Polisi ringkus petani yang kendalikan peredaran sabu-sabu di Kalsel
Elshinta
Kamis, 25 November 2021 - 17:09 WIB |
Polisi ringkus petani yang kendalikan peredaran sabu-sabu di Kalsel
Tersangka PD ditangkap dengan barang bukti 409,99 gram sabu-sabu. (ANTARA/Firman)

Elshinta.com - Seorang petani diringkus kepolisian Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan karena diduga menjadi pengendali peredaran sabu-sabu di Desa Nelayan, Kelurahan Nelayan, Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

"Ada enam paket sabu-sabu seberat 409,99 gram disita dari tersangka berinisial PD (38)," kata Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel AKBP Niko Irawan di Banjarmasin, Kamis.

Niko mengatakan terungkapnya peredaran narkotika di wilayah perdesaan itu berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas mencurigakan seorang warga setempat.

Tim Opsnal Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel kemudian melakukan penelusuran dan memantau gerak-gerak pria yang dicurigai tersebut.

Polisi pada Selasa (23/11) dini hari meringkus tersangka di Jalan Polder Utara Pandulangan, Alabio, Kabupaten Hulu Sungai Utara, ketika ingin melakukan transaksi narkoba.

Hasil penggeledahan ditemukan lima paket sabu-sabu seberat 409,70 gram dan satu paket lain seberat 0,29 gram yang rencananya dijual tersangka kepada pemesan.

Polisi kini masih melakukan pengembangan jaringan yang memasok barang haram tersebut kepada tersangka yang sehari-hari sebagai petani dan berkebun itu.

Berdasarkan barang bukti yang disita, penyidik menjerat tersangka Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Peredaran narkoba sudah merambah hingga ke perdesaan sehingga masyarakat diimbau waspada dan segera memberikan informasi kepada petugas jika ada yang dicurigai," kata Niko mewakili Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Tri Wahyudi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Kapolda Sumut perintahkam 306 tahanan inkrah dipindahkan 
Selasa, 07 Desember 2021 - 12:48 WIB
Sebanyak 306 tahanan berstatus inkrah atau sudah berkekuatan hukum tetap yang selama ini ditahan di...
Kasus korupsi Asabri, Pengacara: Tuntutan hukuman mati Heru Hidayat berlebihan
Selasa, 07 Desember 2021 - 12:13 WIB
Presiden Direktur PT Trada Alam Minera Heru Hidayat melalui  penasehat hukumnya Kresna Hutauruk me...
44 eks pegawai KPK jalani uji kompetensi di Mabes Polri
Selasa, 07 Desember 2021 - 09:57 WIB
Sebanyak 44 eks pegawai KPK yang memutuskan menerima tawaran sebagai ASN Polri mengikuti uji kompete...
Lima terdakwa korupsi Asabri dituntut 10-15 tahun penjara
Selasa, 07 Desember 2021 - 06:45 WIB
Lima orang terdakwa perkara dugaan korupsi pengelolaan dana PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata R...
KPK tidak ajukan banding atas vonis Nurdin Abdullah
Senin, 06 Desember 2021 - 22:09 WIB
KPK menyatakan tidak mengajukan banding atas putusan Gubernur Sulawesi Selatan non-aktif Nurdin Abdu...
Komjak bakal periksa jaksa kasus korban penganiayaan di Tangerang jadi terdakwa
Senin, 06 Desember 2021 - 21:58 WIB
Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Barita Simanjuntak mengatakan pihaknya bakal memanggil jaksa yang me...
Azis Syamsuddin didakwa suap bekas penyidik KPK Rp3,619 miliar
Senin, 06 Desember 2021 - 13:34 WIB
Mantan Wakil Ketua DPR Muhammad Azis Syamsuddin didakwa memberi suap senilai Rp3,099 miliar dan 36 r...
Polisi ungkap alasan KKB bakar SMAN 1 Oksibil
Senin, 06 Desember 2021 - 00:01 WIB
Kepala Satgas Humas Nemangkawi Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan SMAN 1 Oksibil diduga diba...
Polda DIY tetapkan S tersangka kasus video asusila di YIA
Minggu, 05 Desember 2021 - 23:01 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda DIY menetapkan perempuan berinisial S sebagai tersangka kas...
Petugas Lapas Tarakan teemukan sabu di hunian warga binaan
Minggu, 05 Desember 2021 - 22:31 WIB
Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan, Kalimantan Utara, menemukan bungkusan war...
InfodariAnda (IdA)