Kendari akan menutup tempat penampungan sampah di pinggir jalan
Elshinta
Rabu, 17 November 2021 - 12:28 WIB |
Kendari akan menutup tempat penampungan sampah di pinggir jalan
Sampah berserakan di luar tempat penampungan sampah sementara di pinggir Jalan Bunggasi, Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (17/11/2021). (ANTARA/Harianto)

Elshinta.com - Pemerintah Kota Kendari di Provinsi Sulawesi Tenggara berencana menutup tempat-tempat penampungan sampah sementara yang ada di pinggir-pinggir jalan.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa setelah tempat penampungan sampah (TPS) sementara ditutup, pemerintah kota akan mengerahkan petugas untuk menjemput sampah dari permukiman warga.

"Secara bertahap nanti TPS-TPS yang ada di Kota Kendari ini akan kita kurangi, bahkan kita berharap kita hilangkan dengan konsep nanti (sampah) langsung (diangkut) ke mobil sampahnya," kata dia.

Sulkarnain mengatakan, pemerintah kota memutuskan untuk meniadakan tempat penampungan sampah sementara di pinggir jalan karena selama ini warga tidak tertib dalam menaruh sampah di tempat penampungan sementara.

Menurut Peraturan Wali Kota Kendari Nomor 21 Tahun 2009 tentang Kawasan Tertib Sampah dan Jadwal Waktu Pembuangan Sampah, warga harus menaruh sampah di tempat penampungan sementara antara pukul 17.30 sampai pukul 06.00 WITA. Namun ketentuan itu tidak dipatuhi.

Selain itu, masih banyak warga yang memasukkan sampah ke tempat penampungan sampah sementara yang disediakan.

"Masyarakat membuang sampahnya ketika berangkat kerja. Begitu mau berangkat kerja semua berlatih jadi pemain basket, lempar dari jauh, syukur-syukur kalau masuk di bak sampahnya, yang terjadi banyak bak sampahnya kosong tetapi di sekitar bak sampahnya bertebaran sampah-sampah, dan ini pemandangan yang tidak sejuk," kata Wali Kota.

Oleh karena itu, ia mengatakan, pemerintah kota berencana menutup tempat penampungan sampah sementara dan mengerahkan petugas ke kelurahan-kelurahan untuk mengangkut sampah warga.
​​​​​
"Ketika kultur dan perilaku masyarakat sudah terbentuk, TPS-nya kita hilangkan dan nanti motor-motor sampah yang akan kita fungsikan dan kita tambah jumlahnya sehingga mereka nanti yang akan stand by (siaga) langsung membuang ke tempat-tempat yang sudah ditentukan," kata dia.

"Kita sedang membangun kebiasaan baik, mudah-mudahan dengan cara itu nanti kita sadar bahwa ternyata berlaku tertib, berlaku rapi, berlaku bersih itu jauh lebih bermanfaat dari pada kita membuang sampah sembarangan," demikian Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BRIN: Anggrek kantung terancam kelestariannya di Indonesia
Kamis, 20 Januari 2022 - 13:38 WIB
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan dua penyebab utama yang mengancam kelestarian ang...
Satgas Yonif RK 751/VJS dan santri `sulap` lahan kosong jadi kebun sayur
Senin, 17 Januari 2022 - 14:45 WIB
Pesantren Al-Istiqomah merupakan lembaga pendidikan Islam yang berada di Papua tepatnya di Distrik W...
Pemerintah Kota Bandarlampung segera perbaiki drainase di titik-titik rawan banjir
Senin, 17 Januari 2022 - 13:55 WIB
Pemerintah Kota Bandarlampung di Provinsi Lampung berencana memperbaiki drainase di 20 titik yang r...
 Legislator minta Pemko Medan serius atasi masalah sampah
Senin, 17 Januari 2022 - 11:34 WIB
Anggota DPRD Medan, Wong Chun Sen Tarigan meminta Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara memberikan s...
Legislator minta Pemkot Medan lebih tanggap soal permasalahan sampah 
Minggu, 16 Januari 2022 - 16:35 WIB
Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor merespon keluhan warga dalam penanganan sampah yang be...
Jurnalis, mahasiswa dan komunitas tanam 1.000 bibit mangrove di Pantai Merdeka
Sabtu, 15 Januari 2022 - 18:55 WIB
Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumatera Utara Yudhistira Adinugraha melepas kegiatan sepeda sant...
 Legislator minta akar pohon saluran parit di Jalan Sei Agul, Medan segera dipotong
Selasa, 11 Januari 2022 - 18:11 WIB
Anggota DPRD Medan, Antonius Tumanggor meminta agar akar pohon yang menggangu saluran drainase agar ...
 DPRD Medan: Image jumpa pohon `ngelak` bagi pejalan kaki harus diubah
Selasa, 11 Januari 2022 - 16:05 WIB
Medan sebagai Ibukota Provinsi Sumatra Utara harus berbenah dalam penataan kota seperti Magelang mau...
Satgas Yonif 126/KC ajak siswa siswi SD bersihkan lingkungan sekolah
Selasa, 11 Januari 2022 - 13:04 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG dari Yonif 126/KC mengajak pelajar SD YP...
 Bupati Kudus: Tindak oknum pengeksploitasi air Muria
Selasa, 11 Januari 2022 - 11:37 WIB
Bupati Kudus, Jawa  Tengah Hartopo akan menindak oknum pengeksploitasi air Muria. Pernyataan terseb...
InfodariAnda (IdA)