Virolog: Cegah lonjakan kasus COVID-19 dengan prokes

Elshinta
Rabu, 24 November 2021 - 17:35 WIB |
Virolog: Cegah lonjakan kasus COVID-19 dengan prokes
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Virolog dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Dr Daniel Joko Wahyono MBiomed mengingatkan bahwa lonjakan kasus COVID-19 dapat dicegah dengan tetap memperkuat protokol kesehatan dan juga menggencarkan program vaksinasi.

"Kunci untuk mencegah lonjakan kasus COVID-19 adalah masyarakat perlu tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan juga segera mendapatkan vaksinasi," katanya di Purwokerto,Jateng,  Rabu (24/11).

Dosen Fakultas Biologi Unsoed yang mengajar mata kuliah virologi itu juga menjelaskan, kendati beberapa waktu belakangan terjadi penurunan kasus COVID-19 namun masyarakat perlu tetap memperkuat protokol kesehatan karena pandemi COVID-19 belum berakhir.

"Karena itu mari menggunakan masker di luar rumah, menghindari kerumunan dan rutin mencuci tangan sesuai dengan anjuran dari aturan protokol kesehatan," katanya.

Selain itu, kata dia, para pelaku perjalanan atau penumpang alat transportasi baik darat, laut dan udara juga perlu memperhatikan aturan skrining tes COVID-19.

Dia menambahkan bahwa kebijakan yang selama ini telah dilakukan pemerintah seperti menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah sangat tepat.

"Menurut saya kebijakan pemerintah selama ini sudah tepat salah satunya dengan menerapkan PPKM dan melakukan monitor serta evaluasi level PPKM secara berkala," katanya.

Selain itu, kata dia, kebijakan pemerintah untuk meniadakan libur akhir tahun, mempercepat program vaksinasi dan menggalakkan karantina bagi pendatang dari luar negeri serta meminta masyarakat agar tetap disiplin memperkuat protokol kesehatan juga sangat tepat.

"Dengan demikian tinggal masyarakat yang seyogyanya tetap mematuhi anjuran pemerintah guna mencegah lonjakan kasus," katanya.

Dia menambahkan munculnya varian baru virus SARS-CoV-2 yang lebih infeksius biasanya juga berkaitan dengan adanya peningkatan mobilitas masyarakat sehingga dikhawatirkan memicu peningkatan kasus yang signifikan.

"Dengan demikian perlu juga diantisipasi penyebaran varian baru di Indonesia dengan meningkatkan kapasitas tes Genome Sequencing," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Komunitas kanker jadi jembatan antara pemerintah dan pasien
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 22:31 WIB

Komunitas kanker jadi jembatan antara pemerintah dan pasien

Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia Linda Agum Gumelar mengatakan komunitas kanker berperan pent...
Dokter: Penanganan saraf terjepit bisa gunakan teknologi endoskopi
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 22:01 WIB

Dokter: Penanganan saraf terjepit bisa gunakan teknologi endoskopi

Kepala Pusat Ortopedi dan Tulang Belakang terpadu Eka Hospital dr Luthfi Gatam mengatakan penanganan...
IDAI: ASI merupakan imunisasi pertama bagi bayi
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 15:45 WIB

IDAI: ASI merupakan imunisasi pertama bagi bayi

Ketua Satuan Tugas ASI Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. dr. Naomi Esthernita F. Dewanto mengi...
Gejala subvarian Covid BA.5 yang berbeda dari varian lainnya
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 12:01 WIB

Gejala subvarian Covid BA.5 yang berbeda dari varian lainnya

COVID-19 BA.5 menjadi subvarian yang paling banyak menyebar tidak hanya di Amerika Serikat, namun di...
Dokter: Penanganan saraf terjepit bisa gunakan teknologi endoskopi
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 02:01 WIB

Dokter: Penanganan saraf terjepit bisa gunakan teknologi endoskopi

Kepala Pusat Ortopedi dan Tulang Belakang terpadu Eka Hospital dr Luthfi Gatam mengatakan penanganan...
Studi: Gejala long COVID dialami satu dari delapan orang
Jumat, 05 Agustus 2022 - 15:19 WIB

Studi: Gejala long COVID dialami satu dari delapan orang

Satu dari delapan orang yang terinfeksi virus corona mengalami setidaknya satu gejala long COVID, be...
Jaga kesehatan, siswa MTs di Boyolali uji makanan mengandung boraks
Rabu, 03 Agustus 2022 - 12:25 WIB

Jaga kesehatan, siswa MTs di Boyolali uji makanan mengandung boraks

Para siswa Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Boyolali, JawaTengah melakukan uji coba sejumlah mak...
Kondisi stres pada ibu menyusui bisa pengaruhi kelancaran ASI
Selasa, 02 Agustus 2022 - 00:01 WIB

Kondisi stres pada ibu menyusui bisa pengaruhi kelancaran ASI

Dokter spesialis anak dan konselor laktasi dr. Jeanne-Roos Tikoalu, Sp.A, IBCLC, CIMI mengatakan kon...
Canangkan BIAN, Bupati minta target imunisasi balita di Kudus tercapai
Senin, 01 Agustus 2022 - 15:25 WIB

Canangkan BIAN, Bupati minta target imunisasi balita di Kudus tercapai

Pemerintah secara serentak mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dalam upaya meneliminas...
Akademisi ajak perokok berhenti bertahap dengan tembakau rendah risiko
Sabtu, 30 Juli 2022 - 22:23 WIB

Akademisi ajak perokok berhenti bertahap dengan tembakau rendah risiko

Kepala Pusat Unggulan Iptek Inovasi Pelayanan Kefarmasian Universitas Padjadjaran Neily Zakiah berpe...

InfodariAnda (IdA)