Perpusnas: Literasi adalah investasi dan harus jadi budaya
Elshinta
Jumat, 19 November 2021 - 20:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Perpusnas: Literasi adalah investasi dan harus jadi budaya
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Rumah adalah sekolah pertama bagi setiap orang. Sejak pandemi Covid-19, anak usia sekolah "dipaksa" untuk kembali belajar di rumah. Baik secara online maupun melalui orangtua masing-masing. Namun, pada praktiknya banyak para orangtua yang tidak siap menghadapi situasi tersebut. Maka penting bagi para orangtua membekali keluarganya dengan asupan bahan bacaan, sehingga proses pembelajaran terus berjalan melalui bacaan yang disiapkan. 

Sebagai unit terkecil dari masyarakat, keluarga memiliki pengaruh besar terhadap budaya baca. Sehingga literasi keluarga adalah keniscayaan yang mesti dikuatkan. “Keluarga juga merupakan pondasi bagi penumbuhan budaya baca,” kata Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpustakaan Nasional Adin Bondar pada Webinar Duta Baca Indonesia bertemakan ‘Pentingnya Bacaan Anak Di Keluarga, Jumat siang, (19/11).

Jika kebiasaan membaca sudah terlatih sejak dini akan mudah membentuk kualitas literasinya. Literasi yang dimaksud bukan sekedar bisa baca-tulis melainkan proses pembentukan cognitive skill. Cognitive skill merupakan faktor yang mempengaruhi kinerja, motivasi, komitmen kerja, dan lain sebagainya. Dan ini adalah modal penting ketika mereka akan berkompetisi secara global. 

“Literasi harus menjadi budaya agar persoalan kualitas sumber daya manusia dapat terkonstruksi dengan baik sehingga segala perubahan di masa depan bisa diantisipasi dengan tepat,” tambah Adin. 

Keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat punya andil besar dalam membentuk kebisasaan membaca dan literasi sejak anak-anak. Penulis dan Kurator Buku Anak Indonesian Writes Inc Debby Lukito Goeyardi menambahkan sejatinya sejak masih dalam kandungan proses kebiasaan membaca bisa dibentuk. Secara medis, pada pekan kelima otak mulai tumbuh dalam janin. Meski masih berada dalam kandungan, si ibu bisa merangsangnya dengan membacakan cerita-cerita. 

“Jika konsisten dilakukan, anak akan mengalami pertumbuhan yang cepat pada aspek berbicaranya. Dan ketika balita, buku-buku yang merangsang motor sensoriknya lebih disarankan,” jelas Debby.

Begitu pentingnya peran keluarga terutama orang tua memantik kenangan pendiri Taman Baca Pelangi Nila Tanzil. Nila sendiri berkisah dimana masa kecilnya tumbuh dengan orang tua yang kutu buku. Setiap kamar dipenuhi dengan buku-buku berbagai genre. “Peran keluarga amat penting menerapkan praktek literasi,” ujarnya. 

Setiap zaman memang menghasilkan kebiasaan dan pelaku yang berbeda. Di masa lalu, Indonesia kesulitan mendapati penulis buku anak, namun kini penulis buku anak banyak bermunculan. Hal ini diamati oleh Duta Baca Indonesia Gol A Gong. 

“Zaman dulu yang berkembang adalah tradisi lisan, makanya tidak mengherankan jika para penulis mayoritas lahir dari pedongeng,” ungkap Gol A Gong.   

Kegemaran membaca sudah menjadi bagian dari isu strategis nasional. Arah pembangunan saat ini adalah pembangunan sumber daya manusia (human capital). Terlebih jelang usia satu abad kemerdekaan, Indonesia akan mengalami bonus demografi. Di mana usia produktif mendominasi wajah negeri. Maka itu, saat ini adalah waktu yang tepat untuk mendidik karakter anak. 

“Sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang. Dalam RPJMN 2020-2024, literasi adalah investasi dan menjadi bagian pembangunan yang harus dicapai," imbuh Adin.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mendikbudristek sebut seleksi PPPK terkendala UU ASN
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:15 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyebut ...
Perpusnas dan Duta Baca Indonesia sinergi kolaborasi membumikan literasi
Selasa, 18 Januari 2022 - 17:05 WIB
Seringkali ranah publik mendebatkan hasil riset/kajian yang dilakukan dunia internasional yang menya...
Anak usia SD di Kota Medan mulai divaksin
Selasa, 18 Januari 2022 - 12:25 WIB
Badan Intelijen Negara Daerah Sumatera Utara (Binda Sumut) turut berkolaborasi dalam mensukseskan pr...
Mendikbudristek pantau efektivitas PTM 100 persen di Kota Bandung
Selasa, 18 Januari 2022 - 12:06 WIB
Untuk melihat efektivitas dan evaluasi lainnya terkait PTM 100 persen, Menteri Pendidikan, Kebudayaa...
Kemendikbudristek sosialisasikan kurikulum prototipe di Banten
Sabtu, 15 Januari 2022 - 10:55 WIB
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mensosialisasikan kurik...
Ketahui daftar mata pelajaran yang akan diperhitungkan di SNMPTN 2022
Jumat, 14 Januari 2022 - 09:05 WIB
Sebentar lagi tahun ajaran baru akan dimulai, artinya pendaftaran seleksi mahasiswa baru akan segera...
Tinjau PTM di sekolah, Plt Wali Kota Bandung ingatkan siswa patuhi prokes
Rabu, 12 Januari 2022 - 11:06 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meninjau sejumlah sekolah untuk memantau pelak...
Disdik Bandung akan tingkatkan jumlah sekolah gelar PTM
Rabu, 12 Januari 2022 - 10:07 WIB
Setelah 330 sekolah di Kota Bandung, Jawa Barat dapat menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 ...
Pemprov Jatim siap kolaborasi dengan perguruan tinggi
Selasa, 11 Januari 2022 - 13:35 WIB
Pandemi  Covid 19 telah membuat percepatan perguruan tinggi untuk berubah meskipun telah disiapkan ...
Pandemi, sekolah di Kota Malang tetap terapkan PTM 100 persen
Senin, 10 Januari 2022 - 16:45 WIB
Sekolah di Kota Malang, Jawa Timur mulai menerapkan pembembelajaran tatap muka (PTM) secara serentak...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI