Kemenhub komitmen atasi tumpahan minyak di laut
Elshinta
Selasa, 16 November 2021 - 16:35 WIB |
Kemenhub komitmen atasi tumpahan minyak di laut
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menjadi pembicara dalam Focus Group Discussion (FGD) tentang Perlindungan Lingkungan Maritim Ditinjau dari Perspektif Kebijakan, Ekonomi dan Teknologi yang berlangsung secara daring, pada Selasa (16/11/2021). ANTARA/elshinta.com

Elshinta.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen untuk mengatasi tumpahan minyak di laut dengan menerapkan sistem tindakan penanggulangan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi.

"Langkah tersebut antara lain pengesahan peraturan perlindungan lingkungan maritim, penguatan fungsi kelembagaan, peningkatan kerja sama di dalam negeri maupun secara internasional hingga pembangunan kapasitas sumber daya manusia,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangannya yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Budi Karya mengatakan Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, sehingga transportasi laut menjadi urat nadi yang harus dikembangkan dengan baik dan benar, guna menunjang pertumbuhan ekonomi.

Dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang Perlindungan Lingkungan Maritim Ditinjau dari Perspektif Kebijakan, Ekonomi dan Teknologi yang berlangsung secara daring, pada Selasa, Menhub mengatakan bahwa salah satu peran dan tanggung jawab pemerintah adalah menjaga dan menjamin terlaksananya perlindungan lingkungan maritim.

Menurut Menhub, salah satu gangguan utama terhadap transportasi laut adalah adanya pencemaran di perairan, khususnya akibat dari tumpahan minyak bumi.

Potensi pencemaran tersebut, dapat terjadi baik dalam skala kecil maupun skala besar. Pencemaran ini dapat merusak lingkungan, dan membahayakan masyarakat di wilayah terdampak.

Ia mengungkapkan Kemenhub mengeluarkan beberapa peraturan, yang bertujuan untuk memastikan perlindungan lingkungan maritim.

Beberapa di antaranya adalah peraturan terkait Pencegahan Pencemaran dari Kapal, Penanggulangan Pencemaran di Perairan dan Pelabuhan, Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim, dan tentang Prosedur Penanggulangan Keadaan Darurat Tumpahan Minyak (Tier 3) di Laut.

Kemudian, dalam penguatan fungsi kelembagaan, Kemenhub melalui direktorat teknis berupaya untuk meningkatkan kecakapan dan kemampuan guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi di lapangan.

“Sebagai contoh, Kemenhub melakukan pembaharuan kapal patroli dan perangkat lunak pendeteksi pergerakan tumpahan minyak, serta pengadaan alat penanggulangan pencemaran yang ditempatkan di berbagai Unit Penyelenggara Teknis Ditjen Perhubungan Laut,” tutur Menhub.

Kemenhub juga telah menjalin kerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait.

Selain itu, kerja sama dengan negara-negara lain di Kawasan Asia Pasifik, khususnya dalam penanganan pencemaran minyak lintas batas negara juga terus ditingkatkan.

Yang terakhir, penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi personil dilakukan dalam rangka pembangunan kapasitas SDM.

Ditjen Perhubungan Laut juga menjalin kerja sama dengan Philippine Coast Guard, dan Japan Coast Guard untuk melaksanakan latihan rutin bersama menanggulangi tumpahan minyak di perairan.

“Kami selalu mengingatkan, sebagai insan yang terkait dengan kegiatan pelayaran dan kepelabuhanan, penting untuk ikut berperan serta dan nyata dalam memastikan terselenggaranya perlindungan lingkungan maritim,” pungkas Menhub.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkot Jakarta Selatan targetkan kurangi 345 ton sampah per hari
Rabu, 26 Januari 2022 - 12:27 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menargetkan dapat mengurangi produksi sampah sekitar...
Jawa Barat gandeng Waste4Change atasi sampah di tiga daerah
Senin, 24 Januari 2022 - 18:21 WIB
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berkolaborasi bersama lembaga swadaya masyarakat Waste4Change...
Cegah banjir dan produksi air PDAM lancar, Kali Harapan Indah Bekasi dinormalisasi 
Senin, 24 Januari 2022 - 18:10 WIB
Guna memaksimalkan proses produksi melalui air baku. Pengerukan atau normalisasi Kali Sekunder Harap...
Penanaman mangrove di Lubuk Kertang warnai peringatan HUT PDIP ke 49 
Senin, 24 Januari 2022 - 10:55 WIB
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Langkat, Sumatera...
Enam truk dikerahkan untuk angkut sampah di kawasan Ahuru Ambon
Senin, 24 Januari 2022 - 10:46 WIB
Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan mengerahkan enam truk untuk mengangkut sampah yang menumpuk d...
Komunitas pecinta alam tanam 1.000 pohon di lereng Sindoro
Minggu, 23 Januari 2022 - 15:46 WIB
Puluhan komunitas pecinta alam menanam 1.000 pohon di lereng Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung, J...
Selamatkan konservasi mata air, DPC PDIP Kediri tanam 500 pohon dan lepas 10 ribu benih ikan  
Minggu, 23 Januari 2022 - 14:06 WIB
Seluruh struktur elemen Partai DPC PDI- Perjuangan Kota Kediri, Jawa Timur serentak turun ke jalan m...
Pemkab Subang-Korsel jajaki kerjasama penanganan masalah lingkungan
Minggu, 23 Januari 2022 - 10:47 WIB
Bupati Subang H. Ruhimat menerima kunjungan Kementerian Lingkungan Hidup Korea Selatan, di Rumah Din...
BRIN: Anggrek kantung terancam kelestariannya di Indonesia
Kamis, 20 Januari 2022 - 13:38 WIB
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan dua penyebab utama yang mengancam kelestarian ang...
Satgas Yonif RK 751/VJS dan santri `sulap` lahan kosong jadi kebun sayur
Senin, 17 Januari 2022 - 14:45 WIB
Pesantren Al-Istiqomah merupakan lembaga pendidikan Islam yang berada di Papua tepatnya di Distrik W...
InfodariAnda (IdA)