Top
Begin typing your search above and press return to search.

Universitas Malikussaleh Lhokseumawe gelar wisuda dan tetap terapkan prokes 

Universitas Negeri Malikussaleh Lhokseumawe kembali menggelar upacara wisuda Angkatan ke XXVII. Kegiatan tesebut berlangsung di Gedung ACC Kampus Uteunkot, Cunda, Lhokseumawe.

Universitas Malikussaleh Lhokseumawe gelar wisuda dan tetap terapkan prokes 
X
Sumber foto: Hamdani/elshinta.com.

Elshinta.com - Universitas Negeri Malikussaleh Lhokseumawe kembali menggelar upacara wisuda Angkatan ke XXVII. Kegiatan tesebut berlangsung di Gedung ACC Kampus Uteunkot, Cunda, Lhokseumawe.

Prosesi wisuda dilaksanakan selama dua hari, yaitu hari Sabtu (20/11) dan hari Minggu tanggal (21/11), dengan jumlah wisudawan sebanyak 941 orang dari enam fakultas. Sebanyak 220 lulus dengan predikat dengan pujian atau cum laude.

Rektor Universitas Malikussaleh, Prof Dr Herman Fithra ASEAN Eng, menyebutkan jumlah wisudawan yang lulus dengan pujian semakin meningkat dalam setiap angkatan.

"Kondisi ini membuktikan mahasiswa masih mampu berprestasi secara akademik di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda" ujar Rektor seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Senin (22/11).

Selain prestasi di bidang akademik, lanjut Herman, mahasiswa Universitas Malikussaleh juga meraih prestasi dalam bidang lainnya sepanjang 2021, di antaranya juara ketiga MTQ Mahasiswa tingkat nasional pada Oktober lalu di Padang, Sumatera Barat.

"Selain itu, mahasiswa Universitas Malikussaleh juga mencatat sejumlah prestasi di tingkat nasional dan internasional sepanjang tahun 2021," ujarnya.

Di usianya yang sudah 52 tahun atau 20 tahun menjadi perguruan tinggi negeri, Universitas Malikussaleh terus berbenah di berbagai bidang dan menjadi universitas yang setara dengan kampus lain di Indonesia.

“Dulu Unimal hanya kampus di tingkat Kabupaten Aceh Utara, ini Unimal berkembang menjadi kampus nasional dengan sekitar 21 ribu lebih mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Herman.

Menurutnya, Unimal kini sudah berubah menjadi kampus sebagai miniatur Indonesia. Mahasiswa Unimal berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke, mulai dari Miangas sampai Pulau Rote.

“Anak bangsa dari berbagai daerah, kini kuliah di Unimal. Ini membuktikan Unimal menjadi pilihan utama untuk menempuh pendidikan,” kata Herman.

Dalam kesempatan itu, Rektor Unimal juga memaparkan sejumlah capaian yang diraih Universitas Malikussaleh, antara lain perbaikan Webometrics yang kini berada di urutan 30 secara nasional atau peringkat 8 untuk seluruh kampus negeri dan swasta di wilayah Barat Indonesia.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire