Begin typing your search above and press return to search.
PWNU Banten setuju arahan para kiai sepuh muktamar diundur 2022
Ketua PWNU Banten Kyai Bunyamin menyatakan akan taat dan patuh pada arahan para Kyai Sepuh yang telah memberikan masukan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terkait pelaksanaan Muktamar ke-34 yang rencananya dilaksanakan pada 23-25 Desember 2021 diundur Januari tahun 2022.

Elshinta.com - Ketua PWNU Banten Kyai Bunyamin menyatakan akan taat dan patuh pada arahan para Kyai Sepuh yang telah memberikan masukan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terkait pelaksanaan Muktamar ke-34 yang rencananya dilaksanakan pada 23-25 Desember 2021 di undur Januari tahun 2022.
Disamping karena situasi yang masih pandemi Covid-19 persiapan juga bisa maksimal karena saya dapat info dari panitia di Lampung bahwa pembangunan aula belum selesai jika muktamar di majukan, daripada terlalu berisiko lebih baik muktamar diundur.
“Saat ini kan kondisi masih pandemi Covid-19 dan agar persiapan panitia juga maksimal saya setuju baiknya diundur saja dari pada dimajukan,” kata Bunyamin dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Jumat (26/11).
Terkait adanya pihak yang ingin muktamar dimajukan, Kiai Bunyamin mengajak untuk berpikir jernih dan rasional demi kepentingan umat.
"Saya mengajak bagi yang ingin muktamar dimajukan untuk berpikir dengan jernih dan rasional demi kepentingan umat," ujar Bunyamin.
Walaupun diundur, lanjut Bunyamin, secara organisasi PBNU masih tetap berjalan dengan baik tidak berhenti program kerjanya, bahkan Abuya Kiai Said juga masih ke daerah-daerah menghadiri undangan Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) bersama pengurus yang lain.
"Saya melihat Abuya Kiai Said masih keliling ke daerah-daerah menghadiri undangan pengurus PCNU dan PWNU, dan secara organisasi juga masih berjalan dengan baik walaupun muktamar diundur," ujar Bunyamin.
Bunyamin mengimbau kepada para pengurus PCNU dan PWNU untuk ikut menjaga kondusifitas NU dari pihak-pihak yang ingin membuat gaduh NU apalagi Kiai Sepuh sudah turun gunung. Siapapun yang jadi Ketua Umum PBNU kita do'akan semoga tetap solid menjaga kautuhan NU agar NU tetap besar dan bisa menjaga NKRI ini bahkan dunia serta akhirat.
“Saya mengimbau semua pengurus NU dari Pusat sampai ranting untuk ikut menjaga kondusifitas NU dan mari kita berdo'a siapapun yang jadi Ketua Umum PBNU semoga bisa membawa NU lebih mendunia bahkan mengakhirat,” pungkasnya.
Sumber : Radio Elshinta
Next Story