Dinkes Sulsel: Hoaks jadi kendala utama vaksinasi di pedesaan

Elshinta
Sabtu, 27 November 2021 - 09:35 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Dinkes Sulsel: Hoaks jadi kendala utama vaksinasi di pedesaan
Pelaksanaan vaksinasi di Pulau Kodingareng Makassar, Sulsel. ANTARA/Nur Suhra Wardyah

Elshinta.com - Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan mencatat bahwa hoaks atau berita bohong terkait vaksin COVID-19 menyulitkan pemerintah dan para tenaga kesehatan di wilayah pedesaan untuk melakukan vaksinasi.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Arman Bausat di Makassar, Jumat, mengatakan penerimaan masyarakat di wilayah pinggiran kurang responsif terhadap pelaksanaan vaksinasi, termasuk saat dijangkau lewat mobile vaksinasi.

"Kami yang mendatangi mereka melalui mobile vaksinasi tapi kembali tingkat penerimaan masyarakat dipengaruhi berbagai faktor, seperti hoaks vaksin yang sudah telanjur diterima warga pedesaan," katanya.

"Rata-rata yang belum divaksin adalah warga daerah pinggiran yang tingkat pengetahuannya masih sangat minim pada upaya pencegahan penyebaran virus corona ini," kata dr Arman.

Penyebaran hoaks terkait bahaya vaksinasi semakin diperparah dengan rendahnya pendidikan dan kurangnya pengetahuan terhadap manfaat vaksinasi.

dr Arman mengakui bahwa pelaksanaan vaksinasi di wilayah perkotaan, mulai dari ibukota provinsi, kabupaten hingga kecamatan tidak mengalami hambatan serius dalam mengajak warga setempat suntik vaksin COVID-19.

Berbeda dengan di pedesaan, sementara daerah pedesaan jauh lebih banyak daripada perkotaan. Sehingga saat ini, upaya meningkatkan cakupan vaksinasi dinilai sangat berat.

"Makanya sekarang perjuangan kita sangat berat, jangkauan berat, akses berat, keinginan dan kesadaran juga berat," ujar dr Arman.

dr Arman mengemukakan, pada kondisi seperti ini harus ada keterpaduan antara TNI, Polri dan Pemerintah Provinsi Sulsel. Tidak lagi mengejar target masing-masing sesuai target pemerintah pusat yakni 60 persen pemerintah provinsi, 20 persen TNI dan 20 persen Polri.

''Meski kelihatan menyatu tapi masing-masing ada target dan fokus kejar targetnya. Terkait ini, Kapolda Sulsel telah mengusulkan untuk menghentikan kuota target tersebut kepada Presiden saat menjemput Joko Widodo di Makassar," katanya menjelaskan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulsel Muhammadong menambahkan bahwa Sulsel telah melewati tahapan masyarakat yang sadar bahwa dirinya butuh vaksin.
​​​
Alhasil, banyak warga yang langsung mendatangi gerai vaksinasi dan Pemprov Sulsel bisa mencapai 40 persen dari 7 juta lebih target vaksinasi di Sulsel.

"Makanya kita bisa capai 40 persen sekrang. Tetapi saat ini kita berhadapan orng ragu-ragu. Mau jika didorong lewat beberapa langkah, dan memang informasi positif harus terus disampaikan," urainya.

Dinas Kesehatan Sulsel bersama pemerintah di 24 kabupaten/kota terus berupaya meningkatkan cakupan vaksinasi, terkhusus hingga akhir tahun 2021 bisa mencapai 70 persen pada dosis 1 vaksin COVID-19.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Panglima TNI arahkan Kartika Orchestra jalin persahabatan
Minggu, 04 Desember 2022 - 14:23 WIB

Panglima TNI arahkan Kartika Orchestra jalin persahabatan

Elshinta.com, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan arahan kepada Kartika Orchestra un...
Jenderal Sigit dan Laksamana Yudo akan solidkan Polri-TNI
Sabtu, 03 Desember 2022 - 16:11 WIB

Jenderal Sigit dan Laksamana Yudo akan solidkan Polri-TNI

Elshinta.com, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasi...
Lantamal IX Ambon luncurkan ambulans laut
Sabtu, 03 Desember 2022 - 07:45 WIB

Lantamal IX Ambon luncurkan ambulans laut

Elshinta.com, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon meluncurkan ambulans laut yang a...
Laksamana Yudo Margono akan evaluasi pendekatan keamanan di Papua
Sabtu, 03 Desember 2022 - 06:45 WIB

Laksamana Yudo Margono akan evaluasi pendekatan keamanan di Papua

Elshinta.com, Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan akan mengevaluasi pendekatan keam...
Kapolri optimistis sinergitas TNI dan Polri semakin solid
Jumat, 02 Desember 2022 - 22:35 WIB

Kapolri optimistis sinergitas TNI dan Polri semakin solid

Elshinta.com, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo optimistis kepemimpinan Laksamana TNI Yudo ...
Laksamana Yudo janji wujudkan prajurit TNI tidak arogan pada rakyat
Jumat, 02 Desember 2022 - 17:23 WIB

Laksamana Yudo janji wujudkan prajurit TNI tidak arogan pada rakyat

Elshinta.com, Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono berjanji akan mengerahkan semua daya dan upa...
Kapolri dampingi Yudo uji kelayakan sebagai bentuk soliditas TNI-Polri
Jumat, 02 Desember 2022 - 16:04 WIB

Kapolri dampingi Yudo uji kelayakan sebagai bentuk soliditas TNI-Polri

Elshinta.com, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mendampingi Kepala Staf TNI Angkatan Laut ...
Panglima TNI sebut Laksamana Yudo Margono banyak hadapi tantangan
Jumat, 02 Desember 2022 - 08:47 WIB

Panglima TNI sebut Laksamana Yudo Margono banyak hadapi tantangan

Elshinta.com, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan Laksamana TNI Yudo Margono yang d...
Danrem 174/ATW dan Pangdam XVII/Cenderawasih pantau pengamanan kunjungan Wapres
Kamis, 01 Desember 2022 - 17:23 WIB

Danrem 174/ATW dan Pangdam XVII/Cenderawasih pantau pengamanan kunjungan Wapres

Elshinta.com, Dalam proses pengamanan kunjungan RI-2, Komandan Resor Militer (Danrem) 174/Anim TI W...
Satreskrim Polresta Bandung ungkap kasus temuan jasad di Cibereum
Kamis, 01 Desember 2022 - 16:33 WIB

Satreskrim Polresta Bandung ungkap kasus temuan jasad di Cibereum

Elshinta.com, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung, Jawa Barat berhasil mengungkap ...

InfodariAnda (IdA)