Dokter bedah ortopedi beri tips olahraga yang benar sesuai umur
Elshinta
Sabtu, 20 November 2021 - 22:11 WIB |
Dokter bedah ortopedi beri tips olahraga yang benar sesuai umur
Dokter Spesialis Bedah Orthopedi Siloam Hospitals Surabaya dr. Teddy Hari Wardhana SpOT (FOTO ANTARA/HO-Siloam Hospitals Surabaya)

Elshinta.com - Dokter spesialis bedah ortopedi Siloam Hospitals Surabaya dr. Teddy Hari Wardhana SpOT memberikan tips atau cara olahraga yang benar sesuai umur guna menjaga tubuh tetap sehat dan bugar.

Teddy Hari Wardhana di Surabaya, Sabtu, mengatakan salah satu kunci utama guna menjaga agar tubuh tetap sehat dan bugar adalah berolahraga dengan cara yang tepat dan benar.

"Pastikan tidak sembarangan berolahraga," kata dr. Teddy.

Menurut dia, ketika berolahraga, ada empat unsur yang harus diperhatikan, yaitu tingkatan atau ukuran berolahraga (intensitas), beban latihan (training load), gerakan tubuh (biomekanik) dan nutrisi. Keempat unsur ini juga harus disesuaikan dengan usia.

Saat berolahraga, lanjut dia, seyogyanya dimonitor dengan "targeted heart rate" yang merupakan rekomendasi yang dikeluarkan oleh "The American Heart Association". Bahwasannya berolahraga insensitas moderate atau sedang mencapai 50 hingga 70 persen dari "heart rate".

Sedangkan olahraga intensitas kuat seperti bagi olahragawan atau atlet, yang baik di jarak 70 hingga 85 persen "heart rate".

"Sejumlah unsur ini pun harus disesuaikan dengan usia yang berkorelasi pada pola makan," katanya.

Ia menyarankan berolahraga dimulai pada rentang usia 5 hingga usia 17 tahun untuk meningkatkan kemampuan kardiorespirasi, metabolisme tubuh, kemampuan otot serta dapat menjaga dan meningkatkan kualitas tulang, misalnya berolahraga fitness atau aerobik.

Adapun untuk rentan usia 18 hingga 64 tahun atau dewasa hendaknya mengakumulasikan kegiatan berolahraga minimal 150 menit aerobic yang moderat sampai 300 menit setiap minggu dengan penguatan otot yang dapat dilakukan dengan melibatkan otot otot besar dalam 2 hari per minggu.

"Sedangkan pada usia 65 tahun ke atas, minimal 75 menit per minggu melakukan aerobic ringan dalam durasi 10 menit. Pada kondisi tertentu manula tetap disarankan melakukan aktifitas gerak sesuai rekomendasi dokter," ujarnya.

Selain berolahraga dengan cara yang tepat menyesuaikan usia, dr. Teddy merekomendasikan masyarakat mengkonsumsi makan bernutrisi. Misalnya bagi yang rutin berolahraga membutuhkan lebih banyak kalori dan makronutrien, untuk menjaga kekuatan dan energi supaya selalu pada tingkat optimal.

"Sebaiknya menjaga pola makan dan asupan nutrisi penting diperhatikan menjelang berolahraga pun setelah berolahraga. Paling tidak dapat memperkirakan kalori pada setiap asupan makanan yang dikonsumsi dan tentu menjaga kecukupan nutrisi," katanya.

Meski demimikian, ia mengingatkan risiko cidera saat berolahraga seperti halnya pada tungkai bawah saat berlari atau bersepeda atau potensi serangan jantung jika terlalu memaksakan diri yang tidak sesuai kapasitas tubuh. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kurangi risiko penyakit kardiovaskuler dengan berhenti merokok
Selasa, 07 Desember 2021 - 14:56 WIB
Dokter Spesialis Jantung Rumah Sakit Jantung Pembuluh Darah Harapan Kita, dr Ade Meidian Ambari, Sp....
Manfaat makan es krim di pagi hari
Selasa, 07 Desember 2021 - 06:01 WIB
Es krim kerap kali dicap sebagai dessert yang harus dihindari karena sifatnya yang dingin dan rasany...
Kiat atasi kecemasan pada munculnya varian Omicron
Senin, 06 Desember 2021 - 09:19 WIB
Tak cukup pada Delta, varian baru COVID-19 yakni Omicron muncul, menyebabkan sebagian orang berada d...
Risiko penyakit akibat letusan gunung berapi dan pencegahannya
Minggu, 05 Desember 2021 - 10:59 WIB
Asap dan debu vulkanik dari letusan gunung berapi salah satunya Semeru yang terletak di Lumajang dan...
Satgas Pamtas TNI berikan pelayanan kesehatan warga perbatasan RI-PNG 
Sabtu, 04 Desember 2021 - 14:25 WIB
Personel Satgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti Pos Waris kembali beraksi dengan memberikan pelayanan ke...
Keju yang baik kandung zat gizi seperti susu
Jumat, 03 Desember 2021 - 22:55 WIB
Ketua Indonesia Sport Nutrition Association Dr. Rita Ramayulis DCN, M.Kes mengatakan, keju yang baik...
Remaja perlu lewati masa pubertas tanpa `baper`
Jumat, 03 Desember 2021 - 09:35 WIB
Psikolog klinis dari Universitas Indonesia, Tara de Thouars, BA, M.Psi berpendapat, penting bagi par...
Dokter sarankan konsumsi serat dan Jangan mengejan agar tak kena wasir
Kamis, 02 Desember 2021 - 21:35 WIB
Dokter spesialis bedah dari Universitas Udayana, dr. Heru Sutanto K, SpB menyarankan Anda tidak meng...
Dalam setahun, ODHA di Sukoharjo bertambah 47 kasus
Rabu, 01 Desember 2021 - 20:37 WIB
Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mencatat terjadi penambahan kasus orang dengan HIV dan Aids (ODHA) ...
Panel FDA beri dukungan terbatas pemakaian pil COVID-19 Merck
Rabu, 01 Desember 2021 - 09:11 WIB
Sebuah panel penasihat ahli Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan (FDA) AS pada Selasa (30/11) dala...
InfodariAnda (IdA)