BMKG: Gempa dangkal di darat terjadi di Salatiga
Elshinta
Kamis, 25 November 2021 - 06:15 WIB |
BMKG: Gempa dangkal di darat terjadi di Salatiga
Data pengamatan gempa di beberapa titik yang dikeluarkan BMKG, Kamis, (25/11/2021). (ANTARA/HO-BMKG)

Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa dangkal terjadi di darat dengan kedalaman 11 kilometer di Salatiga, Jawa Tengah. 

BMKG dalam laman resmi dikutip di Jakarta, Kamis menyebutkan gempa memiliki magnitudo 2.8 dengan episenter terletak pada koordinat 7,30 Lintang Selatan dan 110,41 Bujur Timur tepatnya di darat pada jarak 10 kilometer Barat Laut Kota Salatiga. 

Gempa bumi itu dirasakan di Banyubiru, Ambarawa, Temenggungan, Pojoksari, Brongkol, Kalipawon, Tegalrejo, Jambu, Losari, Gondorio, Semilir, Garung, Bejalen dengan skala intensitas II MMI, dimana getaran dirasakan warga dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. 

Sebelumnya, pada 23-24 Oktober 2021 pukul 10.00 WIB BMKG mencatat telah terjadi 32 kali gempa berkedalaman sangat dangkal (swarm) di wilayah Banyubiru, Ambarawa, Salatiga, Jawa Tengah. 

"Jika kita mencermati data parameter gempa yang terjadi di wilayah itu tampak bahwa berdasarkan sebaran temporal magnitudo gempa, maka fenomena tersebut dapat dikategorikan sebagai gempa swarm," papar Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono. 

Daryono menjelaskan, gempa swarm dicirikan dengan serangkaian aktivitas gempa bermagnitudo kecil dengan frekuensi kejadian yang sangat tinggi, berlangsung dalam waktu "relatif lama" di suatu kawasan, tanpa ada gempa kuat sebagai gempa utama (mainshock).

Umumnya, lanjut dia, penyebab gempa swarm antara lain berkaitan dengan transpor fluida, intrusi magma, atau migrasi magma yang menyebabkan terjadinya deformasi batuan bawah permukaan di zona gunungapi. 

"Gempa swarm memang banyak terjadi karena proses-proses kegunungapian," katanya. 

Selain berkaitan dengan kawasan gunung api, Daryono menambahkan, beberapa laporan menunjukkan bahwa aktivitas swarm juga dapat terjadi di kawasan nonvulkanik (aktivitas tektonik murni), meskipun kejadiannya sangat jarang.

"Swarm dapat terjadi di zona sesar aktif atau kawasan dengan karakteristik batuan yang rapuh sehingga mudah terjadi retakan," paparnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Status Merapi Level III Siaga, Bupati Said Hidayat: Semoga Tak Terjadi Bencana 
Selasa, 07 Desember 2021 - 18:10 WIB
tatus Gunung Merapi di perbatasan JawaTengah dan Jogjakarta saat ini berada di level III siaga.
Sebanyak 228 korban banjir Pekalongan masih mengungsi
Selasa, 07 Desember 2021 - 16:45 WIB
Sebanyak 228 warga korban banjir dan rob di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, masih mengungsi di sejumla...
Korban terdampak banjir di Makassar capai 3.206 orang
Selasa, 07 Desember 2021 - 16:23 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menyebutkan  data semen...
15 ribu warga KRB Merapi alami krisis air bersih pasca pipa putus diterjang lahar
Selasa, 07 Desember 2021 - 15:58 WIB
Pipa air di Kali Bebeng rusak parah,kondisi ini mengancam ketersediaan air bersih bagi warga yang ti...
BAZNAS ajak masyarakat bersedekah untuk korban erupsi Semeru
Selasa, 07 Desember 2021 - 15:06 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk memban...
Presiden Jokowi pastikan distribusi bantuan korban erupsi Semeru
Selasa, 07 Desember 2021 - 14:36 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau langsung lokasi terdampak erupsi gunung Semeru untuk memastikan bantua...
Korban meninggal terdampak APG Semeru bertambah jadi 34 orang
Selasa, 07 Desember 2021 - 13:34 WIB
Jumlah korban meninggal terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa...
Kapolri minta jajaran beri perhatian khusus korban erupsi Semeru
Selasa, 07 Desember 2021 - 13:06 WIB
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo saat meninjau RSUD Pasirian Lumajang, Jawa Timur, tempat...
Rumah warga di Pontianak terendam luapan air Sungai Kapuas
Selasa, 07 Desember 2021 - 12:57 WIB
Sejumlah rumah di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa, terendam air dengan ketinggian bervarias...
KAI Daop 8 Surabaya pastikan tidak ada gangguan operasional kereta api jarak jauh
Selasa, 07 Desember 2021 - 12:24 WIB
Pasca erupsi susulan Gunung Semeru pada Senin 6 Desember 2021, KAI Daop 8 pastikan seluruh operasion...
InfodariAnda (IdA)