Tetap sehat saat liburan, pilih protein yang tepat
Elshinta
Minggu, 28 November 2021 - 12:35 WIB |
Tetap sehat saat liburan, pilih protein yang tepat
Ilustrasi (Pexel)

Elshinta.com - Liburan akhir tahun sudah di depan mata. Saat liburan, kita cenderung mengkonsumsi makanan tinggi kalori serta gula tetapi rendah nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Senior Director, Worldwide Nutrition Education and Training, Herbalife Nutrition Susan Bowerman dalam keterangannya pada Minggu mengatakan salah satu cara untuk menghindari makanan manis dan makanan yang tidak sehat pada hidangan liburan dengan menambahkan lebih banyak protein ke dalam setiap makanan serta mengurangi karbohidrat dan lemak olahan.

"Anda akan merasa lebih kenyang, sehingga cenderung makan lebih sedikit dan mengurangi cemilan-cemilan yang tidak sehat," kata dia.

Protein penting karena membantu membangun dan mempertahankan massa otot tanpa lemak. Protein juga sangatlah penting untuk penerapan gaya hidup sehat, karena protein merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein juga membantu membuat porsi makanan lebih membuat kenyang.

Dengan cara memasukkan beberapa protein pada setiap makanan dan hidangan juga membantu menjaga rasa lapar sepanjang hari dan membantu memastikan bahwa kebutuhan protein individu yang bervariasi tergantung pada ukuran dan komposisi tubuh, usia, dan tingkat aktivitas terpenuhi.

Makanan yang kaya protein seperti daging, daging unggas, telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian juga memasok vitamin B, vitamin E, zat besi, seng, dan magnesium. Jadi, ketika menambahkan protein sambil mengurangi kalori, kita akan mendapatkan manfaat dari nutrisi tambahan yang dibutuhkan tubuh.

Berikut adalah beberapa cara untuk menambahkan protein dan menahan godaan mengkonsumsi makanan yang kurang sehat saat liburan:

1. Sarapan sehat
Mulailah hari dengan sarapan pagi yang berprotein tinggi. Beralih pada sereal, cobalah shake pengganti makanan atau oatmeal dengan bubuk protein yang dicampur. Studi menunjukkan bahwa sarapan kaya protein tidak hanya membantu untuk tetap kenyang sampai makan siang, tetapi bahkan dapat membantu membatasi asupan sepanjang hari.

2. Sertakan camilan bergizi
Cobalah untuk tidak pergi ke acara liburan dengan perut kosong. Makanlah makanan ringan, seperti yogurt atau keju tanpa lemak dengan buah, atau snack protein bar sebelum pergi. Anda juga dapat membawa bekal, seperti kacang tawar, protein bar, atau sepotong keju rendah lemak, untuk berjaga-jaga.

3. Selektif
Saat melihat menu makanan dan hidangan saat liburan, ada beberapa cara untuk menjaganya tetap sehat. Untuk hidangan utama, carilah sumber protein tanpa lemak seperti ikan bakar, daging unggas, daging tanpa lemak, atau sumber vegetarian seperti kacang-kacangan.

Cobalah mengurangi karbohidrat seperti nasi putih, roti, kentang tumbuk, dan pasta tepung putih. Sebagai gantinya, taruh lebih banyak sayuran dan salad, cari kacang dan biji-bijian yang kaya protein seperti beras merah, atau pasta gandum.

Selain itu perlu diperhatikan 'kalori cair' karena minuman liburan dapat menghasilkan banyak kalori, seperti contoh segelas air soda ditambahkan lemon atau jeruk nipis akan tetap terasa nikmat, tetapi bebas kalori sehingga dapat membantu tetap terhidrasi.

"Anda tidak harus sepenuhnya menghindari makanan favorit saat liburan. Salah satu triknya adalah mengurangi camilan, seperti kue keping cokelat (chococips/biskuit), dan sebagai gantinya, nikmati porsi kecil camilan spesial yang dikaitkan dengan liburan, seperti roti jahe. Dan jangan lupa rutinitas olahraga – dengan begitu Anda tidak hanya akan merasa lebih baik, tetapi juga akan terlihat hebat dalam liburan terbaik Anda," kata Susan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Survei: Pandemi ciptakan risiko kesehatan yang lebih kompleks
Jumat, 28 Januari 2022 - 13:23 WIB
Survei yang dilakukan oleh Willis Towers Watson pada tahun 2021 menyebutkan bahwa pandemi COVID-19 t...
Bedak yang disarankan dokter untuk pemilik kulit berjerawat
Jumat, 28 Januari 2022 - 13:00 WIB
Dokter spesialis dermatologi dan venerologi di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Dr. dr. Irm...
Dokter paru: Batuk dan gatal tenggorokan gejala umum Omicron
Jumat, 28 Januari 2022 - 07:23 WIB
Dokter spesialis paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan mengatakan gejala umum yang ditemukan pada pa...
Sindrom pasca-COVID dapat menyerang segala usia
Kamis, 27 Januari 2022 - 10:35 WIB
Berusia muda dengan gejala-gejala yang ringan tidak menjamin bagi para penyintas COVID-19 terbebas d...
Pangan bergizi hingga pemantauan pertumbuhan demi cegah anak stunting
Rabu, 26 Januari 2022 - 12:05 WIB
Konsumsi pangan bergizi sejak anak dalam kandungan dan wanita usia subur hingga pemantauan pertumbuh...
Cegah anak stunting bisa dimulai sebelum ibu masuki kehamilan
Selasa, 25 Januari 2022 - 23:11 WIB
Pencegahan kasus anak stunting atau kekerdilan rupanya bisa dimulai bahkan sebelum ibu memasuki ma...
 Hadapi ancaman Omicron, RSUD Kudus kembali siagakan ruang isolasi
Senin, 24 Januari 2022 - 20:18 WIB
Selama empat bulan terakhir, pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loek...
Epidemiolog: Waspadai peningkatan kasus DBD saat musim hujan
Minggu, 23 Januari 2022 - 15:23 WIB
Ahli epidemiologi lapangan dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Yudhi Wibowo mengingatkan p...
Satgas Yonif 126/KC gandeng Puskesmas Model laksanakan pelayanan Posyandu
Minggu, 23 Januari 2022 - 12:46 WIB
Prajurit TNI Satgas Pamtas Yonif 126/KC bersama Puskesmas Model memberikan pelayanan kesehatan posya...
Tanggap malaria, Satgas Yonif 126/KC beri pengobatan warga perbatasan RI-PNG 
Sabtu, 22 Januari 2022 - 19:44 WIB
Atas perhatian Dansatgas kepada seluruh personel Satgas Yonif 126/KC jangan tanggung-tanggung memban...
InfodariAnda (IdA)