Cegah varian Omicron, Australia uji penumpang pesawat
Elshinta
Minggu, 28 November 2021 - 11:35 WIB |
Cegah varian Omicron, Australia uji penumpang pesawat
Arsip - Pelancong berdiri di depan sebuah konter maskapai penerbangan di Bandara Internasional Kingsford Smith, Sydney, Australia, 2020. (ANTARA/Reuters/as)

Elshinta.com - New South Wales pada Minggu melakukan uji COVID-19 terhadap pendatang setelah dua pelaku perjalanan dari selatan Afrika terbukti positif, ketika sejumlah negara melaporkan kemunculan varian baru Omicron.

"Pengurutan genom mendesak sedang berlangsung untuk mengetahui apakah mereka (para pendatang) terinfeksi Omicron… varian yang diwaspadai," kata departemen kesehatan negara bagian terpadat di Australia itu.

Dua penumpang yang terinfeksi itu tiba di Sydney, ibu kota New South Wales, pada Sabtu (27/11) malam dan dibawa ke sebuah hotel untuk menjalani karantina 14 hari.

Penumpang lain dalam penerbangan itu yang dianggap sebagai kontak dekat perlu segera diuji dan diisolasi selama 14 hari, dan pemeriksaan lain yang sesuai akan dilakukan, kata depkes.

Australia memberlakukan pembatasan baru pada Sabtu bagi orang yang pernah bepergian ke sembilan negara di selatan Afrika di tengah kekhawatiran varian itu dapat memicu gelombang baru pandemi.

Inggris, Jerman dan Italia melaporkan kasus infeksi Omicron pada Sabtu ketika banyak negara di dunia membatasi perjalanan dari wilayah selatan Afrika.

Selandia Baru hanya mengizinkan penduduknya untuk masuk ke negara itu dari sembilan negara Afrika. Mereka diharuskan mengisolasi diri di hotel selama 14 hari dan menjalani tes.

Australia awal bulan ini melonggarkan pembatasan di perbatasan internasional mereka untuk pertama kali selama pandemi, setelah target tingkat vaksinasi tercapai. Kebijakan itu mengizinkan penduduk yang sudah divaksin untuk kembali ke negara itu tanpa karantina.

Sejauh ini, Australia telah mencatat sekitar 205.000 kasus dan 1.985 kematian akibat pandemi, lebih rendah dari banyak negara maju lainnya.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dua orang tewas akibat longsoran salju di Turki timur
Jumat, 28 Januari 2022 - 09:59 WIB
Dua orang tewas akibat longsoran salju di kota Erzurum, Turki bagian timur, kata Otoritas Bencana da...
Pengadilan Australia segera rilis alasan putusan kasus visa Djokovic
Rabu, 19 Januari 2022 - 18:27 WIB
Pengadilan Federal Australia akan mengumumkan alasan penolakan banding hukum bintang tenis Novak Djo...
Australia bersiap hadapi lebih banyak kematian akibat COVID-19
Rabu, 19 Januari 2022 - 10:42 WIB
Australia harus bersiap menghadapi lebih banyak kematian akibat COVID-19 dalam beberapa pekan ke dep...
Jepang minta warga enam prefektur mengungsi akibat peringatan tsunami
Minggu, 16 Januari 2022 - 12:31 WIB
Ratusan ribu warga Jepang disarankan untuk mengungsi pada Minggu (16/1) karena gelombang lebih dari ...
Jernang Aceh, bahan obat herbal yang dicari-cari di China
Minggu, 16 Januari 2022 - 06:31 WIB
Buah jernang dari Provinsi Aceh menjadi bahan baku obat herbal yang menjadi incaran di China.
Sejumlah siswa di Jepang ditusuk saat ujian seleksi perguruan tinggi
Sabtu, 15 Januari 2022 - 11:41 WIB
Sejumlah siswa SMA di Jepang terluka akibat ditusuk saat mengikuti ujian seleksi perguruan tinggi di...
Korea Selatan perpanjang larangan berpergian ke 6 negara
Minggu, 09 Januari 2022 - 12:31 WIB
Korea Selatan akan memperpanjang larangan bepergian ke enam negara di Timur Tengah dan Afrika, serta...
Wabah Omicron Sydney diperkirakan capai puncaknya akhir Januari
Jumat, 07 Januari 2022 - 17:16 WIB
Wabah Omicron di negara bagian terpadat di Australia dapat mencapai puncaknya pada akhir Januari, me...
Australia akan buka lagi ekonomi meski kasus COVID melonjak
Senin, 03 Januari 2022 - 15:15 WIB
Pemerintah Australia mengatakan dampak lebih ringan dari varian Omicron membuat negara itu dapat mel...
Satelit `kayu` pertama direncanakan diluncurkan di Jepang pada 2023
Minggu, 02 Januari 2022 - 09:11 WIB
Sebuah rencana sedang berjalan di Jepang untuk meluncurkan satelit `kayu` pertama di dunia pada tahu...
InfodariAnda (IdA)