan trans Kalimantan terendam banjir warga Kalteng diminta waspada

Elshinta
Senin, 15 November 2021 - 00:11 WIB |
Jalan trans Kalimantan terendam banjir warga Kalteng diminta waspada
Anggota Polda Kalimantan Tengah dan Polres Pulpis mengatur arus lalu lintas ruas jalan trans kalimantan yang menghubungkan Palangka Raya dan Desa Bukit Rawi terendam banjir, Sabtu (13/11/2021). ANTARA/HO-Humas Polda Kalteng

Elshinta.com - Polda Kalimantan Tengah mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspdaa dan hati-hati apabila hendak melintas di jalur Trans Kalimantan yang menghubungkan Kota Palangka Raya dengan Kabupaten Pulang Pisau, khususnya di sepanjang Desa Bukit Rawi, saat ini banjir cukup tinggi.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Kismanto Eko Saputro di Palangka Raya, Minggu mengatakan selain jalur trans kalimantan arah Palangka Raya menuju Desa Bukit Rawi terendam banjir, jalur Kabupaten Katingan menuju Kabupaten Kotawaringin Timur juga terendam banjir yang cukup tinggi.

"Saya sampaikan kepada masyarakat yang melintas di Jalur Desa Bukit Rawi dan Kabupaten Katingan tepatnya di wilayah Kereng Pangi agar selalu jaga keselamatan karena banjir yang menggenangi sejumlah ruas jalan cukup mengganggu perjalanan warga yang melintas," katanya.

Perwira Polri berpangkat melati tiga itu menuturkan, bahwasanya imbauan tersebut disampaikan karena ada sejumlah lubang yang berdiameter kecil hingga besar mulai terlihat di lokasi, ditambah dengan aspal yang kembali rusak. Maka dari itu, para pengendara selain waspada juga disarankan untuk mengurai kecepatan kendaraannya ketika melintas di wilayah yang tergenang akibat banjir.

"Kurangi kecepatan saat melintas di kawasan banjir, selain banyak lubang yang tidak kelihatan, hal tersebut dapat membahayakan pengendara," ucapnya.

Eko menambahkan, pihaknya juga sudah memberlakukan larangan melintas bagi truk bermuatan dan mobil kecil serta sistem buka tutup jalan. Sebab, apabila hal tersebut tidak diberlakukan, takutnya kendaraan yang sudah dikategorikan sementara tidak bisa melintas, mendapatkan kendala ketika menerjang banjir tersebut.

"Untuk ruas jalan yang menghubungkan Palangka Raya dan Desa Bukit Rawi akan ditutup pada pukul 18.00 WIB dan dibuka kembali pukul 06.00 WIB. Hal ini kami terapkan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi seperti laka lantas, mogok dan terguling akibat jalan tidak terlihat dan tertutup genangan air," demikian Eko.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, debit air di wilayah trans kalimantan yang terendam banjir terus mengalami kenaikan. Apalagi dalam beberapa hari ini, hujan selalu mengguyur sejumlah kabupaten atau kota yang berada di Kalteng salah satunya Kota Palangka Raya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
BMKG catat sebanyak 345 kali gempa terjadi di Bengkulu
Senin, 26 September 2022 - 18:17 WIB

BMKG catat sebanyak 345 kali gempa terjadi di Bengkulu

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu mencatat sebanya...
BMKG: Gempa bumi magnitudo 5,5 guncang Kepulauan Sangihe
Minggu, 25 September 2022 - 22:33 WIB

BMKG: Gempa bumi magnitudo 5,5 guncang Kepulauan Sangihe

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa bumi meng...
Tim SAR gabungan evakuasi korban longsor di Banyumas
Selasa, 20 September 2022 - 11:35 WIB

Tim SAR gabungan evakuasi korban longsor di Banyumas

Elshinta.com, Tim search and rescue (SAR) gabungan melakukan upaya evakuasi terhadap seorang wani...
BMKG: 78 titik panas terdeteksi di Kaltim
Minggu, 18 September 2022 - 21:46 WIB

BMKG: 78 titik panas terdeteksi di Kaltim

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Balikpapan mend...
BNPB RI: Rumah rusak berat gempa Pasaman Barat 1.111 unit
Rabu, 14 September 2022 - 17:55 WIB

BNPB RI: Rumah rusak berat gempa Pasaman Barat 1.111 unit

Elshinta.com, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia (RI) menetapkan sebany...
PT PIM Aceh salurkan bantuan untuk korban bencana alam di Aceh Selatan
Selasa, 13 September 2022 - 22:23 WIB

PT PIM Aceh salurkan bantuan untuk korban bencana alam di Aceh Selatan

Elshinta.com, PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Krueng Geukuh Aceh Utara menyalurkan bantuan untuk korban...
BPBD: Tanah longsor terjadi di sejumlah wilayah Banyumas
Selasa, 13 September 2022 - 20:11 WIB

BPBD: Tanah longsor terjadi di sejumlah wilayah Banyumas

Elshinta.com, Tanah longsor terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, akibat huja...
Gempa dengan magnitudo 6,0 guncang Mamberamo
Sabtu, 10 September 2022 - 08:45 WIB

Gempa dengan magnitudo 6,0 guncang Mamberamo

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut terjadi gempa bumi denga...
Puluhan keluarga di Tangerang terisolir akibat banjir
Rabu, 07 September 2022 - 21:13 WIB

Puluhan keluarga di Tangerang terisolir akibat banjir

Elshinta.com, Sebanyak 34 kepala keluarga (KK) di Kampung Cogreg, RT/RW 03/03, Desa Pasir Bolang, Ke...
Gempa dengan magnitudo 4,3 terjadi di timur Manokwari
Senin, 05 September 2022 - 12:08 WIB

Gempa dengan magnitudo 4,3 terjadi di timur Manokwari

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi dengan magnitudo 4,3 yang...

InfodariAnda (IdA)