Top
Begin typing your search above and press return to search.

Peduli lingkungan, TNI AL lepas ribuan benih ikan dan tanam pohon di Boyolali

Upaya pemulihan konservasi alam dan juga membangkitkan ekonomi kerakyatan, TNI Angkatan Laut (AL) melaksanakan serbuan maritim tanam sejuta pohon dan menebar 15 ribu benih ikan air tawar di  embung Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. 

Peduli lingkungan, TNI AL lepas ribuan benih ikan dan tanam pohon di Boyolali
X
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Upaya pemulihan konservasi alam dan juga membangkitkan ekonomi kerakyatan, TNI Angkatan Laut (AL) melaksanakan serbuan maritim tanam sejuta pohon dan menebar 15 ribu benih ikan air tawar di embung Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Kegiatan yang diprakarsai Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, dilaksanakan jajaran Pangkalan Utama TNI AL Surabaya. Kegiatan dihadiri Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Yoos Suryono Hadi didampingi Wakil Bupati Boyolali, Wahyu Irawan.

Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Yoos Suryono Hadi mengatakan, TNI AL melaksanakan gerakan tanam sejuta pohon dengan menanam pohon jenis buah sebanyak 200 batang dan melepas 15.000 benih ikan air tawar jenis nila di embung Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

"Kegiatan penanaman pohon dan penebaran bibit ikan air tawar yang dilaksanakan TNI AL merupakan langkah awal untuk melindungi dan memulihkan ekosistem, sebagai upaya pemulihan konservasi alam khususnya di Kabupaten Boyolali," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Kamis (18/11).

Ia mengatakan setidaknya ada 200 bibit buah yaitu jenis nangka, mangga dan durian yang ditanam di Desa Giriroto Boyolali. Diharapkan penanaman pohon tersebut bermanfaat untuk menampung menyimpan air di dalam tanah. Air merupakan kebutuhan primer manusia sehingga dengan ditanam pohon di desa ini, cadangan air di embung Giriroto bisa terjaga.

"Kami berharap dengan kegiatan ini, dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan dalam masa pandemi COVID-19," tandasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat meski kasus COVID-19 sudah menurun tetapi tetap waspada dan jangan sampai lengah. Sehingga, kegiatan ini, dapat menggerakan ekonomi Maritim dan kerakyatan.

Dipilihnya wilayah Boyolali untuk menanam pohon dan melepas benih ikan air tawar, kata Danlantamal V, Lantamal V di Surabaya mempunyai wilayah. Mulai dari Tegal- Cilacap-Semarang-Yogyakarta, Malang- Banyuwangi- Madura hingga Bali. Termasuk Boyolali masuk wilayahnya Lantamal V.sementara

"Desa Giriroto Ngemplak ini, sebagai tempat pelaksanakan kegiatan dengan latar belakang kondisi geografis yang sangat cocok," ucapnya.

Kegiatan tersebut di harapkan pada masanya mampu turut membantu menjaga lingkungan alam serta mendukung perkembangan ekonomi masyarakat di wilayah ini. "Hasil buah dan ikan dapat menjadi makanan olahan yang bervariasi. Sehingga hal ini, akan menghidupkan ekonomi kerakyatan di daerah ini," tandasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire