Wakil Wali Kota Surakarta minta Satpol PP lakukan pelayanan humanis
Elshinta
Kamis, 25 November 2021 - 18:22 WIB |
Wakil Wali Kota Surakarta minta Satpol PP lakukan pelayanan humanis
Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa berinteraksi dengan petugas Satpol PP pada apel bulanan di Halaman Balai Kota Surakarta, Kamis (25/11/2021). ANTARA/Aris Wasita

Elshinta.com - Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa meminta Satuan Polisi Pamong Praja di daerah itu melakukan pelayanan kepada masyarakat secara humanis.

"Tegakkan perda dimulai dari menjadi teladan kedisiplinan dan memperlakukan masyarakat secara humanis dan persuasif serta tanpa kekerasan," katanya saat Apel Bulanan Satpol PP Kota Surakarta di Halaman Balai Kota Surakarta, Kamis.

Termasuk dalam menegakkan protokol kesehatan, ia meminta agar Satpol PP menghapus sanksi-sanksi yang terkesan memberatkan warga.

"Pemerintah pusat sudah menyampaikan tidak ada penyekatan pada akhir tahun nanti. Usahakan tidak ada hukuman-hukuman lagi, kalau ada yang tidak pakai masker langsung kasih saja," katanya.

Ketika melakukan penertiban kepada masyarakat, kata dia, petugas Satpol PP Kota Surakarta tidak perlu menggunakan kekerasan.

"Namun dengan mengedepankan hati dan perlu diberi pelatihan khusus penanganan persuasif dengan menggunakan model komunikasi kepada masyarakat dari level apapun," katanya.

Menurut dia, banyak tugas Satpol PP yang melibatkan masyarakat, salah satunya menempatkan personel di titik-titik keramaian, seperti pusat kuliner maupun ruang publik lain yang digunakan masyarakat untuk berkumpul.

"Dengan demikian ketertiban bisa dijaga dan kerumunan bisa diminimalisasi, bahkan dihilangkan," katanya.

Terkait dengan hal itu, katanya, perlu adanya kerja sama antara Satpol PP Kota Surakarta dengan masyarakat secara luas mengingat jumlah personel yang terbatas.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Kapolda Sumut perintahkam 306 tahanan inkrah dipindahkan 
Selasa, 07 Desember 2021 - 12:48 WIB
Sebanyak 306 tahanan berstatus inkrah atau sudah berkekuatan hukum tetap yang selama ini ditahan di...
Kasus korupsi Asabri, Pengacara: Tuntutan hukuman mati Heru Hidayat berlebihan
Selasa, 07 Desember 2021 - 12:13 WIB
Presiden Direktur PT Trada Alam Minera Heru Hidayat melalui  penasehat hukumnya Kresna Hutauruk me...
44 eks pegawai KPK jalani uji kompetensi di Mabes Polri
Selasa, 07 Desember 2021 - 09:57 WIB
Sebanyak 44 eks pegawai KPK yang memutuskan menerima tawaran sebagai ASN Polri mengikuti uji kompete...
Lima terdakwa korupsi Asabri dituntut 10-15 tahun penjara
Selasa, 07 Desember 2021 - 06:45 WIB
Lima orang terdakwa perkara dugaan korupsi pengelolaan dana PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata R...
KPK tidak ajukan banding atas vonis Nurdin Abdullah
Senin, 06 Desember 2021 - 22:09 WIB
KPK menyatakan tidak mengajukan banding atas putusan Gubernur Sulawesi Selatan non-aktif Nurdin Abdu...
Komjak bakal periksa jaksa kasus korban penganiayaan di Tangerang jadi terdakwa
Senin, 06 Desember 2021 - 21:58 WIB
Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Barita Simanjuntak mengatakan pihaknya bakal memanggil jaksa yang me...
Azis Syamsuddin didakwa suap bekas penyidik KPK Rp3,619 miliar
Senin, 06 Desember 2021 - 13:34 WIB
Mantan Wakil Ketua DPR Muhammad Azis Syamsuddin didakwa memberi suap senilai Rp3,099 miliar dan 36 r...
Polisi ungkap alasan KKB bakar SMAN 1 Oksibil
Senin, 06 Desember 2021 - 00:01 WIB
Kepala Satgas Humas Nemangkawi Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan SMAN 1 Oksibil diduga diba...
Polda DIY tetapkan S tersangka kasus video asusila di YIA
Minggu, 05 Desember 2021 - 23:01 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda DIY menetapkan perempuan berinisial S sebagai tersangka kas...
Petugas Lapas Tarakan teemukan sabu di hunian warga binaan
Minggu, 05 Desember 2021 - 22:31 WIB
Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan, Kalimantan Utara, menemukan bungkusan war...
InfodariAnda (IdA)