Haris Azhar penuhi panggilan polisi terkait laporan Luhut
Elshinta
Senin, 22 November 2021 - 15:38 WIB |
Haris Azhar penuhi panggilan polisi terkait laporan Luhut
Direktur Lokataru Haris Azhar (kanan) penuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk dimintai klarifikasi terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Senin (22/11). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Elshinta.com - Direktur Lokataru Haris Azhar memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk dimintai klarifikasi terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

"Kita cuma klarifikasi bahwa pertama mediumnya akun channel saya itu seperti apa itu satu, yang kedua peruntukan identitas itu untuk apa di materi ini, lalu ketiga terkait dengan materinya," kata Haris Azhar di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin.

Haris juga mengatakan bahwa apa yang dia bicarakan dengan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti di kanal media sosial YouTube adalah mengenai kepentingan publik dan tidak ditujukan untuk mencemarkan nama baik seseorang.

"Apa yang saya diskusikan di Youtube saya bersama Fatia itu adalah kepentingan publik, bahwa saya dituduh dengan 310 ayat 1 bahwa ini menghina seseorang segala macem tidak ada," tambahnya.

Haris Azhar datang ke Polda Metro Jaya dengan didampingi oleh kuasa hukumnya. Saat ditanya mengenai Fatia, Haris mengungkapkan jadwal klarifikasi Fatia berbeda dengan dirinya.

"Kalau Fatia besok," kata Haris Azhar.

Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti lantaran beredarnya video berjudul "Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya" yang diunggah melalui akun Youtube milik Haris Azhar.

Video tersebut membahas laporan sejumlah organisasi termasuk KontraS tentang bisnis para pejabat atau purnawirawan TNI di balik bisnis tambang emas atau rencana eksploitasi wilayah Intan Jaya, Papua.

Laporan Luhut tersebut telah diterima dan terdaftar dengan nomor laporan polisi: STTLP/B/4702/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 22 September 2021.

Pihak Polda Metro Jaya sebelumnya menjadwalkan agenda klarifikasi antara Luhut Binsar Pandjaitan dengan Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti pada, Senin (15/11).

Namun Haris dan Fatia tidak hadir dalam agenda mediasi yang difasilitasi oleh Polda Metro Jaya tersebut.

"Diundang untuk mediasi, sebenarnya kalau tidak keliru itu minggu lalu. Tapi saya pas dinas di luar, kemudian dijanjikan hari Jumat, saya juga sedang dinas keluar," kata Luhut di Polda Metro Jaya, Jakarta.

"Kemudian diminta oleh Haris diminta hari ini, ya saya datang hari ini, tapi katanya si Haris tidak bisa datang, ya sudah," katanya lagi.

Dalam kesempatan itu, Luhut menegaskan, tidak ada lagi mediasi dalam kasus hukum terkait laporannya terhadap Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti.

"Jadi kalau proses yang sudah selesai. Saya sudah menyampaikan saya pikir lebih bagus ketemu di pengadilan saja," ujar Luhut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dinsos Kabupaten Tangerang siapkan 1.000 paket untuk tiga kecamatan
Jumat, 21 Januari 2022 - 15:24 WIB
Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Banten sudah menyiapkan dan mendistribusikan bantuan sembako seban...
Ardhito Pramono tiba di RSKO Cibubur untuk rehabilitasi
Jumat, 21 Januari 2022 - 12:53 WIB
Musisi Ardhito Pramono tiba di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur pada Ju...
Warga harap polisi tingkatkan patroli di lokasi rawan tawuran pelajar
Jumat, 21 Januari 2022 - 11:25 WIB
Warga berharap polisi meningkatkan patroli di lokasi rawan tawuran pelajar seperti di sekitar jembat...
Sudin Bina Marga Jakpus temukan gulungan kulit kabel di gorong-gorong
Jumat, 21 Januari 2022 - 08:35 WIB
Satuan Tugas Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Pusat menemukan puluhan kilogram gulungan kulit k...
BPBD Jakarta keluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat
Jumat, 21 Januari 2022 - 07:59 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melalui akun Twitter resminya @BPBDJakarta me...
BMKG minta waspadai hujan petir dan angin kencang di Jaksel dan Jakbar
Jumat, 21 Januari 2022 - 07:35 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan...
Polisi evakuasi belasan nasabah yang demo tiga hari di Prudential
Jumat, 21 Januari 2022 - 06:01 WIB
Polres Metro Jakarta Selatan mengevakuasi 16 nasabah yang menggelar aksi unjuk rasa selama tiga hari...
Pemkot Tangerang berlakukan kembali WFH terkait lonjakan kasus
Kamis, 20 Januari 2022 - 20:31 WIB
Pemerintah Kota Tangerang mengeluarkan kebijakan penerapan bekerja dari rumah (WFH) bagi pegawai  t...
Kota Tangerang alami lonjakan COVID-19 harian capai 84 kasus
Kamis, 20 Januari 2022 - 19:07 WIB
Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menyebutkan terjadi peningkatan kasus harian COVID-...
Pemkot Jaktim berencana ubah trotoar di depan RSU UKI jadi taman
Kamis, 20 Januari 2022 - 17:19 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Timur berencana menjadikan trotoar di depan Rumah Sakit Umum (RSU) Universit...
InfodariAnda (IdA)