Top
Begin typing your search above and press return to search.

Mobil Taft tertabrak KA Tawang Alun, 4 tewas 

Polisi memastikan Kecelakaan antara KA Tawang Alun dengan mobil daihatsu taft bernomor polisi N1898 VQ di Dusun Kampung Baru, Desa Sentul Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur yang menewaskan 4 orang penumpang di dalamnya karena kelalaian pengemudi.

Mobil Taft tertabrak KA Tawang Alun, 4 tewas 
X
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Polisi memastikan Kecelakaan antara KA Tawang Alun dengan mobil daihatsu taft bernomor polisi N1898 VQ di Dusun Kampung Baru, Desa Sentul Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur yang menewaskan 4 orang penumpang di dalamnya karena kelalaian pengemudi. Selain itu sirine milik PT KAI yang dipasang di lokasi tersebut tidak berfungsi.

Bripka Reka Leskmana anggota Pos Lantas Purwodadi, Kabupaten Pasuruan menyatakan sirine penanda yang dipasang di perlintasan tak berpenjaga tersebut mati karena catu daya hilangnya dicuri.

“Kecelakaan disebabkan sirine penanda kereta api yang lewat tidak berfungsi karena accu-nya hilang dicuri itu penjelasan dari petugas KAI,“ ujarnya kepada Kontributor Elshinta el- Aris saat ditemui di bagian forensik instalasi forensik RSSA Kota Malang, Jumat (19/11).

Ditambahkan Bripka Reka Leskmana, kecelakaan di perlintasan sebidang ini selama tahun 2021 telah terjadi sebanyak 3 kali. “Korban tewas terbanyak yang terjadi hari ini (Jumat. red),” ujarnya.

Sementara terkait kronologi kejadian bermula saat kendaraan mobil Daihatsu Taft Nopol N-1898-VQ yang berjalan dari arah Barat ke Timur Sesampai di TKP pada saat melintas di perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan kurang berhati-hati sehingga tertabrak kereta api Tawangalun KA 315 yang melaju dari arah Utara ke Selatan.

“Korbannya empat orang 3 orang tewas di lokasi kejadian dan langsung di evakuasi ke kamar mayat RSSA Kota Malang dan seorang sempat mendapat perawatan di puskesmas Purwodadi meski akhirnya meninggal dunia,” jelasnya.

Identitas para korban antara lain; Stefen Gang Nyoto (22) warga Jl. Tangkuban Perahu No.11 Rt. 03 Rw.4 Kel. Petemon Kota Surabaya; Djemy Mulyo (64) warga Dusun Gunting Rt. 03 Rw.6 Desa. Sentul Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan; Ratna Indra Warni (55) warga Dusun Gunting Rt. 03 Rw.6 Desa Sentul, Kecamatan Pasuruan dan VelisaYuliana (24) warga Jl. Tangkuban Prahu No.11 Rt. 03 Rw.4 Kel. Petemon Kec. Sawahan Kota Surabaya.

“Keluarga rencananya membawa jenasah ke Surabaya untuk dimakamkan,“ tandasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire