Kapolri minta jajaran petakan potensi kerawanan jelang Nataru
Elshinta
Kamis, 25 November 2021 - 07:11 WIB |
Kapolri minta jajaran petakan potensi kerawanan jelang Nataru
Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Listyo S Prabowo, saat memberikan pengarahan kepada jajaran melalui konferensi video, di Jakarta, Rabu (24/11/2021). ANTARA/HO-Humas Kepolisian Indonesia

Elshinta.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo S Prabowo, meminta seluruh jajarannya untuk memetakan potensi kerawanan dan melakukan antisipasi sejak dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Natal dan tahun baru.

Saat memberikan arahan kepada menggelar seluruh jajaran mulai dari pejabat utama, kepala Polda hingga Polres melalui konferensi video, Rabu (25/11), dia mengatakan situasi kamtibmas sampai saat ini masih relatif kondusif.

Meski demikian, kata dia, perlu antisipasi karena pada akhir tahun 2021 terdapat banyak kegiatan yang berpotensi menjadi gangguan kamtibmas apabila tidak dikelola secara baik.

"Seluruh kepala Satker dan kepala Satwil sudah harus mulai memetakan potensi kerawanan dan mempersiapkan rencana pengamanan serta langkah-langkah antisipasi," kata dia.

Ia menjelaskan, yang harus diantisipasi sejak dini di antaranya adalah gangguan kelompok bersenjata Papua, unjuk rasa, dan aksi terorisme.

Selain gangguan kamtibmas, dia juga meminta kepada seluruh jajarannya untuk bergerak cepat dalam upaya mitigasi bencana alam. Ia menegaskan, polisi harus hadir dengan cepat untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam.

Untuk itu, kata dia, perlu dilakukan simulasi penanganan bencana agar pada saat terjadi bencana maka seluruh personel yang bertugas sudah siap dan tahu akan tugasnya.

"Dirikan posko serta siapkan sarana-prasarana evakuasi dan penanggulangan genangan air bekerja sama dengan pemangku kepentingan terkait untuk mempercepat penanganan banjir, evakuasi warga, distribusi logistik, dan lainnya," ujar dia.

Selain antisipasi gangguan kamtibmas, dia menekankan kepada jajaran untuk fokus mempersiapkan pengamanan dan pengendalian Covid-19 menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Pemerintah telah menetapkan PPKM tingkat III saat libur Natal-Tahun Baru guna mengantisipasi pertumbuhan angka virus corona. Oleh karena itu, dia menyebut, jajaran kepolisian tetap melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan pada saat sebelum dan setelah Operasi Lilin 2021 guna mengimplementasikan kebijakan itu.

Menurut dia, antisipasi itu bisa dilakukan dengan penguatan Posko PPKM Mikro. Jika memang ada masyarakat yang nekat untuk pulang kampung atau mudik maka warga harus wajib melapor melalui Posko PPKM Mikro setempat.

Ia menyebut, dalam hal ini TNI-Polri dan pemangku kepentingan terkait harus memperkuat sinergi dalam memberikan sosialisasi, edukasi terhadap masyarakat, serta penanganan dan pengendalian Covid-19.

"Melakukan sosialisasi pembatasan PPKM level 3 pada saat Nataru sehingga masyarakat dapat mempersiapkan diri dari jauh hari. Memasang banner, spanduk, baliho yang berisi imbauan kepada pemudik terkait prokes, kewajiban isoman dan standar isoman yang baik," kata dia.

Dalam hal ini, warga yang akan mudik diberikan surat keterangan yang berisikan identitas, sertifikat vaksin dosis kedua, dan hasil swab dalam rangka melakukan pengendalian Covid-19.

Tak hanya itu, guna memastikan tidak ada lonjakan saat Natal-Tahun Baru, dia mengatakan, polisi harus melakukan pengendalian Covid-19 di jalur moda transportasi darat, udara dan laut.

Sementara itu, untuk warga yang sudah sampai ke lokasi tujuan mudik, dia  menekankan kepada jajaran terkait dengan penanganan yang tepat. Mulai dari lapor ke Posko PPKM, memberikan hasil swab antigen, menyerahkan sertifikat vaksin dosis kedua, dan menyiapkan tempat isolasi terpusat, jika ada warga yang dinyatakan positif Covid-19.

"Segala antisipasi dan upaya untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan mencegah lonjakan COVID-19 saat libur Nataru harus benar-benar terlaksana dengan baik," kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menhan: Singapura bisa gunakan ruang udara untuk militer melalui izin
Kamis, 27 Januari 2022 - 22:45 WIB
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengatakan Singapura bisa menggunakan ruang udara Indonesia u...
Plt Bupati dan Kapolres Langkat bahas kamtibmas dan  vaksin anak 
Kamis, 27 Januari 2022 - 20:44 WIB
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin mengunjungi Kapolres Langkat AKBP...
Mulai Februari, Polres Jayapura terapkan denda bagi warga tak gunakan helm 
Kamis, 27 Januari 2022 - 17:12 WIB
Polres Jayapura, Papua mengatakan optimis pengendara sepeda motor dan penumpang akan mematuhi aturan...
Menhan sebut dua KRI dilelang karena tidak layak pakai
Kamis, 27 Januari 2022 - 15:27 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyebutkan dua kapal perang (KRI) milik TNI Angkatan Laut, yakn...
Kapolda: Polda NTT siap amankan jalannya KTT G20 di Labuan Bajo
Kamis, 27 Januari 2022 - 12:23 WIB
Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budiyanto mengatakan Polda NTT siap mengamankan jalannya sejumlah rangka...
Dua prajurit meninggal akibat serangan KSB di Pos TNI di Gome
Kamis, 27 Januari 2022 - 12:11 WIB
Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) Kamis pagi (27/1) menyerang Pos TNI di Bukit Tepuk, Kampung Jenggern...
Kapolri Sigit mutasi sejumlah Pati dan Pamen Polri awal 2022
Rabu, 26 Januari 2022 - 07:15 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mutasi dan merotasi sejumlah perwira tinggi (Pati) dan per...
Kapolri: Tingkatkan kesejahteraan personel untuk optimalkan pelayanan
Selasa, 25 Januari 2022 - 07:01 WIB
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengungkapk...
Polri ubah warna pelat nomor kendaraan bertahap tahun ini
Senin, 24 Januari 2022 - 15:25 WIB
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri segera menerapkan kebijakan mengubah warna dasar pelat nomor ken...
Polda Jateng razia ribuan motor berknalpot `brong` 
Senin, 24 Januari 2022 - 09:58 WIB
Polda Jawa Tengah berhasil merazia 7.405 sepeda motor yang berknalpot `brong` yang bersuara sangat b...
InfodariAnda (IdA)