EU berencana hentikan perjalanan dari Afsel terkait varian baru COVID
Elshinta
Sabtu, 27 November 2021 - 09:17 WIB |
EU berencana hentikan perjalanan dari Afsel terkait varian baru COVID
Arsip - Seorang calon penumpang yang mengenakan masker berbicara lewat ponsel di Bandara Fiumicino, Roma, Italia, Juni 2020. (ANTARA/Reuters/as)

Elshinta.com - Uni Eropa berniat menghentikan perjalanan udara dari kawasan Afrika selatan di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap varian baru COVID-19 yang baru-baru ini muncul di Afrika Selatan, kata ketua Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen, Jumat.

"Komisi akan mengusulkan, melalui koordinasi erat dengan negara-negara anggota, untuk menarik rem darurat untuk melarang perjalanan jalur udara dari kawasan selatan Afrika lantaran adanya variant of concern (varian yang diwaspadai) B11529," katanya di Twitter.

Komisi eksekutif itu akan mengimbau supaya seluruh 27 negara anggota menerapkan langkah tersebut dan berharap Dewan Eropa sesegera mungkin memberikan lampu hijau, kata pejabat EU.

Inggris untuk sementara waktu melarang penerbangan dari Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Lesotho dan Eswatini mulai Jumat. Otoritas juga meminta agar pelancong Inggris yang pulang dari negara-negara tersebut untuk menjalani karantina.

Varian tersebut memiliki konstelasi mutasi yang "sangat tidak biasa". Mutasi itu mengkhawatirkan karena dapat membantu virus menghindari respons kekebalan tubuh dan membuatnya lebih menular, kata para ilmuwan Afsel.

Para ilmuwan masih mempelajari varian baru itu yang muncul pada pekan ini.

Keputusan Dewan Eropa, yang mewakili negara-negara anggota, tidak harus diambil oleh para menteri tetapi juga dapat disetujui oleh para duta besar di Brussels.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Brazil setujui vaksin Coronavac untuk usia 6-17 tahun
Jumat, 21 Januari 2022 - 11:03 WIB
Otoritas kesehatan Brazil Anvisa pada Kamis (20/1) menyetujui penggunaan darurat vaksin COVID-19 Cor...
Brazil pertimbangkan tutup Telegram jelang pemilu
Jumat, 21 Januari 2022 - 10:52 WIB
Otoritas elektoral TSE Brazil sedang mempertimbangkan untuk melarang aplikasi perpesanan Telegram me...
`Real life Aquaman` Tonga bertahan hidup 27 jam berenang pascatsunami
Kamis, 20 Januari 2022 - 22:31 WIB
Lisala Folau, pria Tonga berusia 57 tahun yang mengaku berenang sekitar 27 jam setelah tersapu ke l...
Negara-negara di Asia diperkirakan lolos dari goncangan inflasi global
Kamis, 20 Januari 2022 - 14:10 WIB
Head of Macro Strategy Asia Manulife Investment Management Sue Thrinh memperkirakan negara-negara di...
Bersiap hadapi Omicron, Selandia Baru perketat pembatasan
Kamis, 20 Januari 2022 - 12:32 WIB
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan pembatasan akan diperketat jika ada penulara...
Valneva sebut studi awal tunjukkan vaksinnya efektif lawan Omicron
Kamis, 20 Januari 2022 - 12:09 WIB
Perusahaan bioteknologi Prancis Valneva pada Rabu (19/1) mengatakan bahwa studi pendahuluan menunjuk...
Vietnam temukan kasus lokal pertama varian Omicron
Rabu, 19 Januari 2022 - 11:59 WIB
Vietnam telah menemukan kasus lokal pertama virus corona varian Omicron, demikian menurut media mili...
Bocah migran Venezuela tewas saat seberangi sungai Meksiko-AS
Rabu, 19 Januari 2022 - 11:04 WIB
Jasad seorang bocah perempuan yang diduga migran dari Venezuela ditemukan di sungai Rio Grande di pe...
Inggris larang iklan anak makan keju sambil menggantung terbalik
Rabu, 19 Januari 2022 - 10:20 WIB
Badan pengatur periklanan Inggris telah melarang iklan TV yang memperlihatkan anak perempuan memakan...
UNICEF, Merck sepakati pemasokan 3 juta paket obat COVID-19
Rabu, 19 Januari 2022 - 07:35 WIB
Merck & Co Inc beserta perusahaan farmasi mitranya, Ridgeback Biotherapeutics pada Selasa mengatakan...
InfodariAnda (IdA)